Tim PKM Jurusan Kimia FMIPA UNM Perkuat Kompetensi Guru Kimia Kabupaten Pangkep melalui Pelatihan Virtual Laboratorium Berbasis Augmented Reality

Makassar, 8 Agustus 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan bertajuk “Menciptakan Pengalaman Belajar Imersif dengan Optimalisasi Kompetensi Guru melalui Pelatihan Virtual Laboratorium Kimia Berbasis Augmented Reality” bersama mitra Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kabupaten Pangkep.
Gambar: Foto bersama Tim PKM Jurusan Kimia FMIPA UNM Perkuat Kompetensi Guru Kimia Kabupaten Pangkep melalui Pelatihan Virtual Laboratorium Berbasis Augmented Reality

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2026 bertempat di Kabupaten Pangkep ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis dan pedagogik guru kimia dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya Virtual Laboratory berbasis Augmented Reality (AR) sebagai inovasi pembelajaran kimia yang interaktif, kontekstual, dan sesuai dengan perkembangan pendidikan abad ke-21.
Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan memberikan peluang besar bagi guru untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna. Melalui pemanfaatan teknologi Augmented Reality, konsep-konsep kimia yang bersifat abstrak dapat divisualisasikan secara lebih nyata sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih imersif tanpa terbatas oleh ketersediaan fasilitas laboratorium konvensional.
Kegiatan PKM ini menghadirkan rangkaian materi pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada guru mulai dari penguatan konsep teknis, pengembangan perangkat pembelajaran, hingga simulasi penerapan dalam proses pembelajaran.
Materi pertama berupa Penguatan Kompetensi Teknis Virtual Laboratorium Kimia Berbasis Augmented Reality disampaikan oleh Prof. Dr. Sugiarti, M.Si. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep dasar teknologi virtual laboratory, prinsip kerja Augmented Reality dalam pembelajaran kimia, serta peluang implementasinya untuk mendukung kegiatan praktikum yang inovatif.
Gambar: Foto bersama Tim PKM Jurusan Kimia FMIPA UNM Perkuat Kompetensi Guru Kimia Kabupaten Pangkep melalui Pelatihan Virtual Laboratorium Berbasis Augmented Reality

Selanjutnya, materi Pengembangan Konten dan Perangkat Ajar Berbasis Augmented Reality disampaikan oleh Faathir Almur, S.Pd., M.Pd. Peserta dibimbing untuk mengembangkan konten pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik serta mengintegrasikan teknologi AR ke dalam perangkat ajar sehingga mampu mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran.
Pada sesi berikutnya, Islawati, S.Pd., M.Pd. memberikan materi mengenai Simulasi dan Perencanaan Implementasi Virtual Laboratorium Kimia dalam Pembelajaran. Melalui sesi ini, guru melakukan simulasi penggunaan media serta menyusun strategi implementasi agar teknologi yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara efektif di sekolah masing-masing.
Gambar: Foto bersama Tim PKM Jurusan Kimia FMIPA UNM Perkuat Kompetensi Guru Kimia Kabupaten Pangkep melalui Pelatihan Virtual Laboratorium Berbasis Augmented Reality
Kegiatan ini juga didampingi dan dimoderatori oleh Fandi Ahmad, S.Pd., M.Pd. yang berperan dalam mengawal jalannya diskusi, memfasilitasi interaksi antara narasumber dan peserta, serta memastikan kegiatan berlangsung secara aktif dan kolaboratif.
Gambar: Foto bersama Tim PKM Jurusan Kimia FMIPA UNM Perkuat Kompetensi Guru Kimia Kabupaten Pangkep melalui Pelatihan Virtual Laboratorium Berbasis Augmented Reality
Ketua Tim PKM menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi Jurusan Kimia FMIPA UNM dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran kimia di sekolah, khususnya melalui penguatan kapasitas guru dalam menghadapi transformasi digital pendidikan.
“Pemanfaatan teknologi Augmented Reality dalam pembelajaran kimia tidak hanya menjadi solusi terhadap keterbatasan praktikum, tetapi juga membuka peluang bagi guru untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan mendalam bagi peserta didik,” ungkap tim pelaksana.
Sementara itu, perwakilan MGMP Kimia Kabupaten Pangkep mengapresiasi kegiatan pelatihan ini karena memberikan wawasan dan keterampilan baru bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi. Peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendampingan lanjutan dalam implementasi di sekolah.
Melalui kegiatan PKM ini, Jurusan Kimia FMIPA UNM menegaskan komitmennya dalam menjalin kemitraan dengan sekolah dan organisasi profesi guru untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan sains di Indonesia.

Penulis
Prof. Dr. Sugiarti, M.Si.
Fandi Ahmad, S.Pd., M.Pd.
Islawati, S.Pd., M.Pd.
Faathir Almur, S.Pd., M.Pd







Posting Komentar

0 Komentar