Persaingan bisnis UMKM di Indonesia semakin ketat, terutama pada sektor perdagangan kebutuhan pokok. Banyak pelaku usaha menawarkan produk yang serupa sehingga keunggulan tidak lagi hanya ditentukan oleh harga maupun kualitas produk. Kondisi tersebut mendorong pelaku usaha untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan agar mampu mempertahankan pembeli lama sekaligus memperoleh rekomendasi dari pelanggan yang puas.
Dalam konteks tersebut, tim peneliti menyoroti UD Sumber Agung yang bergerak di bidang distribusi bawang merah di Kabupaten Nganjuk. Berdasarkan observasi awal, perusahaan masih mengelola hubungan pelanggan secara konvensional. Data pelanggan belum terdokumentasi secara sistematis, program loyalitas belum berjalan secara terstruktur, dan komunikasi pemasaran personal masih terbatas. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengurangi loyalitas pelanggan di tengah persaingan usaha yang semakin tinggi.
Beberapa temuan utama penelitian meliputi:
- Strategi pemasaran berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan koefisien 0,324.
- Customer Relationship Management memiliki pengaruh yang lebih kuat dengan koefisien 0,456.
- Kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan.
- Model penelitian menghasilkan persamaan Y = 4,678 + 0,324X₁ + 0,456X₂, yang menunjukkan bahwa peningkatan strategi pemasaran dan CRM akan meningkatkan loyalitas pelanggan secara bersamaan.
Menurut para peneliti, hasil tersebut menunjukkan bahwa hubungan personal dengan pelanggan memiliki peran yang lebih besar dibandingkan aktivitas promosi semata. Dalam bisnis komoditas seperti bawang merah, di mana produk relatif homogen, pelanggan lebih menghargai pelayanan yang cepat, komunikasi yang baik, penanganan keluhan yang responsif, serta perhatian yang diberikan oleh penjual dibandingkan sekadar promosi harga.
Penelitian juga menjelaskan bahwa strategi pemasaran tetap memiliki peranan penting dalam menarik konsumen baru melalui segmentasi pasar, penentuan harga, promosi, dan distribusi yang tepat. Akan tetapi, pelanggan baru akan berubah menjadi pelanggan setia apabila perusahaan mampu membangun hubungan yang berkelanjutan melalui CRM. Dengan kata lain, strategi pemasaran berfungsi menarik pelanggan, sedangkan CRM mempertahankan mereka dalam jangka panjang.
Temuan tersebut juga memberikan masukan bagi pemerintah daerah maupun lembaga pendamping UMKM. Program peningkatan kapasitas UMKM tidak hanya perlu berfokus pada pemasaran digital, tetapi juga pada penguatan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola hubungan pelanggan. Dengan demikian, UMKM dapat mempertahankan pelanggan lama sekaligus meningkatkan keberlanjutan usahanya.
Profil Penulis
Nur Arfiah Salis merupakan peneliti dari Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr. Soetomo Surabaya.
Fedianty Augustinah merupakan dosen Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr. Soetomo Surabaya dengan bidang keahlian administrasi bisnis, strategi pemasaran, Customer Relationship Management (CRM), dan pengembangan UMKM. Beliau bertindak sebagai corresponding author dalam penelitian ini.
Sarwani merupakan akademisi pada Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr. Soetomo Surabaya yang memiliki fokus penelitian pada bidang administrasi bisnis dan manajemen pemasaran.
Sumber Penelitian
Judul: Marketing Strategy Based on Customer Relationship Management to Increase Customer Loyalty at UD Sumber Agung Store, Nganjuk Regency
Jurnal: Formosa Journal of Science and Technology (FJST), Volume 5, Nomor 7, Tahun 2026.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjst.v5i7.122
URL : https://journalfjst.my.id/index.php/fjst
Penerbit: Formosa Journal of Science and Technology.
0 Komentar