Auditor internal pemerintah
daerah kini dituntut lebih tajam dalam membongkar berbagai modus manipulasi
keuangan publik. Sebuah penelitian empiris terbaru yang dilakukan oleh Ayu
Sidha Wardani dan Siti Noor Khikmah dari Universitas Muhammadiyah Magelang mendalami
peran vital skeptisme profesional, pengalaman kerja, serta sikap independensi
dalam meningkatkan kemampuan auditor untuk mendeteksi tindakan kecurangan (fraud).
Studi ini menganalisis kinerja para auditor yang bertugas di lingkungan
Inspektorat se-Eks Karesidenan Kedu, Jawa Tengah, dan dipublikasikan pada tahun
2026. Hasil riset membuktikan bahwa keraguan kritis yang profesional dan jam
terbang tinggi terbukti ampuh mendongkrak ketajaman analisis auditor, terutama
ketika disokong oleh independensi yang kokoh.
Pengawasan keuangan daerah di
Indonesia menghadapi tantangan nyata terkait kasus penyelewengan anggaran dan
tindak pidana korupsi yang kerap terlambat terdeteksi oleh pengawas internal.
Keterlambatan penanganan kasus kecurangan menunjukkan perlunya penguatan
sistematis atas kapasitas serta integritas aparat pengawasan intern pemerintah.
Dalam praktik audit, ketergantungan pada bukti-bukti formal tanpa sikap kritis
berisiko meloloskan tindakan manipulasi. Oleh karena itu, pemahaman menyeluruh
mengenai faktor-faktor psikologis dan profesional yang memengaruhi ketajaman
deteksi kecurangan menjadi krusial untuk mencegah kerugian negara.
Untuk menguji keterkaitan antar
variabel tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan
metode survei. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 89
auditor Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memiliki masa kerja minimal tiga
tahun di lingkungan Inspektorat se-Eks Karesidenan Kedu—meliputi Kota Magelang,
Kabupaten Magelang, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, dan Kebumen. Pengolahan
data dilakukan secara komprehensif menggunakan teknik Structural Equation
Modelling (SEM) berbasis Partial Least Squares (SmartPLS 3). Metode
ini digunakan untuk mengukur hubungan langsung antar variabel serta peran
perantara (mediating effect) dari variabel independensi.
Hasil pengujian statistik
memberikan gambaran mendalam terkait dinamika kinerja auditor di lapangan:
- Skeptisisme Profesional Meningkatkan Deteksi
Kecurangan: Sikap kritis yang tidak mudah percaya pada penjelasan
klien terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan
auditor dalam mengidentifikasi tanda-tanda kecurangan.
- Pengalaman Kerja Memperkuat Analisis Bukti:
Jam terbang dan keberagaman kasus yang pernah ditangani meningkatkan
ketelitian auditor dalam mengenali pola penyelewengan berulang.
- Independensi Memperkokoh Integritas: Baik
skeptisisme profesional maupun pengalaman kerja terbukti secara signifikan
meningkatkan sikap independen auditor sehingga mereka mampu bertahan dari
intervensi atau tekanan pihak luar.
- Peran Mediasi Independensi: Sikap independen
berhasil menjadi jembatan yang memperkuat pengaruh skeptisisme profesional
dan pengalaman kerja terhadap peningkatan kemampuan deteksi fraud.
Temuan ini membawa dampak praktis
yang penting bagi tata kelola pemerintahan dan kebijakan publik. Penguatan
kemampuan auditor daerah tidak cukup hanya bertumpu pada pelatihan teknis
akuntansi, melainkan harus dibarengi dengan pembentukan mentalitas skeptis yang
profesional dan jaminan independensi lembaga pengawas. Bagi pemerintah daerah,
hasil riset ini menjadi panduan strategis dalam merancang program pelatihan
berbasis penanganan kasus nyata (fraud audit training) serta menyusun
regulasi yang melindungi integritas auditor dari tekanan politik maupun
birokrasi. Penerapan temuan ini diharapkan dapat menekan angka penyalahgunaan
anggaran publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap akuntabilitas
laporan keuangan pemerintah.
Profil Penulis
- Ayu Sidha Wardani adalah peneliti bidang
akuntansi dan pengauditan dari Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi
dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Magelang. Fokus keahliannya mencakup
audit sektor publik, deteksi kecurangan keuangan, dan perilaku organisasi
pengawasan internal.
- Siti Noor Khikmah merupakan dosen dan
peneliti senior di Universitas Muhammadiyah Magelang. Ia memiliki keahlian
mendalam di bidang akuntansi keuangan, pengauditan internal, serta etika
profesi akuntan.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel: The Role of Professional
Skepticism and Work Experience in Enhancing Auditors' Ability to Detect
Fraud Through Independence (An Empirical Study at the Kedu Residency
Inspectorate)
- Jurnal: International Journal of Applied
Economics, Accounting and Management (IJAEAM)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI: https://doi.org/10.59890/ijaeam.v4i3.175
- URL Resmi: https://mrymultitechpublisher.my.id/index.php/ijaeam/index
0 Komentar