Fitur Aplikasi dan Kemudahan Transaksi Tingkatkan Kepuasan Pengguna Kopi Kenangan


Gambar dibuat oleh AI

Jakarta - Pengguna aplikasi Kopi Kenangan cenderung lebih puas ketika fitur aplikasi mudah digunakan dan transaksi terasa praktis. Temuan ini berasal dari penelitian Vibi Marylin Syahrani, Osly Osman, dan Munawar Asikin dari Universitas Negeri Jakarta, yang mengkaji 200 pengguna aplikasi Kopi Kenangan di Jakarta Selatan. Survei dilakukan pada Juni 2026 dan menunjukkan bahwa fitur aplikasi, intensitas penggunaan, serta kemudahan transaksi semuanya berkaitan signifikan dengan kepuasan pengguna.

Penelitian ini penting karena aplikasi makanan dan minuman kini tidak hanya berfungsi sebagai alat pemesanan. Melalui aplikasi, pelanggan dapat melihat menu, melakukan pemesanan, memperoleh promosi, mengumpulkan poin loyalitas, hingga melakukan pembayaran tanpa uang tunai. Pengalaman pengguna ketika menjalankan seluruh proses tersebut menjadi bagian penting dari hubungan antara konsumen dan merek.

Kemudahan Transaksi Menjadi Kunci

Dalam penelitian tersebut, kemudahan transaksi menjadi penghubung penting antara kualitas penggunaan aplikasi dan kepuasan pelanggan.

Kemudahan transaksi dalam konteks penelitian berarti seberapa mudah, cepat, fleksibel, dan efisien pengguna menyelesaikan transaksi melalui aplikasi. Ketika proses pemesanan dan pembayaran tidak membutuhkan banyak usaha, pengguna cenderung memberikan penilaian yang lebih positif terhadap aplikasi.

Peneliti menemukan bahwa fitur aplikasi dan penggunaan aplikasi sama-sama berpengaruh terhadap kemudahan transaksi. Kemudahan transaksi kemudian berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna.

Dengan kata lain, aplikasi yang memiliki banyak fitur belum tentu memberikan pengalaman yang baik jika fitur tersebut tidak membuat transaksi lebih mudah. Nilai sebuah fitur justru semakin terasa ketika fitur tersebut membantu pelanggan menghemat waktu dan mengurangi langkah yang tidak diperlukan.

Penelitian Melibatkan 200 Pengguna

Syahrani, Osman, dan Asikin menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 200 pengguna aplikasi Kopi Kenangan di Jakarta Selatan.

Responden dipilih berdasarkan tiga kriteria, yaitu pernah mengunduh dan menggunakan aplikasi Kopi Kenangan, pernah melakukan sedikitnya satu transaksi melalui aplikasi, serta berdomisili di Jakarta Selatan. Kuesioner disebarkan secara daring melalui Google Forms pada Juni 2026.

Komposisi responden didominasi perempuan, yakni 151 orang atau 75,5 persen. Sebanyak 153 responden atau 76,5 persen berusia 21–30 tahun, sedangkan 158 responden atau 79 persen merupakan mahasiswa.

Para peneliti mengukur empat aspek utama, yaitu fitur aplikasi, penggunaan aplikasi, kemudahan transaksi, dan kepuasan pengguna. Analisis statistik dilakukan menggunakan SmartPLS 4.0.

Semua Hubungan yang Diuji Menunjukkan Hasil Signifikan

Hasil analisis menunjukkan seluruh tujuh hubungan yang diuji dalam penelitian mendapatkan dukungan statistik.

Temuan utamanya meliputi:

  • Fitur aplikasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna.
  • Penggunaan aplikasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna.
  • Fitur aplikasi berpengaruh signifikan terhadap kemudahan transaksi.
  • Penggunaan aplikasi berpengaruh signifikan terhadap kemudahan transaksi.
  • Kemudahan transaksi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna.
  • Kemudahan transaksi memediasi hubungan antara fitur aplikasi dan kepuasan pengguna.
  • Kemudahan transaksi juga memediasi hubungan antara penggunaan aplikasi dan kepuasan pengguna.

Hubungan paling kuat dalam penelitian muncul antara penggunaan aplikasi dan kemudahan transaksi, dengan nilai F² sebesar 0,684. Angka ini merupakan kontribusi efek terbesar dalam model penelitian.

