Kuliah Bahasa Indonesia Berbasis Kampus Berdampak Tingkatkan Kesantunan Berbahasa Mahasiswa UNITRI Malang

Ilustrasi by AI

Tim peneliti yang terdiri dari Muhammad Yusi Kamhar dari Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang dan Erma Lestari dari Universitas Merdeka Malang mengkaji peningkatan kesantunan berbahasa Indonesia pada mahasiswa lintas budaya melalui pendekatan Program Kampus Berdampak. Riset yang dipublikasikan pada tahun 2026 ini meneliti bagaimana instruksi terstruktur dalam mata kuliah Bahasa Indonesia mampu merubah etika komunikasi verbal dan digital mahasiswa. Temuan ini dinilai sangat penting karena lingkungan perguruan tinggi multikultural kerap menghadapi tantangan miskomunikasi akibat perbedaan norma bahasa daerah dengan standar kesantunan akademik formal.

Di kampus multikultural seperti UNITRI Malang, mahasiswa berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jawa, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Papua, Kalimantan, hingga Sulawesi. Kebiasaan komunikasi dari daerah asal sering kali tidak sejalan dengan standar formal yang diharapkan dalam dunia kampus, khususnya dalam interaksi antara mahasiswa dan dosen. Situasi tersebut mendorong perlunya transformasi pembelajaran bahasa Indonesia agar tidak sekadar berfokus pada teori tata bahasa, melainkan juga membangun kesadaran etika sosial dan kesantunan komunikasi yang nyata dalam kehidupan kampus.

Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 40 mahasiswa lintas budaya dari empat program studi di UNITRI Malang. Selama delapan pertemuan perkuliahan, peneliti mengamati pola komunikasi di dalam kelas, mewawancarai 12 mahasiswa dan tiga dosen, serta menganalisis dokumentasi pesan digital seperti WhatsApp dan tugas surat resmi mahasiswa. Analisis difokuskan pada tiga ranah interaksi utama, yaitu komunikasi mahasiswa dengan dosen, interaksi antarteman sebaya, dan etika bertukar pesan digital.

Hasil penelitian menunjukkan kemajuan yang signifikan setelah pembelajaran strategi kesantunan diterapkan secara terstruktur:

  • Kondisi Awal yang Beragam: Sebelum pembekalan, mahasiswa asal Indonesia Timur cenderung menyampaikan permintaan kepada dosen secara langsung tanpa kata sapaan penghormatan (Pak/Bu) serta mengabaikan salam pembuka di pesan digital. Sementara itu, mahasiswa asal Jawa kerap terbawa kosakata daerah ke dalam konteks akademik formal yang seharusnya menggunakan bahasa baku.
  • Peningkatan Strategi Kesantunan: Setelah empat pertemuan perkuliahan, seluruh kelompok mahasiswa konsisten menggunakan kata sapaan hormat dan salam pembuka yang tepat. Pada pertemuan kedelapan, kualitas komunikasi tertulis pada tugas surat resmi juga meningkat drastis dengan bahasa yang lebih santun dan penulisan penutup yang sesuai.
  • Inisiatif Mandiri di Luar Kelas: Pendekatan Program Kampus Berdampak memicu mahasiswa untuk menerapkan kesantunan di luar ruang kuliah. Para mahasiswa berinisiatif membentuk grup WhatsApp khusus untuk berbagi dan mengevaluasi contoh komunikasi yang santun maupun tidak santun di lingkungan kampus sebagai bahan refleksi bersama.

Temuan ini membuktikan bahwa integrasi Program Kampus Berdampak dalam perkuliahan mampu menciptakan transformasi budaya di tingkat komunitas kampus, bukan hanya sebatas peningkatan keterampilan bahasa individu. Muhammad Yusi Kamhar dan Erma Lestari menegaskan bahwa mata kuliah Bahasa Indonesia, apabila diorientasikan pada dampak sosial yang nyata, sangat efektif menjadi sarana membangun budaya komunikasi santun di perguruan tinggi multikultural tanpa menghilangkan identitas kedaerahan mahasiswa. Model pembelajaran ini memberikan acuan berharga bagi perancang kurikulum pendidikan tinggi dan pengambil kebijakan untuk memasukkan kompetensi pragmatik serta strategi kesantunan sebagai luaran utama perkuliahan di seluruh Indonesia.

Profil Penulis

  • Muhammad Yusi Kamhar adalah akademisi dan dosen di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang dengan keahlian di bidang pedagogi bahasa, sosiolinguistik, dan pembelajaran pragmatik.
  • Erma Lestari adalah akademisi di Universitas Merdeka Malang yang berfokus pada kajian ilmu bahasa terapan dan pengembangan pendidikan bahasa.

Sumber Penelitian:

  • Judul Artikel: Enhancing Indonesian Language Politeness at UNITRI Through Indonesian Language Courses: A Campus Impact Program Approach
  • Penulis: Muhammad Yusi Kamhar, Erma Lestari
  • Jurnal: Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS)
  • Tahun Publikasi: 2026
  • DOI/URL: https://doi.org/10.55927/cjas.v4i6.173

Posting Komentar

0 Komentar