Wisatawan Domestik Tingkatkan Pendapatan Bali, Namun Tingginya Hunian Hotel Berdampak Negatif Menurut Riset UPN

Ilustrasi by AI
FORMOSA NEWS

Penelitian terbaru dari Putri Dhuhaninda Mahendra dan Riko Setya Wijaya dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur membongkar dinamika sektor pariwisata terhadap perekonomian Provinsi Bali. Dengan menganalisis data selama periode 15 tahun dari 2010 hingga 2024, riset yang dipublikasikan pada tahun 2026 ini menemukan sebuah anomali terkait pendapatan daerah. Peningkatan jumlah wisatawan domestik terbukti mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bali, namun tingginya angka hunian kamar hotel secara mengejutkan justru berpotensi menurunkan pendapatan daerah tersebut. Temuan ini sangat penting bagi tata kelola birokrasi dan pemerintah daerah dalam merancang strategi perpajakan dan kebijakan pariwisata yang lebih menguntungkan secara fiskal.

Sebagai pusat pariwisata di Indonesia, Provinsi Bali sangat bergantung pada penerimaan PAD untuk mengelola infrastruktur pariwisata dan menjamin kesejahteraan masyarakatnya. Pandemi Covid-19 sebelumnya telah memukul keras sektor ini, mengakibatkan penurunan drastis pada jumlah kunjungan turis yang secara langsung menguras kas pendapatan daerah. Upaya pemulihan ekonomi saat ini menuntut pemerintah daerah untuk kembali mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan utama mereka, terutama dari aktivitas perhotelan dan mobilitas wisatawan.

Untuk mengukur dampak nyata dari aktivitas pariwisata tersebut, tim peneliti memanfaatkan data resmi dari situs web Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda melalui bantuan perangkat lunak SPSS untuk melihat hubungan sebab-akibat secara statistik antara fluktuasi jumlah turis domestik, persentase kamar hotel yang terisi, dan total penerimaan PAD Provinsi Bali.

Hasil analisis data membongkar fakta yang mematahkan asumsi umum tentang tingkat hunian perhotelan:

  • Wisatawan Domestik Mendongkrak Pendapatan: Lonjakan kunjungan wisatawan domestik memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan PAD Provinsi Bali. Para wisatawan lokal ini memberikan kontribusi langsung terhadap kas daerah melalui pengeluaran untuk konsumsi di restoran, biaya transportasi, retribusi hiburan, serta aktivitas pariwisata lainnya.
  • Hunian Hotel Berdampak Negatif: Bertolak belakang dengan jumlah wisatawan, tingkat hunian hotel justru memiliki korelasi yang negatif dan signifikan terhadap PAD Provinsi Bali. Hal ini berarti semakin tinggi tingkat keterisian kamar hotel, pendapatan asli daerah justru mengalami penurunan. Peneliti menduga fenomena ini dipicu oleh praktik tarif kamar yang terlalu rendah atau perang diskon, sehingga pajak hotel yang disetorkan tidak maksimal. Faktor lain yang memengaruhi adalah potensi kebocoran pajak serta pola pengeluaran wisatawan yang lebih banyak mengalir ke sektor informal yang tidak tercatat oleh pemerintah daerah.

Dampak dari riset ini menuntut adanya intervensi kebijakan publik dan dunia usaha yang lebih strategis. Putri Dhuhaninda Mahendra dan Riko Setya Wijaya dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur merekomendasikan agar Pemerintah Provinsi Bali segera menerapkan kebijakan pengendalian perang harga tarif hotel untuk mencegah penjualan kamar yang terlalu murah. Selain itu, pemerintah daerah disarankan untuk aktif berkolaborasi dengan agen perjalanan guna menawarkan paket wisata premium, seperti ekowisata, paket wisata budaya, dan wisata kesehatan (spa atau yoga), yang terbukti memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

PROFIL PENULIS

  • Tim Peneliti: Putri Dhuhaninda Mahendra (Penulis Korespondensi) dan Riko Setya Wijaya.
  • Afiliasi Universitas: Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur.
  • Bidang Keahlian: Ekonomi Pembangunan, Manajemen Keuangan Daerah, dan Pariwisata.

SUMBER PENELITIAN

  • Judul Artikel: Analisis Pengaruh Jumlah Wisatawan Domestik Dan Tingkat Hunian Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Bali.
  • Tahun Publikasi: 2026.
  • Nama Jurnal/Penerbit: Tidak disebutkan secara spesifik (Terdapat keterangan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional).
  • DOI/URL: https://doi.org/10.55927/ijbae.v5i4.53
  • Kontak Penulis: putridhuhaninda@gmail.com.

Posting Komentar

0 Komentar