Budaya kerja yang inovatif dan tingkat pendidikan terbukti memperkuat komitmen para seniman dalam komunitas kreatif, seperti yang diungkapkan dalam studi terbaru yang dilakukan oleh Safara U. A. Nugraheni, IGG Heru Marwanto, dan Yogi Yunanto dari Universitas Kadiri
Organisasi seni dan kolektif kreatif kini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan finansial, perubahan nilai kerja generasi muda, hingga tuntutan sektor kreatif yang semakin kompetitif
Untuk mengupas masalah tersebut, penelitian ini menerapkan metode survei kuantitatif dengan pendekatan kausal asosiatif
Hasil analisis statistik menunjukkan beberapa temuan penting mengenai faktor-faktor yang memengaruhi komitmen seniman:
- Budaya kerja inovatif memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen seniman, di mana kolaborasi tim yang kuat menjadi indikator paling dominan
. - Pendidikan turut memberikan pengaruh positif dan signifikan yang sangat kuat terhadap komitmen anggota, dengan profesionalisme dan kedisiplinan sebagai pendorong utamanya
. - Secara bersama-sama, budaya kerja inovatif dan pendidikan mampu menjelaskan variasi tingkat komitmen sebesar 71,7%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar cakupan penelitian
.
Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi lingkungan kerja yang terbuka terhadap eksperimen kreatif serta peningkatan kompetensi melalui pendidikan dapat memperkuat loyalitas dan partisipasi aktif para seniman
Penerapan temuan ini memberikan implikasi luas bagi dunia usaha kreatif, pengelola komunitas seni, dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi pembinaan sumber daya manusia. Dengan membangun ekosistem kerja yang kooperatif dan mendorong peningkatan wawasan, organisasi seni dapat mempertahankan eksistensinya secara berkelanjutan di tengah persaingan industri kreatif yang ketat
Profil Penulis
- Safara U. A. Nugraheni – Mahasiswa dan peneliti di Universitas Kadiri dengan minat pada manajemen organisasi dan kreativitas seni.
- IGG Heru Marwanto – Akademisi dan peneliti di Universitas Kadiri yang berfokus pada bidang manajemen sumber daya manusia dan perilaku organisasi.
- Yogi Yunanto – Peneliti dan pengajar di Universitas Kadiri yang mendalami studi manajemen strategis dan pengembangan komunitas kreatif.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel Jurnal: Impact of Innovative Work Culture and Education on Organizational Commitment: A Study of the Bethara Lendir Art Collective
- Nama Jurnal: International Journal of Management Analytics (IJMA)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.59890/ijma.v4i3.38 - URL Resmi:
https://journalijma.my.id/index.php/ijma
0 Komentar