Profitabilitas perusahaan terbukti menjadi motor utama dalam menjaga kelangsungan pertumbuhan bisnis, sementara tingkat utang atau leverage memainkan peran penting dalam memoderasi efisiensi operasional emiten sektor barang konsumsi. Hal tersebut diungkapkan dalam penelitian yang dilakukan oleh Dola Resiya Br Tarigan, Dompak Pasaribu, Merry Anna Napitupulu, dan Duma Megaria Elisabeth dari Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Methodist Indonesia, Medan
Sektor barang konsumsi dihadapkan pada tantangan ekonomi global dan domestik yang dinamis, termasuk pengetatan kebijakan moneter dan fluktuasi daya beli masyarakat pascapandemi
Untuk membedah fenomena ini, tim peneliti menerapkan metode kuantitatif asosiatif dengan teknik purposive sampling
Hasil analisis statistik dari penelitian ini merinci beberapa temuan penting sebagai berikut:
- Pengaruh Profitabilitas (ROA): Return on Assets memberikan pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap Sustainable Growth Rate (SGR) dengan nilai koefisien 0,509 dan signifikansi 0,000
. - Pengaruh Efisiensi Aset (TATO): Total Asset Turnover menunjukkan pengaruh yang positif namun tidak signifikan terhadap SGR dengan nilai signifikansi 0,671
. - Uji Simultan: Secara bersama-sama, profitabilitas dan efisiensi aset terbukti berdampak signifikan terhadap tingkat pertumbuhan berkelanjutan perusahaan dengan nilai F-hitung 11,781
. - Peran Moderasi Leverage (DER): Rasio utang terhadap ekuitas terbukti mampu memoderasi hubungan antara efisiensi aset (TATO) terhadap SGR (nilai signifikansi 0,008), namun tidak terbukti memoderasi hubungan antara profitabilitas (ROA) dan SGR
. - Koefisien Determinasi: Variasi naik turunnya pertumbuhan berkelanjutan perusahaan dapat dijelaskan oleh variabel profitabilitas dan efisiensi aset sebesar 55,8%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian
.
Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi para investor agar lebih cermat dalam menilai kesehatan finansial perusahaan, khususnya dengan memprioritaskan indikator profitabilitas seperti ROA serta memperhatikan struktur modal dan tingkat leverage perusahaan
“Perusahaan disarankan untuk meningkatkan profitabilitas, terutama ROA, dan memperbaiki efisiensi aset, serta berhati-hati dalam mengelola leverage untuk menghindari risiko keuangan yang berlebihan,” ungkap para peneliti dalam rekomendasi studinya
.
Profil Penulis:
- Dola Resiya Br Tarigan: Mahasiswa Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Methodist Indonesia, Medan, dengan minat riset di bidang akuntansi keuangan dan kinerja emiten
. - Dompak Pasaribu: Dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi, Universitas Methodist Indonesia, Medan, yang aktif mengkaji ilmu ekonomi dan manajemen keuangan.
- Merry Anna Napitupulu: Dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi, Universitas Methodist Indonesia, Medan, dengan keahlian di bidang akuntansi dan pelaporan korporat.
- Duma Megaria Elisabeth: Dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi, Universitas Methodist Indonesia, Medan, yang berfokus pada analisis keuangan dan pasar modal.
Sumber Penelitian:
- Judul Artikel Jurnal: The Effect of Financial Performance on Sustainable Growth Rate with Leverage as a Moderating Variable in Consumer Goods Industry Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange During 2021–2024
- Nama Jurnal: International Journal of Management Analytics (IJMA)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.59890/ijma.v4i3.12
0 Komentar