Cimahi – Budaya organisasi dan disiplin kerja terbukti berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan di Departemen Inseminasi Buatan dan Kesehatan Hewan Koperasi XYZ. Temuan ini berasal dari penelitian Nabila Rahmawati dan R.M. Juddy Prabowo dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Achmad Yani, yang diterbitkan pada 2026. Penelitian terhadap 36 karyawan menunjukkan bahwa budaya organisasi dan disiplin kerja secara individual maupun bersama-sama berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja.
Persoalan kepuasan kerja menjadi penting di tengah tantangan sektor peternakan sapi perah Indonesia. Artikel tersebut mencatat produksi susu sapi segar nasional mengalami penurunan pada periode 2020–2024, dari lebih dari 946 ribu ton pada 2020–2021 menjadi sekitar 808 ribu ton pada 2024. Kondisi tersebut dapat memberikan tekanan terhadap beban kerja, pencapaian target, produktivitas, dan stabilitas organisasi.
Koperasi memiliki posisi penting dalam menjaga keberlangsungan usaha peternakan dan produksi susu. Dalam kondisi bisnis yang menghadapi berbagai tekanan, pengelolaan sumber daya manusia menjadi salah satu bagian yang tidak dapat diabaikan. Karyawan yang merasa dihargai dan mendapatkan dukungan dari organisasi cenderung memiliki komitmen yang lebih kuat terhadap pekerjaannya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian di Koperasi XYZ. Data internal yang digunakan dalam penelitian menunjukkan jumlah karyawan yang meninggalkan Departemen Inseminasi Buatan dan Kesehatan Hewan meningkat dari tiga orang pada 2024 menjadi lima orang pada 2025. Tingkat turnover juga meningkat dari 8 persen menjadi 13,70 persen. Angka tersebut berubah dari kategori normal menjadi kategori tinggi berdasarkan kriteria yang digunakan dalam penelitian.
Rahmawati dan Prabowo kemudian melihat budaya organisasi dan disiplin kerja sebagai dua faktor yang berkaitan dengan kepuasan kerja karyawan. Budaya organisasi dalam penelitian mencakup nilai inovasi, perhatian terhadap pekerjaan, orientasi hasil, kepedulian terhadap karyawan, kerja sama tim, inisiatif, dan stabilitas. Sementara itu, disiplin kerja dilihat dari ketepatan waktu dan tanggung jawab karyawan.
Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi berada dalam kategori kuat dengan skor rata-rata 4,13. Aspek berorientasi pada manusia memperoleh skor tertinggi, yaitu 4,24. Sementara itu, aspek stabilitas mencatat skor paling rendah, yaitu 4,04. Temuan tersebut menunjukkan bahwa budaya organisasi secara umum telah diterapkan dengan baik, meskipun konsistensi dalam penerapannya masih perlu diperkuat.
Disiplin kerja karyawan juga berada dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata 4,14. Aspek tanggung jawab memperoleh skor 4,16, sedangkan ketepatan waktu mencapai 4,11. Para peneliti mencatat bahwa kepatuhan terhadap waktu kerja masih menjadi bagian yang dapat ditingkatkan agar penerapan disiplin lebih konsisten.
Di sisi lain, tingkat kepuasan kerja karyawan berada pada kategori puas dengan skor rata-rata 4,13. Aspek ketidakhadiran memperoleh skor tertinggi sebesar 4,17, sedangkan turnover karyawan dan ukuran organisasi masing-masing mencatat skor 4,11. Hasil ini menunjukkan bahwa karyawan secara umum memiliki tingkat kepuasan kerja yang baik, meskipun persoalan turnover dan aspek organisasi masih perlu mendapatkan perhatian.
Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kepuasan karyawan tidak hanya bergantung pada aturan formal di tempat kerja. Nilai organisasi perlu benar-benar diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, sementara disiplin perlu didukung melalui kepatuhan terhadap jam kerja, tanggung jawab, dan prosedur yang berlaku.
Rahmawati dan Prabowo merekomendasikan agar Koperasi XYZ terus memperkuat nilai inovasi, keterbukaan, kebersamaan, dan inklusivitas kepada seluruh karyawan, termasuk pekerja lapangan. Penguatan disiplin juga dapat dilakukan melalui penegasan jam kerja, pelatihan secara berkala, serta pemberian penghargaan kepada karyawan yang menunjukkan kedisiplinan. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepuasan kerja, mengurangi turnover, dan mendukung peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Profil Penulis
Nabila Rahmawati — Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Achmad Yani.
R.M. Juddy Prabowo — Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Achmad Yani.
Sumber Penelitian
Judul artikel: “Job Satisfaction Among Employees in the Artificial Insemination and Animal Health Department at the XYZ Cooperative: Is Influenced by Organizational Culture and Work Discipline”
Jurnal: International Journal of Scientific Multidisciplinary Research (IJSMR), Vol. 4, No. 9, 2026, halaman 2073–2090.
DOI: https://doi.org/10.55927/ijsmr.v4i9.156
Link jurnal: https://journalijsmr.my.id/index.php/ijsmr
0 Komentar