Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Surabaya - IPM Jauh Lebih Efektif Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Dibandingkan Sekadar Akses Internet. Penelitian yang dilakukan oleh Ambarwati dan Prayudi Setiawan Prabowo, dua peneliti ekonomi dari Universitas Negeri Surabaya dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) edisi Vol. 5 No. 7 Tahun 2026 menyoroti bahwa pemerataan pembangunan ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur digital, melainkan harus dibarengi dengan peningkatan mutu pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat .
Ketimpangan Pembangunan di Tengah Dominasi Ekonomi Jawa Timur
Provinsi Jawa Timur memegang peran vital dalam perekonomian nasional dengan menyumbang 14,46% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia . Angka ini menjadikan Jawa Timur sebagai kontributor ekonomi terbesar kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta . Namun, capaian ekonomi yang tinggi tersebut belum dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat di wilayah tersebut . Pusat perkotaan seperti Surabaya dan Madiun mencatatkan tingkat pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup yang sangat tinggi . Sebaliknya, beberapa daerah lain, terutama di wilayah Kepulauan Madura dan kawasan pedesaan, masih tertinggal . Disparitas ini terlihat jelas dari ketimpangan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta kesenjangan akses internet antardaerah . Berdasarkan teori pertumbuhan endogen dan modal manusia, penelitian ini menguji sejauh mana peningkatan kapasitas manusia dan adopsi teknologi digital mampu memperkecil jurang ketimpangan ekonomi antarkabupaten dan kota .
Metodologi Penelitian sederhananya
Peneliti mengumpulkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia dan BPS Provinsi Jawa Timur selama rentang waktu 2020 hingga 2024 .
Hasil analisis ekonometrika menunjukkan perbedaan dampak yang sangat signifikan antara variabel pembangunan manusia dan ketersediaan akses internet:
Studi ini memberikan arah yang jelas bagi pemerintah daerah, pelaku bisnis, dan pembuat kebijakan publik . Membuka jalur internet broadband hingga ke pelosok desa adalah langkah awal yang baik, namun langkah itu akan sia-sia jika masyarakatnya tidak dibekali kemampuan literasi digital untuk berwirausaha . Beberapa rekomendasi strategis yang dihasilkan meliputi:
Ambarwati, S.E. Universitas Negeri Surabaya. Keahlian: Ekonomi Pembangunan, Ekonometrika Terapan, dan Analisis Pertumbuhan Regional
Prayudi Setiawan Prabowo, S.E., M.SEI. Universitas Negeri Surabaya. Keahlian: Kebijakan Ekonomi Publik, Pengembangan Modal Manusia, dan Ekonomi Digital
Sumber Artikel
Ambarwati, Prayudi Setiawan Prabowo. The Influence of HDI and Internet Access on Economic Growth in East Java Province. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS). Vol. 5, No. 7, 2026 (Halaman 1625–1642)
DOI:https://doi.org/10.55927/fjas.v5i7.88
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas
Ketimpangan Pembangunan di Tengah Dominasi Ekonomi Jawa Timur
Provinsi Jawa Timur memegang peran vital dalam perekonomian nasional dengan menyumbang 14,46% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia
Metodologi Penelitian sederhananya
Peneliti mengumpulkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia dan BPS Provinsi Jawa Timur selama rentang waktu 2020 hingga 2024
- Cakupan Data: Penelitian mencakup 38 kabupaten/kota di Jawa Timur selama kurun waktu lima tahun pascapandemi, menghasilkan total 190 unit observasi
. - Teknik Analisis: Menggunakan analisis regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM)
. Pendekatan ini dipilih untuk menangkap variasi data dari waktu ke waktu sekaligus mengontrol perbedaan karakteristik yang unik pada setiap daerah . - Pengujian Statistik: Model regresi telah melalui serangkaian uji asumsi klasik, termasuk uji multikolinearitas dan heteroskedastisitas
. Untuk mengatasi masalah autokorelasi residual, peneliti menerapkan estimasi robust standard error agar hasil perhitungan statistik akurat dan tidak bias .
Hasil analisis ekonometrika menunjukkan perbedaan dampak yang sangat signifikan antara variabel pembangunan manusia dan ketersediaan akses internet:
- IPM Berpengaruh Positif dan Sangat Signifikan: Indeks Pembangunan Manusia memiliki dampak langsung dan nyata terhadap kenaikan PDRB per kapita ($p = 0,00$)
. Setiap kenaikan 1 poin pada skor IPM mampu meningkatkan laju pertumbuhan PDRB per kapita daerah sebesar 2,58 poin . - Akses Internet Berdampak Positif Namun Tidak Signifikan: Penetrasi internet di Jawa Timur tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 93,87%
. Meski begitu, ketersediaan jaringan internet secara statistik belum memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan PDRB per kapita ($p = 0,98$, koefisien 0,14) . Ini mengindikasikan bahwa akses internet yang ada belum dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan produktif bernilai ekonomi . - Pengaruh Bersama (Simultan): Secara bersama-sama, IPM dan akses internet berpengaruh signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi daerah ($F = 60,38$, $p = 0,00$)
. Kombinasi kedua variabel ini mampu menjelaskan 45% variasi pertumbuhan PDRB per kapita kabupaten/kota di Jawa Timur ($R^2 = 0,45$) .
Studi ini memberikan arah yang jelas bagi pemerintah daerah, pelaku bisnis, dan pembuat kebijakan publik
- Prioritas Alokasi Anggaran pada Sektor Dasar: Pemerintah daerah harus menempatkan investasi pada layanan kesehatan, perbaikan kualitas sekolah, dan program peningkatan daya beli sebagai prioritas utama
. Tenaga kerja yang sehat dan terdidik jauh lebih siap menghadapi dinamika ekonomi modern . - Penguatan Literasi Digital untuk UMKM: Program digitalisasi tidak boleh berhenti pada penyediaan infrastruktur
. Pemerintah perlu menggelar pelatihan literasi digital dan pendampingan manajemen bisnis digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar koneksi internet betul-betul menghasilkan transaksi perdagangan dan lapangan kerja baru . - Pemerataan Pembangunan Berbasis Sinergi: Strategi pembangunan daerah harus memadukan penguatan modal manusia dengan ketersediaan teknologi digital agar pertumbuhan ekonomi yang tercipta bersifat inklusif dan berkelanjutan di seluruh penjuru Jawa Timur
.
Ambarwati, S.E. Universitas Negeri Surabaya. Keahlian: Ekonomi Pembangunan, Ekonometrika Terapan, dan Analisis Pertumbuhan Regional
Prayudi Setiawan Prabowo, S.E., M.SEI. Universitas Negeri Surabaya. Keahlian: Kebijakan Ekonomi Publik, Pengembangan Modal Manusia, dan Ekonomi Digital
Sumber Artikel
Ambarwati, Prayudi Setiawan Prabowo. The Influence of HDI and Internet Access on Economic Growth in East Java Province. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS). Vol. 5, No. 7, 2026 (Halaman 1625–1642)
DOI:

0 Komentar