Studi yang diterbitkan pada Agustus 2026 oleh Catur Fathonah Djarwo dan Jukwati dari Universitas Cenderawasih mengeksplorasi pola literasi sains dan kesadaran budaya di kalangan siswa sekolah menengah atas di Jayapura
Pendidikan abad ke-21 menuntut siswa untuk tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan secara kognitif, tetapi juga mampu hidup harmonis dalam masyarakat multikultural
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksploratif yang melibatkan 70 siswa kelas XI dan XII dari sekolah menengah atas di Jayapura
Hasil utama dari analisis data menunjukkan temuan penting berikut:
- Literasi sains terbukti berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap kesadaran budaya siswa ($B = 0.427$, $p < .001$)
. - Siswa yang menunjukkan kemampuan lebih kuat dalam menginterpretasikan pengetahuan sains cenderung memiliki sikap yang lebih reflektif dan empatik terhadap keragaman budaya
.
Implikasi dari riset ini menegaskan bahwa pendidikan sains harus diposisikan sebagai sarana pembentukan karakter dan kepekaan sosial, bukan sekadar pencapaian kognitif semata
Profil Penulis
Catur Fathonah Djarwo dan Jukwati – Peneliti dan akademisi dari Universitas Cenderawasih, Indonesia, yang memiliki kepakaran di bidang pendidikan sains, literasi, serta pembelajaran dalam konteks multikultural
.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel: Scientific Literacy and Cultural Awareness among Senior High School Students in a Multicultural Context
- Nama Jurnal: Journal of Educational Analytics (JEDA), Vol. 5 No. 3, Agustus 2026, hlm. 638-647
- DOI:
https://doi.org/10.55927/jeda.v5i3.2
0 Komentar