Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Manado - Mengevaluasi penerapan Sistem Pengendalian Manajemen (SPM) pada PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) Wilayah Sulawesi Utara, Maluku, dan Maluku Utara (Sumalut). Penelitian yang dilakukan oleh Ribka Aurelia Andreuni Rumenser, Victorina Tirayoh, dan Diana Lintong, dari Universitas Sam Ratulangi dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) edisi Vol. 5 No. 6 Tahun 2026 menyoroti bahwa sistem kendali yang diimplementasikan perusahaan telekomunikasi tersebut secara umum telah berjalan dengan baik, meskipun masih memerlukan beberapa optimalisasi di sektor akuntabilitas keuangan lokal .
Kompleksitas Operasional di Lapangan
PT Telkom Infrastruktur Indonesia Sumalut memegang tanggung jawab besar dalam membangun, memelihara, dan mengelola infrastruktur jaringan vital seperti fiber optik dan kabel . Unit kerja di dalamnya, seperti Unit Pembangunan & Maintenance serta Teknis Service, setiap hari berhadapan langsung dengan dinamika lapangan, mulai dari penggantian kabel, perbaikan titik pemeliharaan, hingga perambasan kabel mengganggu . Masalah-masalah teknis tersebut berdampak langsung pada efisiensi operasional dan kualitas layanan konsumen . Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan sistem kontrol yang tidak sekadar kuat di atas kertas atau bersifat administratif saja, tetapi juga adaptif terhadap kondisi riil di lapangan .
Metodologi Penelitian Sederhana
Tim peneliti Universitas Sam Ratulangi menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memotret kondisi riil perusahaan . Pengumpulan data dilakukan sepanjang bulan Juni hingga Desember 2025 melalui tiga teknik utama:
Berdasarkan analisis data, para peneliti menemukan bahwa sistem pengendalian manajemen di TIF Sumalut telah terintegrasi dengan baik ke dalam sistem induk PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk . Terdapat beberapa poin penting yang berhasil diidentifikasi:
Struktur Organisasi yang Jelas: Pembagian tugas dan wewenang berjenjang dari direksi nasional hingga staf lapangan telah dirumuskan dengan baik, sehingga meminimalkan tumpang tindih fungsi kerja .
. Karena perusahaan masih berada dalam masa transisi, anggaran belanja modal (Capital Expenditure/CAPEX) sepenuhnya masih dikendalikan oleh Telkom pusat . Sementara itu, pengelolaan anggaran operasional (Operational Expenditure/OPEX) di tingkat distrik masih dibatasi oleh plafon anggaran ketat, sehingga pembagian unit pusat biaya atau laba yang spesifik di tingkat daerah belum terbentuk secara formal .
Implikasi bagi Dunia Usaha dan Kebijakan Manajemen
Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi tata kelola perusahaan di bawah naungan BUMN, khususnya yang sedang bertransisi . Efektivitas kontrol real-time terbukti mampu menjaga efisiensi program lapangan seperti perbaikan kabel . Namun, ketergantungan anggaran pada kantor pusat berisiko mengurangi fleksibilitas dan otonomi operasional di tingkat daerah . Bagi dunia usaha, model pengawasan digital tiga kali sehari yang diterapkan TIF Sumalut dapat menjadi acuan untuk mempertahankan produktivitas kerja . Di sisi lain, pembentukan pusat pertanggungjawaban keuangan yang mandiri di tingkat cabang sangat disarankan untuk menekan potensi pemborosan anggaran lokal .
Profil Peneliti
Ribka Aurelia Andreuni Rumenser, S.Ak. – Peneliti utama dari Jurusan Akuntansi, Universitas Sam Ratulangi. Fokus keahlian pada Sistem Pengendalian Manajemen dan Akuntansi Manajemen .
Analis Pendamping: Dr. Victorina Tirayoh, S.E., M.Si., Ak. dan Diana Lintong, S.E., M.Si. – Dosen sekaligus staf pengajar senior di Universitas Sam Ratulangi yang aktif melakukan riset di bidang akuntansi sektor komersial dan tata kelola organisasi .
Sumber Penelitian
Ribka Aurelia Andreuni Rumenser, Victorina Tirayoh, dan Diana Lintong. Analysis of the Implementation of the Management Control System at PT. Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) Sumalut. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS). Vol. 5, No. 6 2026. Hal. 1385-1404
DOI:https://doi.org/10.55927/fjas.v5i6.67
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas
Kompleksitas Operasional di Lapangan
PT Telkom Infrastruktur Indonesia Sumalut memegang tanggung jawab besar dalam membangun, memelihara, dan mengelola infrastruktur jaringan vital seperti fiber optik dan kabel
Metodologi Penelitian Sederhana
Tim peneliti Universitas Sam Ratulangi menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memotret kondisi riil perusahaan
- Wawancara mendalam langsung dengan pemangku kebijakan, termasuk Kepala District TIF Sumalut, Bapak Lonel Baringin, serta perwakilan Unit Pembangunan & Maintenance, Bapak Fazri
. - Observasi lapangan untuk mengamati aktivitas operasional, manajemen internal, dan interaksi nyata antara karyawan dan manajer
. - Dokumentasi berupa pengumpulan arsip, laporan internal, dan data perusahaan yang relevan
.
Berdasarkan analisis data, para peneliti menemukan bahwa sistem pengendalian manajemen di TIF Sumalut telah terintegrasi dengan baik ke dalam sistem induk PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Struktur Organisasi yang Jelas: Pembagian tugas dan wewenang berjenjang dari direksi nasional hingga staf lapangan telah dirumuskan dengan baik, sehingga meminimalkan tumpang tindih fungsi kerja
- Pendelegasian Wewenang Berbasis Target: Target strategis diturunkan secara sistematis menggunakan indikator kinerja utama atau Key Performance Indicator (KPI) kuartalan dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)
. - Sistem Monitoring Real-Time: Pengawasan operasional harian berjalan sangat ketat menggunakan sistem digital yang dipantau sebanyak tiga kali sehari
. - Evaluasi Berjenjang (Cascading): Penilaian pencapaian target menggunakan sistem persetujuan bertahap dari level staf hingga direktur eksekutif untuk menjaga transparansi.
Implikasi bagi Dunia Usaha dan Kebijakan Manajemen
Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi tata kelola perusahaan di bawah naungan BUMN, khususnya yang sedang bertransisi
Profil Peneliti
Ribka Aurelia Andreuni Rumenser, S.Ak. – Peneliti utama dari Jurusan Akuntansi, Universitas Sam Ratulangi. Fokus keahlian pada Sistem Pengendalian Manajemen dan Akuntansi Manajemen
Analis Pendamping: Dr. Victorina Tirayoh, S.E., M.Si., Ak. dan Diana Lintong, S.E., M.Si. – Dosen sekaligus staf pengajar senior di Universitas Sam Ratulangi yang aktif melakukan riset di bidang akuntansi sektor komersial dan tata kelola organisasi
Sumber Penelitian
Ribka Aurelia Andreuni Rumenser, Victorina Tirayoh, dan Diana Lintong. Analysis of the Implementation of the Management Control System at PT. Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) Sumalut. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS). Vol. 5, No. 6 2026. Hal. 1385-1404
DOI:
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas

0 Komentar