Tim peneliti dari Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor yang terdiri dari Moh. Asep Zakariya Ansori, Jamaludin, Idris Apandi, Sinsin Susilawati, Siti Mutia Rahmawati, dan Asep Ahmad Subur mempublikasikan kajian penting pada Juli 2026 mengenai revitalisasi zakat produktif dan wakaf tunai sebagai instrumen keuangan sosial Islam untuk pengentasan kemiskinan struktural
Kemiskinan di era modern tidak lagi dipahami sebatas kekurangan kebutuhan dasar, melainkan masalah struktural multidimensi seperti ketimpangan ekonomi dan terbatasnya akses sumber daya produktif
Untuk membedah persoalan ini, para peneliti menggunakan pendekatan studi pustaka kualitatif
Berdasarkan analisis literatur dan fikih kontemporer, penelitian ini memaparkan beberapa temuan utama:
- Zakat produktif berfungsi efektif sebagai modal kerja untuk menghentikan kemiskinan struktural dan membangun kemandirian ekonomi penerima bantuan (mustahiq)
. - Wakaf tunai memberikan fleksibilitas likuiditas tinggi yang menjadi landasan pembiayaan mikro jangka panjang bagi masyarakat prasejahtera
. - Fiqh kontemporer memberikan landasan syar'i yang kokoh melalui prinsip maqasid al-shariah, di mana syarat aset fisik digantikan dengan perlindungan nilai nominal uang untuk kemaslahatan umat dan perlindungan harta (hifz al-mal)
. - Sinergi institusional antara zakat produktif sebagai modal awal (starter kit) dan wakaf tunai sebagai penjaga likuiditas jangka panjang mampu mempercepat transformasi status masyarakat dari mustahiq menjadi pembayar zakat (muzakki)
.
Integrasi kedua instrumen filantropi Islam ini membawa dampak besar bagi dunia usaha mikro, lembaga pengelola zakat-wakaf, serta perumusan kebijakan publik
Profil Singkat Penulis
- Moh. Asep Zakariya Ansori – Peneliti dan akademisi di Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor yang berfokus pada studi ekonomi dan keuangan sosial Islam.
- Jamaludin – Peneliti dan akademisi di Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor dengan keahlian di bidang syariah dan pemberdayaan masyarakat.
- Idris Apandi – Peneliti dan akademisi di Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor yang aktif mengkaji isu-isu sosial dan keislaman.
- Sinsin Susilawati – Peneliti dan akademisi di Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor di bidang studi Islam kontemporer.
- Siti Mutia Rahmawati – Peneliti dan akademisi di Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor yang mendalami kajian filantropi Islam.
- Asep Ahmad Subur – Peneliti dan akademisi di Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor dengan keahlian pada bidang hukum ekonomi syariah.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel: Revitalization of Productive Zakat and Cash Waqf Instruments: A Contemporary Fiqh Perspective on Modern Poverty Alleviation
- Nama Jurnal: International Journal of Education and Life Sciences (IJELS), Vol. 4, No. 7
- Tahun Publikasi: Juli 2026
- DOI:
https://doi.org/10.59890/ijels.v4i7.49 - URL:
https://ntlmultitechpublisher.my.id/index.php/ijels
0 Komentar