Kualitas Produk dan Kepuasan Konsumen Mendorong Minat Beli Ulang Frestea di Bandung

Ilustrasi by AI

FORMOSA NEWS - Bandung - Kualitas produk dan kepuasan konsumen berperan penting dalam mendorong minat beli ulang minuman teh kemasan Frestea di Kota Bandung. Temuan ini diungkap dalam penelitian Fadila Febriyanti Risfi dan Siti Herawati dari Universitas Jenderal Achmad Yani yang diterbitkan pada 2026. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kualitas produk tidak hanya berhubungan langsung dengan keinginan konsumen membeli kembali, tetapi juga bekerja melalui kepuasan konsumen. Periode pelaksanaan penelitian tidak disebutkan secara spesifik dalam artikel jurnal.

Persaingan di industri minuman kemasan semakin ketat seiring munculnya berbagai merek dan varian produk. Perubahan gaya hidup dan aktivitas masyarakat yang semakin padat turut meningkatkan kebutuhan terhadap minuman praktis dan siap dikonsumsi. Kondisi tersebut membuat perusahaan tidak cukup hanya mengejar penjualan, tetapi juga perlu mempertahankan konsumen agar bersedia membeli produk kembali.

Dalam konteks Frestea, penelitian Risfi dan Herawati dilatarbelakangi oleh penurunan indeks Frestea pada 2025 yang dalam artikel dikaitkan dengan menurunnya minat konsumen untuk membeli kembali produk tersebut. Peneliti kemudian melihat kualitas produk, kepuasan konsumen, dan minat beli ulang sebagai tiga faktor yang saling berkaitan.

Menguji Pengalaman Konsumen Frestea

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden merupakan konsumen Frestea di Kota Bandung yang berusia minimal 17 tahun dan pernah mengonsumsi Frestea sedikitnya satu kali dalam sebulan terakhir.

Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Forms. Responden dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Pada bagian metodologi, artikel menyebutkan sebanyak 120 responden terlibat dalam penelitian.

Kuesioner mengukur tiga aspek utama, yaitu kualitas produk, kepuasan konsumen, dan minat beli ulang. Penilaian menggunakan skala lima tingkat, mulai dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Data kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, regresi linear sederhana dan berganda, serta uji Sobel untuk melihat apakah kepuasan konsumen menjadi perantara antara kualitas produk dan minat beli ulang. Analisis statistik dilakukan menggunakan SPSS.

Persepsi Konsumen Berada pada Tingkat Sedang

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap kualitas produk Frestea berada pada kategori sedang atau cukup. Nilai rata-rata keseluruhan kualitas produk mencapai 3,02.

Aspek yang dinilai mencakup kemampuan Frestea menghilangkan rasa haus, aroma teh yang segar, tingkat kemanisan, serta tampilan kemasan. Nilai masing-masing indikator berada pada rentang 2,98 hingga 3,06.

Kepuasan konsumen juga berada dalam kategori sedang atau cukup dengan nilai rata-rata 3,01. Sementara itu, minat beli ulang memperoleh nilai rata-rata 2,98 dan juga termasuk kategori sedang atau cukup.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa ketiga aspek belum berada pada kategori “baik” berdasarkan skala penilaian yang digunakan peneliti. Dalam skala penelitian, nilai 2,61–3,40 dikategorikan sebagai sedang atau cukup, sedangkan kategori baik dimulai dari 3,41.

Kualitas Produk Berpengaruh terhadap Kepuasan dan Minat Beli Ulang

Analisis statistik memperlihatkan hubungan yang signifikan antara kualitas produk dan kepuasan konsumen. Koefisien regresinya sebesar 0,488 dengan nilai signifikansi 0,001. Artinya, dalam model penelitian ini, peningkatan kualitas produk berkaitan dengan peningkatan kepuasan konsumen.

Kualitas produk juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang. Hasil regresi menunjukkan koefisien sebesar 0,392 dengan nilai signifikansi 0,001.

Selain kualitas produk, kepuasan konsumen juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang. Koefisien pengaruhnya sebesar 0,187 dengan nilai signifikansi 0,006.

Dengan demikian, konsumen yang memiliki pengalaman lebih memuaskan terhadap produk Frestea dalam penelitian ini menunjukkan kecenderungan lebih besar untuk kembali membeli produk tersebut.

Kepuasan Menjadi Penghubung Penting

Salah satu temuan utama penelitian adalah peran kepuasan konsumen sebagai variabel yang menjembatani hubungan antara kualitas produk dan minat beli ulang.

Uji Sobel menghasilkan nilai t sebesar 2,601 dan nilai signifikansi 0,009. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kepuasan konsumen secara signifikan memediasi pengaruh kualitas produk terhadap minat beli ulang.

Temuan ini berarti kualitas produk dapat mendorong konsumen untuk membeli kembali Frestea secara langsung, sekaligus melalui peningkatan kepuasan setelah mengonsumsi produk. Dengan kata lain, menjaga kualitas tidak hanya berkaitan dengan karakteristik produk, tetapi juga dengan pengalaman yang dirasakan konsumen.

Risfi dan Herawati menekankan bahwa kualitas produk perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk mendukung minat beli ulang. Dalam penelitian tersebut, beberapa aspek yang menjadi perhatian adalah kemampuan produk dalam menghilangkan dahaga, kesegaran aroma teh, konsistensi tingkat kemanisan, dan daya tarik ilustrasi kemasan.

Implikasi bagi Strategi Bisnis Minuman

Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa mempertahankan konsumen membutuhkan lebih dari sekadar mendorong pembelian pertama. Perusahaan perlu memastikan konsumen mendapatkan pengalaman yang sesuai dengan harapan mereka sehingga kepuasan dapat terbentuk.

Bagi pengelola produk minuman kemasan, hasil ini dapat menjadi pertimbangan dalam menjaga konsistensi rasa, aroma, kualitas kemasan, dan karakteristik produk lainnya yang dirasakan langsung oleh konsumen.

Peneliti juga mencatat beberapa keterbatasan. Penelitian hanya melibatkan konsumen di Bandung sehingga hasilnya belum tentu sama apabila diterapkan di wilayah lain. Selain itu, penelitian hanya menggunakan satu variabel independen, satu variabel dependen, dan satu variabel intervening.

Penelitian berikutnya disarankan mempertimbangkan faktor lain seperti citra merek, harga, promosi, dan loyalitas konsumen agar pemahaman mengenai perilaku pembelian ulang dapat menjadi lebih luas.

Profil Penulis

Fadila Febriyanti Risfi merupakan penulis pertama dan corresponding author dalam penelitian ini, berafiliasi dengan Universitas Jenderal Achmad Yani.

Siti Herawati merupakan penulis kedua dan juga berafiliasi dengan Universitas Jenderal Achmad Yani.

Artikel jurnal tidak mencantumkan gelar akademik maupun bidang keahlian spesifik masing-masing penulis, sehingga informasi tersebut tidak ditambahkan dalam artikel ini.

Sumber Penelitian

Judul: The Influence of Product Quality on Repurchase Intention for Frestea Tea Packaged Drinks in Bandung City with Consumer Satisfaction as an Intervening Variable

Penulis: Fadila Febriyanti Risfi dan Siti Herawati
Afiliasi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jurnal: Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR)
Volume: 5, Nomor 9, 2026, halaman 3163–3176
Tahun publikasi: 2026.

Posting Komentar

0 Komentar