Kolaborasi Internasional Universitas Ngudi Waluyo dan Thailand Tingkatkan Literasi AI Lintas Negara

Ilustrasi by AI

Program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh tim dari Universitas Ngudi Waluyo Indonesia bersama Thai Global Business Administration College Thailand pada Agustus 2026 sukses meningkatkan literasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) bagi mahasiswa dan masyarakat. Dipimpin oleh Wiwik, Intan, Lisa, Sisca Septiani, Ridwan, serta pakar asal Thailand yakni Dr. Prattana Srisuk, Dr. Marlon Rael Astillero, dan Dr. Nico Irawan, kegiatan daring via Zoom ini penting untuk mengatasi kesenjangan literasi digital serta mendukung agenda Society 5.0 di Indonesia dan Education 4.0 di Thailand.

Kesenjangan literasi digital di Indonesia dan Thailand menuntut adanya edukasi mendalam mengenai penggunaan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Indonesia saat ini masih berfokus pada penanganan misinformasi, sementara Thailand berupaya mengimplementasikan agenda Education 4.0 yang mengintegrasikan teknologi informasi ke dalam sistem pendidikan. Tanpa pemahaman etika dan keamanan data yang memadai, penggunaan teknologi seperti chatbot berisiko memicu bias algoritmik dan pelanggaran etika akademik.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dengan melibatkan lebih dari 30 peserta dari program pascasarjana Universitas Ngudi Waluyo dan Thai Global Business Administration College. Metode pelaksanaannya meliputi koordinasi tim, pemaparan materi oleh pembicara internasional mengenai sejarah perkembangan AI dari era 1950 hingga proyeksi 2025, serta sesi diskusi interaktif dan tanya jawab lintas budaya.

Evaluasi kegiatan menunjukkan pencapaian nyata sebagai berikut:

  • Peningkatan pemahaman konseptual peserta terhadap perbedaan AI konvensional dan generatif serta cara kerja Large Language Models (LLMs).
  • Peningkatan kesadaran etika terkait risiko privasi data, bias algoritmik, dan plagiarisme akademik.
  • Tumbuhnya motivasi mandiri di kalangan peserta untuk mengintegrasikan AI ke dalam proyek riset dan praktik profesional mereka.

Pendekatan multidisiplin yang melibatkan bidang pendidikan, teknologi, dan keperawatan ini membuka peluang besar untuk kolaborasi riset lintas negara di kawasan ASEAN. Institusi pendidikan didorong untuk merancang program literasi digital AI yang berkelanjutan dan terintegrasi ke dalam kurikulum guna menghadapi era transformasi teknologi.

Profil Penulis:

  • Wiwik, Intan, Lisa, Sisca Septiani, dan Ridwan: Peneliti dan akademisi dari Program Pascasarjana Universitas Ngudi Waluyo, Indonesia.
  • Dr. Prattana Srisuk, Dr. Marlon Rael Astillero, dan Dr. Nico Irawan: Dosen dan narasumber internasional dari Thai Global Business Administration College, Thailand.

Sumber Penelitian:

Posting Komentar

0 Komentar