Etika dan Independensi Perkuat Kualitas Audit Pemerintah, Tekanan Waktu Jadi Ancaman Utama
Kualitas audit pemerintah daerah sangat ditentukan oleh etika profesi dan sikap independen para pengawas internal, sementara tenggat waktu pemeriksaan yang terlampau ketat terbukti menurunkan mutu hasil pengawasan
Latar Belakang dan Konteks Pengawasan Publik
Penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel (good governance) menuntut peran aktif Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP)
Di lapangan, para auditor pemerintah dituntut menjunjung tinggi etika dan integritas
Metodologi Penelitian Sederhana
Penelitian kuantitatif ini mengambil lokasi di Inspektorat Daerah Kabupaten Sukamara
- Sampel Jenuh: Peneliti menggunakan seluruh populasi pengawas internal di Inspektorat Daerah Kabupaten Sukamara yang berjumlah 75 orang sebagai sampel penelitian
. Dari kuesioner yang disebarkan, sebanyak 71 sampel data lengkap berhasil diolah . - Pengukuran Skala: Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert lima poin untuk mengukur persepsi responden terhadap etika, independensi, tekanan anggaran waktu, skeptisisme profesional, dan kualitas audit
. - Analisis Data PLS-SEM: Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan teknik Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung antarvariabel serta efek moderasi dari skeptisisme profesional
.
Temuan Utama Penelitian
Hasil analisis data menunjukkan bahwa faktor etika, independensi, dan tekanan waktu memiliki pengaruh nyata terhadap kualitas audit pemerintahan
- Etika Auditor Berdampak Positif: Etika profesi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit (koefisien jalur 0,380; p-value 0,000)
. Semakin tinggi kepatuhan auditor terhadap kode etik seperti integritas dan objektivitas, semakin tinggi mutu audit yang dihasilkan . - Independensi Meningkatkan Kualitas Audit: Independensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit (koefisien jalur 0,244; p-value 0,003)
. Kebebasan auditor dari intervensi pihak luar memungkingkan penilaian yang objektif dan transparan . - Tekanan Anggaran Waktu Merusak Mutu Audit: Tekanan waktu pemeriksaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas audit (koefisien jalur -0,394; p-value 0,000)
. Alokasi waktu yang terlalu sempit mendorong auditor mengurangi prosedur pengujian dan mempercepat analisis, sehingga menurunkan kualitas temuan . - Skeptisisme Memperkuat Etika dan Independensi: Sikap skeptis atau tidak mudah percaya terbukti memperkuat pengaruh positif etika (p-value 0,036) dan independensi (p-value 0,010) terhadap kualitas audit
. - Skeptisisme Tidak Mampu Menetralkan Tekanan Waktu: Sikap skeptis profesional tidak mampu memoderasi atau menetralkan dampak negatif dari tekanan anggaran waktu (p-value 0,243)
. Batasan waktu yang ekstrem tetap membatasi ruang gerak auditor meskipun mereka memiliki sikap kritis tinggi .
Implikasi dan Dampak Nyata
Penelitian ini memberikan implikasi langsung bagi manajemen pengawasan sektor publik dan pembuat kebijakan di pemerintahan daerah
Pengurangan alokasi waktu secara drastis demi efisiensi justru berisiko membahayakan kredibilitas hasil pengawasan dan membuka celah penyimpangan yang tidak terdeteksi
Menjelaskan pentingnya keseimbangan faktor internal dan eksternal auditor, tim peneliti menegaskan peran penting tata kelola audit. "Sikap etis dan independensi merupakan fondasi utama auditor pemerintah. Namun, alokasi waktu pemeriksaan yang tidak memadai dapat merusak kualitas audit secara keseluruhan, karena sikap kritis sekalipun tidak mampu bekerja optimal jika ruang gerak pemeriksaan dibatasi oleh waktu," ungkap Claudia Handika Pratiwi dan Mar'a Elthaf Ilahiyah dari STIESIA Surabaya
Profil Penulis
- Claudia Handika Pratiwi, S.A.: Peneliti dan alumnus Program Studi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya, dengan fokus keahlian pada audit sektor publik dan pengawasan keuangan daerah
. - Dr. Mar'a Elthaf Ilahiyah, S.E., M.SA., Ak., CA.: Dosen dan peneliti di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya, ahli di bidang akuntansi keperilakuan, etika profesi, dan pengawasan internal pemerintahan
.
Informasi Sumber Penelitian
- Judul Artikel Jurnal: Pengaruh Etika Auditor, Independensi dan Tekanan Anggaran Waktu Terhadap Kualitas Audit dengan Skeptisisme Profesional sebagai Variabel Moderasi
- Nama Jurnal: Indonesian Journal of Economic & Management Sciences (IJEMS), Vol. 4, No. 3, 2026, Halaman 1627–1652
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.55927/ijems.v4i3.75 - URL Resmi:
https://journalijems.my.id/index.php/ijems/index

0 Komentar