Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Surakarta - Optimasi Keseimbangan Lini Produksi Berhasil Tingkatkan Efisiensi Cetak Banner hingga 9 Persen. Penelitian yang dilakukan oleh Tatang Andi Nugroho, Indah Wahyu Utami, dan Ringgo Ismoyo Buwono dari Universitas Duta Bangsa Surakarta dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) edisi Vol. 5 No. 7 Tahun 2026 menyoroti bahwa efisiensi manufaktur skala menengah dapat ditingkatkan secara signifikan tanpa memerlukan investasi kapital besar untuk mesin baru .
Latar Belakang dan Konteks Industri
Industri periklanan terus mengalami pertumbuhan pesat seiring dengan tingginya kebutuhan media promosi dari berbagai sektor, mulai dari perusahaan swasta, instansi pemerintah, hingga organisasi kemasyarakatan . Spanduk sponsor menjadi salah satu pilihan utama karena biayanya yang terjangkau dan memiliki jangkauan audiens yang luas . Kondisi ini menuntut penyedia jasa cetak untuk bekerja dengan produktivitas tinggi dan waktu penyelesaian yang cepat . PT. Krismasindo Printing yang berlokasi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menerapkan sistem produksi berdasarkan pesanan (make-to-order) . Berdasarkan data produksi periode Januari hingga Mei 2026, perusahaan mencatat kekurangan hasil cetak hampir setiap bulan . Angka kekurangan terbesar terjadi pada bulan Januari sebesar 3.020 unit dan bulan April sebesar 2.476 unit . Masalah utama terletak pada penumpukan beban kerja dan tingginya waktu menganggur (idle time) akibat ketidakseimbangan alokasi tugas antar stasiun kerja .
Metodologi Penelitian
Para peneliti mengevaluasi alur produksi spanduk sponsor manual yang mencakup 12 elemen kerja utama, mulai dari penerimaan pesanan, persiapan bahan, pencampuran tinta, pemuatan afdruk/screen, proses sablon, pengeringan, hingga pengemasan . Penyelesaian masalah dilakukan melalui dua tahapan utama:
Pengukuran waktu standar mengidentifikasi bahwa proses cetak saring (sablon) membutuhkan waktu terlama, yaitu 1.793,8 detik, yang menjadi titik sumbatan (bottleneck) utama di lini produksi . Hasil utama penerapan metode RPW meliputi:
Studi ini memberikan kontribusi praktis bagi pelaku industri manufaktur skala kecil dan menengah (UKM), khususnya usaha percetakan . Pengaturan ulang alokasi tugas menggunakan pendekatan heuristik RPW terbukti mampu mengoptimalkan kapasitas produksi tanpa menambah biaya operasional atau modal investasi alat . Manjemen perusahaan dapat memanfaatkan metode ini untuk memenuhi pesanan pelanggan secara tepat waktu dan meningkatkan daya saing pasar .
Profil Penulis
Tatang Andi Nugroho, S.T.: Penulis utama dan peneliti bidang Teknik Industri dari Universitas Duta Bangsa Surakarta, berfokus pada optimasi sistem produksi dan analisis pengukuran waktu kerja .
Indah Wahyu Utami, M.T.: Penulis pendamping dan dosen pengajar di Universitas Duta Bangsa Surakarta, mendalami keahlian rekayasa manufaktur dan manajemen lini produksi .
Ringgo Ismoyo Buwono, M.T.: Penulis pendamping dan akademisi dari Universitas Duta Bangsa Surakarta dengan spesialisasi riset di bidang pemodelan heuristik dan efisiensi industri .
Sumber Penelitian
Tatang Andi Nugroho, Indah Wahyu Utami, Ringgo Ismoyo Buwono. Measurement of Line Balance at PT. Krismasindo Printing Using the RPW Method to Improve Work Efficiency. Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR). Vol. 5, No. 7, hlm. 481-488
DOI :https://doi.org/10.55927/fjsr.v5i7.49
URL: https://journalfjsr.my.id/index.php/fjsr
Industri periklanan terus mengalami pertumbuhan pesat seiring dengan tingginya kebutuhan media promosi dari berbagai sektor, mulai dari perusahaan swasta, instansi pemerintah, hingga organisasi kemasyarakatan
Metodologi Penelitian
Para peneliti mengevaluasi alur produksi spanduk sponsor manual yang mencakup 12 elemen kerja utama, mulai dari penerimaan pesanan, persiapan bahan, pencampuran tinta, pemuatan afdruk/screen, proses sablon, pengeringan, hingga pengemasan
- Studi Waktu Kerja (Stopwatch Time Study): Pengukuran waktu dilakukan langsung pada 12 elemen kerja dengan 10 kali pengamatan untuk setiap proses
. Data yang terkumpul diuji kecukupan dan keseragamannya untuk menghitung waktu standar produksi . - Metode Ranked Positional Weight (RPW): Berdasarkan waktu standar dan keterkaitan urutan kerja (precedence diagram), peneliti mengalkulasi bobot posisi tiap elemen kerja
. Tugas-tugas tersebut kemudian dikelompokkan kembali ke dalam stasiun kerja baru dengan mempertimbangkan batas waktu siklus .
Pengukuran waktu standar mengidentifikasi bahwa proses cetak saring (sablon) membutuhkan waktu terlama, yaitu 1.793,8 detik, yang menjadi titik sumbatan (bottleneck) utama di lini produksi
- Penggabungan elemen kerja berhasil mengurangi kebutuhan fisik stasiun kerja dari delapan menjadi tujuh stasiun
. - Efisiensi lintasan produksi naik sebesar 9,00 persen, dari 63,03% menjadi 72,03%
. - Balance delay berkurang sebesar 9,00 persen, dari 36,97% menjadi 27,97%, yang berarti waktu pemborosan tenaga kerja dapat ditekan
. - Nilai smoothness index mengalami penurunan signifikan dari 2.955,70 menjadi 1.853,60, mengindikasikan bahwa distribusi beban kerja antar operator kini jauh lebih merata
.
Studi ini memberikan kontribusi praktis bagi pelaku industri manufaktur skala kecil dan menengah (UKM), khususnya usaha percetakan
Profil Penulis
Tatang Andi Nugroho, S.T.: Penulis utama dan peneliti bidang Teknik Industri dari Universitas Duta Bangsa Surakarta, berfokus pada optimasi sistem produksi dan analisis pengukuran waktu kerja
Indah Wahyu Utami, M.T.: Penulis pendamping dan dosen pengajar di Universitas Duta Bangsa Surakarta, mendalami keahlian rekayasa manufaktur dan manajemen lini produksi
Ringgo Ismoyo Buwono, M.T.: Penulis pendamping dan akademisi dari Universitas Duta Bangsa Surakarta dengan spesialisasi riset di bidang pemodelan heuristik dan efisiensi industri
Sumber Penelitian
Tatang Andi Nugroho, Indah Wahyu Utami, Ringgo Ismoyo Buwono. Measurement of Line Balance at PT. Krismasindo Printing Using the RPW Method to Improve Work Efficiency. Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR). Vol. 5, No. 7, hlm. 481-488
DOI :
URL: https://journalfjsr.my.id/index.php/fjsr

0 Komentar