Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Bandung - Spiritual Mandat dan Olahraga: Kunci Menjaga Kesehatan Tubuh Usia 40–60 Tahun. Pengabdian ini diungkapkan dalam riset Sem Yogie Putra Limiyano, Doni Hasugian, Jonathan Nathanael, Ruddy Karundeng, dan Titin Suhartini dari Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung dalam artikel pengabdian yang dipublikasikan pada Asian Journal of Community Services (AJCS) edisi Vol. 5 No. 8 Tahun 2026 menyoroti bahwa pemahaman teologis tentang tubuh sebagai bait Roh Kudus secara signifikan meningkatkan kesadaran warga usia 40 hingga 60 tahun untuk menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan .
Latar Belakang
Kelompok usia dewasa madya, yaitu masyarakat berusia 40 hingga 60 tahun, secara alami mengalami penurunan kondisi fisik . Penurunan ini ditandai dengan berkurangnya massa otot, menurunnya kepadatan tulang, serta kemampuan pemulihan tubuh yang makin lambat . Di kawasan perkotaan, gaya hidup kurang bergerak (sedentary lifestyle) akibat penggunaan gawai yang berlebihan dan rutinitas kerja kantoran makin memperburuk kebiasaan fisik masyarakat . Pola konsumsi makanan tinggi lemak, tinggi gula, dan rendah serat juga memicu peningkatan berat badan berlebih hingga obesitas . Kondisi ini berujung pada meningkatnya risiko penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes melitus tipe 2, hipertensi, serangan jantung, dan stroke . Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa jutaan kematian di seluruh dunia disebabkan oleh PTM, di mana Indonesia menempati urutan ketiga di Asia Tenggara untuk kasus diabetes melitus . Oleh karena itu, edukasi pencegahan penyakit pada usia dewasa madya menjadi isu sosial dan kesehatan yang sangat mendesak .
Metodologi Penelitian
Penelitian dan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk seminar kesehatan daring berbasis platform Google Meet pada 11 Juni 2026 .
Profil Peserta: Edukasi ini diikuti oleh sembilan peserta utama pada kelompok usia 40–60 tahun serta mahasiswa teologi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia .
Pendekatan Analisis: Para peneliti menggabungkan kajian literatur medis tepercaya mengenai pola makan dan olahraga dengan eksegesis teks Alkitab, khususnya surat Roma 12:1 dan 1 Korintus 6:19–20 .
Format Kegiatan: Acara dirancang dalam bentuk bincang-bincang interaktif (talk-show) yang terbagi menjadi dua sesi utama, yaitu sesi kesehatan fisik praktis dan sesi tinjauan teologis .
Temuan Utama
Latar Belakang
Kelompok usia dewasa madya, yaitu masyarakat berusia 40 hingga 60 tahun, secara alami mengalami penurunan kondisi fisik
Metodologi Penelitian
Penelitian dan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk seminar kesehatan daring berbasis platform Google Meet pada 11 Juni 2026
Profil Peserta: Edukasi ini diikuti oleh sembilan peserta utama pada kelompok usia 40–60 tahun serta mahasiswa teologi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia
Pendekatan Analisis: Para peneliti menggabungkan kajian literatur medis tepercaya mengenai pola makan dan olahraga dengan eksegesis teks Alkitab, khususnya surat Roma 12:1 dan 1 Korintus 6:19–20
Format Kegiatan: Acara dirancang dalam bentuk bincang-bincang interaktif (talk-show) yang terbagi menjadi dua sesi utama, yaitu sesi kesehatan fisik praktis dan sesi tinjauan teologis
Temuan Utama
Hasil studi menunjukkan bahwa peserta tidak hanya memahami materi kesehatan secara medis, tetapi juga mengalami perubahan cara pandang terhadap pentingnya menjaga kebugaran tubuh
- Manfaat Pencegahan Khusus: Latihan beban dan kardio terbukti menjaga kekuatan tulang dan daya tahan jantung, serta meningkatkan kapasitas penyimpanan gula darah dalam otot secara alami
. - Kedisiplinan Holistik: Menjaga istirahat, mengelola stres, dan mengonsumsi air putih yang cukup diakui peserta sebagai wujud penguasaan diri dan hikmat dalam mengelola waktu hidup
.
Mengintegrasikan nilai-nilai spiritualitas ke dalam program kesehatan masyarakat terbukti menjadi strategi efektif untuk mendorong perubahan perilaku
Profil Penulis
Sem Yogie Putra Limiyano, M.Th. (Cand.) adalah peneliti di Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung dengan fokus keahlian pada edukasi kesehatan fisik, intervensi gaya hidup, dan penatalayanan Kristiani
Doni Hasugian, M.Th. (Cand.) merupakan akademisi di Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung yang menekuni bidang teologi praktika dan kepemimpinan Kristen
Jonathan Nathanael, B.Th. (Cand.) adalah peneliti muda di Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung yang berfokus pada studi pembentukan spiritualitas pemuda dan dewasa
Ruddy Karundeng, M.Th. adalah dosen dan peneliti senior di Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung dengan kepakaran di bidang teologi biblika, eksegesis, dan pelayanan holistik
Titin Suhartini, M.Th. adalah pengajar di Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung yang ahli dalam bidang konseling pastoral dan pengabdian masyarakat
Sumber Penelitian
Sem Yogie Putra Limiyano, Doni Hasugian, Ruddy Karundeng, Titin Suhartini. The Relationship of Spirituality and Maintaining Health in Intermediate Adulthood: A Theological and Practical Review. Asian Journal of Community Services (AJCS). Vol. 5, No. 8, Tahun 2026, Halaman 521-530
DOI :
URL: https://journalajcs.my.id/index.php/ajcs

0 Komentar