Penelitian Ungkap Kualitas Produk Lebih Menentukan Keputusan Pembelian Dibandingkan Harga di Goela Gelato & Pizzeria

Illustration by AI

Pontianak – Kualitas produk terbukti menjadi faktor yang paling memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli makanan dan minuman di Goela Gelato & Pizzeria Pontianak. Meskipun harga juga berpengaruh terhadap keputusan pembelian, konsumen lebih mengutamakan cita rasa, kesegaran bahan, variasi menu, dan penyajian produk dibandingkan sekadar harga yang ditawarkan. Temuan tersebut diungkap oleh Selvia Apriyani dan Samsuddin dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Pontianak dalam penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2026 di International Journal of Scientific Multidisciplinary Research (IJSMR). Penelitian ini menunjukkan bahwa menjaga kualitas produk secara konsisten merupakan strategi utama untuk mempertahankan minat beli konsumen di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat.

Industri makanan dan minuman terus mengalami perkembangan yang pesat seiring meningkatnya jumlah pelaku usaha dan semakin beragamnya pilihan yang tersedia bagi konsumen. Kondisi tersebut membuat setiap restoran harus mampu menghadirkan produk yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki kualitas yang konsisten dengan harga yang dianggap sepadan oleh pelanggan. Dalam persaingan seperti ini, keputusan pembelian tidak lagi hanya dipengaruhi oleh harga, melainkan juga oleh pengalaman konsumen terhadap kualitas makanan yang disajikan.

Goela Gelato & Pizzeria merupakan salah satu restoran modern di Pontianak yang menawarkan berbagai pilihan menu, mulai dari gelato, pizza, pasta, makanan penutup, salad, hingga aneka minuman. Berdasarkan data perusahaan, laba bersih restoran terus meningkat dari tahun 2023 hingga 2025. Namun, laju pertumbuhannya mulai melambat karena semakin banyak restoran modern yang menawarkan produk serupa. Situasi tersebut mendorong peneliti untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih produk di Goela Gelato & Pizzeria.

Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian. Sebanyak 100 konsumen yang telah melakukan pembelian minimal dua kali dipilih sebagai responden menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui aplikasi SPSS. Sebelum analisis dilakukan, seluruh instrumen penelitian telah dinyatakan valid dan reliabel serta memenuhi uji asumsi klasik, meliputi normalitas, linearitas, dan multikolinearitas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai koefisien regresi sebesar 0,174 dengan nilai t hitung 3,280 dan tingkat signifikansi 0,001 menunjukkan bahwa semakin baik kualitas produk yang dirasakan konsumen, semakin besar pula kemungkinan mereka melakukan pembelian. Peneliti menjelaskan bahwa konsumen sangat memperhatikan cita rasa makanan, kualitas bahan baku, kesegaran produk, variasi menu, serta tampilan penyajian ketika memutuskan membeli produk di restoran tersebut.

Selain kualitas produk, harga juga terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil analisis menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,123, dengan t hitung 2,201 dan nilai signifikansi 0,030. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumen tetap mempertimbangkan kesesuaian antara harga dengan manfaat yang diterima. Harga yang dianggap sepadan dengan kualitas produk mampu meningkatkan keyakinan konsumen untuk melakukan pembelian.

Ketika kedua variabel dianalisis secara bersamaan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Uji statistik menghasilkan nilai F hitung sebesar 10,240 dengan tingkat signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa kedua faktor tersebut secara bersama-sama memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk Goela Gelato & Pizzeria.

Meskipun demikian, kemampuan kedua variabel tersebut dalam menjelaskan keputusan pembelian masih relatif terbatas. Nilai R Square sebesar 0,174 menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga hanya mampu menjelaskan 17,4% variasi keputusan pembelian. Sisanya, yaitu 82,6%, dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti kualitas pelayanan, suasana restoran, strategi promosi, lokasi usaha, citra merek, pengalaman pelanggan, maupun faktor psikologis konsumen.

Peneliti juga menemukan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan harga. Hal tersebut terlihat dari nilai koefisien beta kualitas produk sebesar 0,312, lebih tinggi dibandingkan beta harga yang hanya 0,210. Artinya, meskipun konsumen tetap mempertimbangkan harga, mereka lebih mengutamakan kualitas makanan dan minuman yang diterima. Cita rasa yang konsisten, bahan yang segar, penyajian yang menarik, serta keberagaman menu menjadi alasan utama konsumen memilih restoran tersebut.

Menurut Selvia Apriyani dan Samsuddin, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing di tengah semakin ketatnya industri kuliner. Selain menjaga rasa dan kualitas bahan baku, perusahaan juga perlu memastikan tampilan produk tetap menarik serta menetapkan harga yang sesuai dengan nilai yang dirasakan pelanggan. Dengan demikian, konsumen akan memperoleh pengalaman yang memuaskan dan memiliki kecenderungan lebih besar untuk melakukan pembelian kembali.

Peneliti juga merekomendasikan agar perusahaan tidak hanya berfokus pada kualitas produk dan harga, tetapi mulai memperhatikan faktor-faktor lain yang turut memengaruhi keputusan pembelian, seperti kualitas pelayanan, suasana restoran, strategi pemasaran, lokasi, citra merek, kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan, hingga ulasan pelanggan di media digital. Pengembangan aspek-aspek tersebut dinilai mampu meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus memperkuat keputusan pembelian konsumen pada masa mendatang.

Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa dalam industri kuliner modern, kualitas produk masih menjadi faktor utama yang menentukan keputusan pembelian konsumen. Harga memang tetap penting, tetapi pelanggan lebih menghargai produk yang lezat, segar, berkualitas, dan memberikan pengalaman makan yang memuaskan. Oleh karena itu, menjaga kualitas produk secara konsisten menjadi strategi yang sangat penting bagi keberhasilan bisnis restoran di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Profil Penulis

Selvia Apriyani – Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Pontianak, Indonesia.

Samsuddin – Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Pontianak, Indonesia.

Sumber Penelitian

Judul: The Effect of Product Quality and Price on Consumer Purchase Decisions at Goela Gelato & Pizzeria in Pontianak.

Jurnal: International Journal of Scientific Multidisciplinary Research (IJSMR), Vol. 4 No. 7, 2026.

DOI: https://doi.org/10.55927/ijsmr.v4i7.95

Jurnal: https://journalijsmr.my.id/index.php/ijsmr

Posting Komentar

0 Komentar