MERAUKE, Formosa News – Daya dukung tanah lempung ekspansif yang dicampur dengan bentonite mengalami penurunan drastis hingga tidak layak dijadikan tanah dasar perkerasan jalan saat berada dalam kondisi terendam air
Penelitian ini krusial untuk memberikan panduan teknis bagi perencana konstruksi infrastruktur
Ancaman Tanah Ekspansif pada Konstruksi Jalan
Tanah lempung ekspansif memiliki sifat yang sangat peka terhadap iklim dan kadar air
Perubahan volume tanah saat kadar air rendah mengakibatkan penurunan tanah secara tidak merata (settlement) yang memicu jalan retak atau amblas
Uji Laboratorium Campuran Bentonite dan Tanah Timbunan
Untuk menguji perilaku mekanis tanah ekspansif, Hairulla mengumpulkan sampel tanah timbunan dari wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, serta material bentonite asal Kota Bandung
Peneliti membuat variasi campuran tanah dengan persentase bentonite sebesar 0%, 25%, 50%, 75%, hingga 100%
-Uji CBR Tidak Terendam (Unsoaked CBR): Mengukur kekuatan dan kekerasan tanah dalam kondisi kering atau kadar air normal
-Uji CBR Terendam (Soaked CBR): Mengukur kekuatan tanah setelah direndam air untuk mensimulasikan kondisi banjir atau genangan air hujan di lapangan, sekaligus mengukur persentase pengembangannya (swelling)
Temuan Utama Penelitian
Berdasarkan analisis laboratorium, penelitian ini menghasilkan beberapa temuan penting terkait karakteristik fisik dan mekanis tanah:
-Klasifikasi Tanah Plastisitas Tinggi: Berdasarkan sistem klasifikasi USCS, seluruh sampel tanah timbunan murni maupun campurannya tergolong sebagai lempung berplastisitas tinggi (CH)
-Kinerja Baik Saat Kering (Unsoaked): Pada kondisi tidak terendam air, nilai CBR seluruh variasi campuran berkisar antara 7% hingga 20%
-Anjlok Parah Saat Terendam (Soaked): Begitu direndam air, nilai CBR seluruh campuran tanah yang mengandung bentonite anjlok drastis di bawah 2%
-Potensi Pengembangan (Swelling) Tinggi: Tingginya kadar bentonite berbanding lurus dengan besarnya persentase pengembangan tanah
Implikasi Bagi Industri Konstruksi dan Kebijakan Publik
Hasil penelitian ini memberikan peringatan penting bagi kontraktor, konsultan perencanaan jalan, dan dinas pekerjaan umum
Mengabaikan pengujian CBR terendam dapat berujung pada kegagalan struktur perkerasan jalan dalam waktu singkat
Profil Peneliti
Hairulla, S.T., M.T.: Peneliti dan dosen di Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Musamus, Merauke, Papua Selatan
. Ia memiliki keahlian di bidang geoteknik, rekayasa mekanika tanah, dan stabilisasi tanah dasar untuk infrastruktur transportasi .
Sumber Penelitian
Judul Artikel Jurnal: Behavior of Clay Soil Mixed with Bentonite Viewed Through CBR Values
Nama Jurnal: International Journal of Advanced Technology and Social Sciences (IJATSS), Vol. 4, No. 7, Halaman 653–662
Tahun Publikasi: 2026
DOI Resmi:
https://doi.org/10.59890/ijatss.v4i7.293

0 Komentar