Jakarta, Formosa News – Penerapan praktik Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG) sering kali dianggap sebagai penggerak utama nilai perusahaan di pasar modal modern
Latar Belakang Masalah dan Metodologi Penelitian
Sejak diberlakukannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 mengenai Keuangan Berkelanjutan, pelaporan keberlanjutan di Indonesia mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 97% emiten pada tahun 2024
Untuk memecahkan perbedaan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode regresi Fixed Effect Model (FEM) pada data panel
Temuan Utama Penelitian
Berdasarkan analisis data yang mencakup model dengan tingkat penjelasan mencapai 91,54% terhadap variasi nilai perusahaan
- Pengaruh Negatif Pengungkapan ESG: Pengungkapan ESG terbukti memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan Tobin's Q
. - Peran Masa Jabatan CEO: Masa jabatan CEO secara statistik tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap nilai perusahaan, maupun sebagai variabel pemoderasi dalam hubungan antara ESG dan nilai perusahaan
. - Faktor Pendukung Keuangan: Variabel leverage dan kinerja perusahaan periode sebelumnya (lagged firm performance) menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan
.
Implikasi dan Dampak bagi Dunia Usaha serta Kebijakan
Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi dan pelaporan ESG di Indonesia pada periode tersebut masih berfungsi sebagai pusat biaya (cost center) ketimbang penggerak nilai instan
Bagi manajemen perusahaan, hasil riset ini menyarankan agar investasi ESG dipandang sebagai komitmen strategis jangka panjang, bukan sekadar aktivitas untuk mendulang imbal hasil pasar secara instan
"Implementasi ESG memerlukan biaya dan investasi awal yang besar, sehingga manfaat ekonominya tidak selalu tercermin secara langsung pada valuasi pasar dalam jangka pendek," ungkap para peneliti dari Universitas Negeri Jakarta
.
Profil Penulis
- Aditya Sri Yanto – Mahasiswa Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia (Bidang keahlian: Manajemen Keuangan dan Keberlanjutan Korporat)
. - Agung Dharmawan Buchdadi – Dosen dan Peneliti di Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia (Bidang keahlian: Manajemen Strategis dan Keuangan)
. - Etty Gurendrawati – Dosen dan Peneliti di Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia (Bidang keahlian: Akuntansi dan Tata Kelola Perusahaan)
.
Sumber Penelitian:
- Judul Artikel Jurnal: The Effect of ESG Disclosure on Firm Value with CEO Tenure as a Moderating Variable
- Nama Jurnal: International Journal of Management Analytics (IJMA)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.59890/ijma.v4i3.28 - URL Resmi:
https://dmimultitechpublisher.my.id/index.php/ijma
0 Komentar