MINAHASA
– Investasi pendidikan terbukti menjadi salah satu faktor strategis yang
mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Minahasa. Temuan ini
dilaporkan oleh Rini Cristie Lumantouw bersama Sjeddie R. Watung, Robert
Winerungan, Jerry R.H. Wuisang, dan Listriyanti Palangda dari Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Universitas Negeri Manado (UNIMA). Penelitian yang dipublikasikan
pada Mei 2026 dalam Journal of Educational Analytics (JEDA) menunjukkan
bahwa peningkatan investasi pendidikan berkorelasi positif dengan produktivitas
tenaga kerja, penurunan tingkat kemiskinan, dan penguatan pembangunan daerah.
Temuan
tersebut menjadi penting karena selama beberapa tahun terakhir alokasi anggaran
pendidikan di Minahasa relatif tinggi dan bahkan memenuhi amanat konstitusi
sebesar 20 persen dari anggaran daerah. Namun, peningkatan anggaran tersebut
belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun
penyerapan tenaga kerja yang optimal. Kondisi ini memunculkan pertanyaan
mengenai efektivitas investasi pendidikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi
daerah.
Penelitian
dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode studi kasus. Tim
peneliti memanfaatkan data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik
(BPS), laporan pemerintah daerah, serta berbagai dokumen dari instansi terkait
untuk menganalisis hubungan antara investasi pendidikan dan perkembangan
ekonomi di Kabupaten Minahasa.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa investasi pendidikan memberikan dampak nyata
terhadap pembangunan ekonomi daerah. Pendidikan tidak hanya meningkatkan
kualitas sumber daya manusia, tetapi juga menciptakan efek ekonomi yang lebih
luas melalui inovasi, peningkatan produktivitas, dan pengembangan institusi
pendidikan.
Beberapa
temuan utama penelitian meliputi:
- Investasi pendidikan memiliki korelasi positif dengan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa.
- Peningkatan investasi pendidikan berkontribusi terhadap kenaikan produktivitas tenaga kerja.
- Investasi pendidikan membantu menurunkan tingkat kemiskinan.
- Pengembangan lembaga pendidikan menciptakan dampak ekonomi lanjutan melalui inovasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
- Kesenjangan antara kualitas lulusan dan kebutuhan pasar kerja masih menjadi tantangan utama.
- Pemerataan akses pendidikan dan kualitas tenaga pendidik masih perlu diperkuat.
Penelitian
juga menemukan bahwa keberadaan Universitas Negeri Manado memberikan kontribusi
ekonomi yang lebih luas bagi daerah. Selain menghasilkan lulusan dan
meningkatkan kualitas sumber daya manusia, aktivitas kampus turut mendorong
pertumbuhan sektor jasa, akomodasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),
serta mendukung transformasi sosial ekonomi masyarakat di Minahasa.
Menurut
Rini Cristie Lumantouw dan tim peneliti dari Universitas Negeri Manado,
investasi pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam
pembangunan modal manusia. Pendidikan tidak hanya menghasilkan tenaga kerja
yang lebih produktif, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat untuk
beradaptasi dengan perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi.
Meski
demikian, penelitian ini menyoroti sejumlah tantangan yang masih perlu diatasi.
Distribusi tenaga pendidik berkualitas belum merata, infrastruktur pendidikan
di beberapa wilayah masih memerlukan peningkatan, dan relevansi kompetensi
lulusan terhadap kebutuhan dunia kerja lokal masih perlu diperkuat. Tantangan
tersebut berpotensi mengurangi dampak maksimal investasi pendidikan terhadap
pertumbuhan ekonomi dan pengurangan pengangguran.
Tim
peneliti merekomendasikan penguatan kemitraan antara dunia pendidikan dan
industri untuk menciptakan kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar
kerja. Pemerintah daerah juga didorong memperluas akses pendidikan berkualitas,
memperkuat infrastruktur digital sekolah, menyediakan program beasiswa
berkelanjutan, serta mengoptimalkan peran perguruan tinggi sebagai pusat
inovasi dan pengembangan ekonomi daerah.
Temuan
ini memiliki implikasi penting bagi perencanaan pembangunan daerah. Investasi
pendidikan yang dikelola secara efektif dapat menjadi instrumen utama untuk
meningkatkan daya saing daerah, memperkuat kualitas sumber daya manusia, dan
menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Bagi
pembuat kebijakan, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan
ekonomi tidak hanya ditentukan oleh investasi fisik, tetapi juga oleh investasi
pada manusia melalui pendidikan yang berkualitas.
Profil Penulis
- Rini
Cristie Lumantouw - Universitas
Negeri Manado
- Sjeddie R. Watung - Universitas
Negeri Manado
- Robert Winerungan - Universitas
Negeri Manado
- Jerry
R.H. Wuisang - Universitas
Negeri Manado
- Listriyanti Palangda - Universitas
Negeri Manado
Sumber Penelitian
Lumantouw,
R.C., Watung, S.R., Winerungan, R., Wuisang, J.R.H., & Palangda, L. (2026).
Analysis of Education Investment in Economic Growth in Minahasa Regency.
Journal of Educational Analytics (JEDA), Vol. 5 No. 2, Mei 2026, hlm.
311–318.
DOI: https://doi.org/10.55927/jeda.v5i2.18

0 Komentar