Artinya, semakin terbiasa seseorang menggunakan aplikasi, semakin besar kecenderungannya merasa transaksi menjadi mudah. Pengguna yang sudah familiar dengan menu, promosi, metode pembayaran, serta prosedur pemesanan tidak lagi membutuhkan banyak usaha untuk menyelesaikan transaksi.

Namun, peneliti memberikan catatan penting. Penggunaan aplikasi yang sering saja tidak otomatis menghasilkan kepuasan tinggi. Pengalaman penggunaan tetap harus memberikan manfaat, kenyamanan, dan efisiensi kepada pengguna.

75,2 Persen Kepuasan Dijelaskan oleh Model Penelitian

Analisis juga menunjukkan bahwa model penelitian memiliki daya penjelasan yang cukup kuat.

Nilai R² untuk kemudahan transaksi mencapai 0,740, yang berarti 74 persen variasinya dapat dijelaskan oleh fitur aplikasi dan penggunaan aplikasi.

Sementara itu, nilai R² untuk kepuasan pengguna mencapai 0,752. Artinya, fitur aplikasi, penggunaan aplikasi, dan kemudahan transaksi secara bersama-sama menjelaskan 75,2 persen variasi kepuasan pengguna dalam model penelitian.

Hasil tersebut memperkuat posisi kemudahan transaksi sebagai elemen penting dalam pengalaman pengguna aplikasi.

Fitur Banyak Tidak Cukup, Harus Mempermudah Pelanggan

Bagi perusahaan makanan dan minuman yang mengandalkan aplikasi digital, temuan ini memberikan pesan yang cukup jelas.

Fitur seperti pemesanan daring, informasi produk, promosi, program loyalitas, dan pembayaran digital memang dapat meningkatkan kepuasan. Namun, manfaatnya bergantung pada seberapa baik fitur tersebut membantu pengguna menyelesaikan kebutuhan mereka.

Karena itu, perusahaan tidak hanya perlu menambah fitur baru. Fitur yang sudah tersedia juga harus mudah ditemukan, mudah dipahami, dan benar-benar mengurangi waktu serta usaha pelanggan.

Dalam konteks Kopi Kenangan, peneliti merekomendasikan peningkatan kemudahan navigasi, informasi produk yang akurat, pilihan pembayaran digital, serta promosi yang lebih personal. Perusahaan juga disarankan mempertahankan proses pemesanan, pembayaran, dan pengambilan pesanan agar tetap lancar dan akurat.

Implikasi bagi Bisnis Digital

Temuan ini tidak hanya relevan bagi bisnis kopi. Prinsip yang sama dapat diterapkan pada berbagai bisnis yang menggunakan aplikasi sebagai saluran transaksi, termasuk restoran, ritel, layanan pesan-antar, dan perdagangan digital.

Pelanggan mungkin tertarik menggunakan sebuah aplikasi karena promosi atau fitur tertentu. Namun, mereka akan lebih mungkin bertahan jika aplikasi tersebut membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih sederhana.

Dalam penelitian ini, kemudahan transaksi menjadi mekanisme yang menjelaskan bagaimana fitur dan penggunaan aplikasi akhirnya berkontribusi terhadap kepuasan. Peneliti menyimpulkan bahwa peningkatan fitur dan penggunaan aktif aplikasi perlu berjalan bersama dengan pengalaman transaksi yang lancar.

Profil Penulis

Vibi Marylin Syahrani — Universitas Negeri Jakarta.
Osly Osman — Universitas Negeri Jakarta.
Munawar Asikin — Universitas Negeri Jakarta.

Sumber Penelitian

Judul: The Influence of Application Features and Application Usage on User Satisfaction: The Mediating Role of Transaction Convenience among Kopi Kenangan Mobile Application Users in South Jakarta

Penulis: Vibi Marylin Syahrani, Osly Osman, Munawar Asikin
Afiliasi: Universitas Negeri Jakarta
Jurnal: International Journal of Finance and Business Management (IJFBM)
Volume: 4, Nomor 4
Tahun: 2026
Halaman: 391–410
DOI: 10.59890/ijfbm.v4i4.13

Posting Komentar

0 Komentar