Nasabah bank konvensional di Kota Semarang beralih ke bank syariah bukan karena kecewa pada bank lama, melainkan karena tertarik pada keunggulan bank syariah serta dorongan dari lingkungan sosial
Latar Belakang: Menembus Ketimpangan Literasi dan Inklusi Perbankan
Indonesia membukukan total aset industri keuangan syariah sebesar Rp2.821 triliun hingga akhir 2024
Untuk memetakan alasan di balik perilaku perpindahan nasabah tersebut, peneliti menggunakan pendekatan Push-Pull-Mooring (PPM)
- Faktor Pendorong (Push Factors): Pengalaman negatif dari bank konvensional, seperti layanan buruk atau biaya administrasi yang mahal
. - Faktor Penarik (Pull Factors): Daya tarik dari bank syariah, termasuk kesesuaian prinsip syariah, citra halal, dan pengaruh norma sosial dari kerabat dekat
. - Faktor Penambat (Mooring Factors): Faktor pendukung atau penghambat personal, seperti tingkat literasi keuangan syariah, tingkat religiusitas, hingga biaya dan kerumitan proses administrasi saat beralih (switching cost)
.
Metodologi Penelitian Sederhana dan Terukur
Penelitian kuantitatif ini melibatkan 110 nasabah bank konvensional yang berdomisili di Kota Semarang sebagai responden
Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4
Temuan Utama Penelitian
Analisis statistik mengungkapkan hasil-hasil utama sebagai berikut:
- Faktor Penarik Berpengaruh Paling Dominan: Faktor penarik terbukti menjadi pendorong terbesar niat nasabah untuk beralih ke bank syariah ($\beta = 0,501; p = 0,000$)
. Pengaruh norma sosial (subjective norms)—seperti dorongan dari keluarga, teman, dan lingkungan sosial terdekat—menjadi indikator yang paling kuat dalam memengaruhi keputusan nasabah . - Faktor Penambat Memperkuat Keputusan: Faktor penambat berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berpindah ($\beta = 0,297; p = 0,000$)
. Indikator biaya perpindahan (switching cost) memiliki peran paling menentukan . Hal ini menunjukkan bahwa kemudahan proses administrasi serta transparansi biaya sangat krusial agar minat nasabah tidak terhambat . - Kekecewaan pada Bank Lama Tidak Mendorong Perpindahan: Faktor pendorong berupa rasa tidak puas terhadap kualitas layanan atau biaya di bank konvensional berpengaruh positif tetapi tidak signifikan secara statistik ($\beta = 0,071; p = 0,178$)
. Kekecewaan pada bank konvensional terbukti tidak cukup kuat untuk memaksa nasabah beralih ke bank syariah . - Kemampuan Prediksi Model Tinggi: Kombinasi faktor pendorong, penarik, dan penambat secara bersama-sama mampu menjelaskan 58,8 persen variasi niat berpindah nasabah ke bank syariah ($R^2 = 0,588$)
.
Implikasi Praktis dan Dampak Dunia Nyata
Temuan penelitian ini memberikan arahan nyata bagi para praktisi pemasaran bank syariah, pengambil kebijakan, dan lembaga keuangan
Strategi pemasaran perbankan syariah sebaiknya dialihkan untuk memperkuat pemasaran daya pikat (pull marketing)
Kutipan Akademis Peneliti
Mengenai implikasi praktis hasil riset ini, Kea Cantika Listyaningtyas dan Rola Nurul Fajria dari Politeknik Negeri Semarang menegaskan:
"Dalam konteks perbankan syariah, nasabah berpindah terutama karena mereka tertarik pada keunggulan bank syariah dan didukung oleh kondisi yang memudahkan perpindahan tersebut, bukan karena didorong oleh kekecewaan pada bank konvensional. Oleh karena itu, bank syariah perlu menyederhanakan prosedur transfer akun dan memanfaatkan jaringan komunitas agar pengetahuan keuangan masyarakat dapat terwujud menjadi tindakan nyata berpindah bank."
Profil Penulis Penelitian
- Kea Cantika Listyaningtyas, A.Md.Ak.
Afiliasi: Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Bidang Keahlian: Akuntansi Perbankan dan Perilaku Konsumen Keuangan
- Rola Nurul Fajria, S.E., M.Sc.
Afiliasi: Jurusan Akuntansi, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Bidang Keahlian: Keuangan Syariah, Pemasaran Perbankan Syariah, dan Psikologi Konsumen
Sumber Artikel Penelitian
- Judul Artikel: The Effect of Push, Pull, and Mooring Factors on Customers' Switching Intention From Conventional Banks to Islamic Banks in Semarang City
- Nama Jurnal: International Journal of Global Sustainable Research (IJGSR)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.59890/ijgsr.v4i8.302 - URL Resmi:
https://slamultitechpublisher.my.id/index.php/ijgsr/index
0 Komentar