Riset terbaru yang dilakukan oleh Lisna Alif Nurakhma dan Muhammad Santoso dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati pada tahun 2026 mengungkap faktor penentu keputusan pembelian produk perawatan kulit Moell oleh Generasi Z di platform Tokopedia wilayah Kota Cirebon
Di tengah pesatnya pertumbuhan belanja online di Indonesia, konsumen sering kali dihadapkan pada keraguan saat memilih produk perawatan kulit yang aman
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 121 responden aktif Tokopedia di Kota Cirebon yang pernah bertransaksi dalam enam bulan terakhir
- Bukti sosial berupa ulasan positif, rating, dan testimoni terbukti memberikan dorongan positif yang signifikan secara langsung terhadap keputusan pembelian konsumen
. - Nilai persepsi ramah lingkungan (green perceived value) turut berpengaruh positif dan signifikan dalam memotivasi keputusan pembelian produk yang berkelanjutan
. - Nilai ramah lingkungan terbukti memperkuat hubungan positif antara bukti sosial dan keputusan pembelian, di mana konsumen yang peduli lingkungan jauh lebih terpengaruh oleh ulasan positif produk hijau
.
Menurut Lisna Alif Nurakhma dan Muhammad Santoso dari Universitas Swadaya Gunung Jati, konsumen modern dari kalangan Generasi Z kini semakin kritis terhadap klaim ramah lingkungan sehingga sangat membutuhkan validasi dari sesama pengguna sebelum bertransaksi
Profil Penulis:
- Lisna Alif Nurakhma: Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Swadaya Gunung Jati, dengan fokus penelitian pada perilaku konsumen digital dan pemasaran e-commerce
. - Muhammad Santoso: Dosen dan peneliti di Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Swadaya Gunung Jati, yang mengkhususkan diri pada bidang manajemen bisnis dan strategi pemasaran
.
Sumber Penelitian:
Nurakhma, L. A., & Santoso, M. (2026). The Effect of Social Proof on Generation Z's Purchasing Decisions on Moell Skincare Products on Tokopedia With Green Value as a Moderation Variable in Cirebon City. Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA), 6(4), 855–874.
0 Komentar