Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan Bisnis Consumer Goods: Pengelolaan Aset Intelektual dan Tata Kelola Perusahaan Terbukti Tingkatkan Kinerja Keuangan
JAKARTA — Pengelolaan aset tidak berwujud (intellectual capital) dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) terbukti menjadi dorongan utama bagi keberlanjutan bisnis jangka panjang. Temuan ilmiah terbaru ini diungkapkan oleh peneliti Kiki Prasilya Putri bersama Mar'a Elthaf Ilahiyah dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
Dinamika Industri Pasar Domestik dan Tantangan Laba Jangka Panjang
Dinamika ekonomi global dan persaingan bisnis nasional di Indonesia menuntut korporasi untuk tidak hanya mengejar keuntungan sesaat, tetapi juga membangun potensi pertumbuhan jangka panjang
Meski sektor industri pengolahan dan manufaktur terus menopang Produk Domestik Bruto (PDB), fakta lapangan menunjukkan adanya fenomena penurunan laba bersih di sejumlah emiten besar
Metodologi: Analisis Jalur pada Sektor Consumer Goods di BEI
Studi kuantitatif ini menggunakan data sekunder yang diakses dari laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan situs perusahaan
Metode analisis dilakukan menggunakan regresi linier dan analisis jalur (path analysis) dengan pengujian uji Sobel
- Human Capital Efficiency (HCE): Mengukur efisiensi nilai tambah dari beban tenaga kerja
. - Structural Capital Efficiency (SCE): Mengukur efisiensi sistem, struktur organisasi, dan proses internal
. - Relational Capital/Capital Employed Efficiency (CEE): Mengukur efisiensi penggunaan modal fisik dan relasi dengan pelanggan maupun pemasok
.
Sementara itu, variabel Good Corporate Governance (GCG) diproyeksikan melalui ukuran dewan direksi dan proporsi komisaris independen
Temuan Utama: Efek Langsung dan Peran Mediasi Kinerja Keuangan
Hasil pengujian statistik dalam penelitian ini menghasilkan beberapa temuan kunci
- Pengaruh Positif Langsung: Seluruh komponen modal intelektual (human capital, structural capital, dan relational capital) serta mekanisme GCG (ukuran dewan direksi dan komisaris independen) berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan berkelanjutan (sustainable growth)
. - Peran Mediasi Kinerja Keuangan (ROA): Kinerja keuangan terbukti mampu memediasi pengaruh human capital, structural capital, relational capital, dan ukuran dewan direksi terhadap pertumbuhan berkelanjutan
. Artinya, pengelolaan aset tak berwujud dan dewan direksi yang efektif terlebih dahulu meningkatkan profitabilitas aset sebelum diubah menjadi kekuatan pertumbuhan jangka panjang . - Pengecualian Komisaris Independen: Kinerja keuangan tidak mampu memediasi pengaruh komisaris independen terhadap pertumbuhan berkelanjutan
. Proporsi komisaris independen dinilai belum optimal dalam memengaruhi fungsi teknis keuangan, meskipun kehadirannya tetap penting untuk menjaga kepercayaan publik dan legitimasi korporasi secara langsung .
Implikasi Bisnis dan Kontribusi Kebijakan Publik
Temuan ini memberikan implikasi taktis bagi jajaran manajemen, pelaku industri, dan pembuat kebijakan
Bagi dunia usaha, riset ini menegaskan bahwa strategi pertumbuhan tidak boleh mengandalkan penumpukan utang luar negeri atau pinjaman bank secara eksesif
Profil Penulis
- Kiki Prasilya Putri, S.Ak.
Peneliti utama dan lulusan program Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
. Memiliki keahlian di bidang Akuntansi Keuangan, Modal Intelektual (Intellectual Capital), Tata Kelola Perusahaan, dan Manajemen Keuangan Berkelanjutan . (Kontak: kiprasilia@gmail.com) - Dr. Mar'a Elthaf Ilahiyah, S.E., M.SA.
Dosen serta peneliti senior di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya
. Bidang keahlian fokus pada Akuntansi Keuangan, Corporate Governance, Pasar Modal, dan Analisis Kinerja Keuangan Korporasi .
Sumber Publikasi Penelitian
Artikel ini disadur dan disesuaikan dari publikasi ilmiah resmi:
- Judul Artikel: The Influence of Intellectual Capital and Good Corporate Governance on Sustainable Growth through Financial Performance
- Nama Jurnal: Indonesian Journal of Economic & Management Sciences (IJEMS)
- Volume & Tahun: Vol. 4, No. 3, Tahun 2026 (Halaman 1547–1582)
- DOI:
https://doi.org/10.55927/ijems.v4i3.78 - URL Resmi:
https://journalijems.my.id/index.php/ijems/index

0 Komentar