PONTIANAK
– Dukungan organisasi yang dirasakan karyawan dan komitmen terhadap organisasi
terbukti mendorong munculnya perilaku kerja sukarela yang memberikan manfaat
bagi perusahaan. Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Pontianak menemukan bahwa persepsi
dukungan organisasi dan komitmen organisasi berpengaruh positif serta
signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada
karyawan Divisi Pelayanan Pelanggan Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa
Wilayah Barat Kota Pontianak. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam International
Journal of Business and Applied Economics (IJBAE) Volume 5 Nomor 3 Tahun
2026.
Temuan
ini menjadi penting karena perusahaan layanan publik sangat bergantung pada
kualitas sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain menjalankan tugas utama, organisasi membutuhkan karyawan yang bersedia
membantu rekan kerja, menjaga lingkungan kerja yang positif, dan memberikan
kontribusi lebih dari yang diwajibkan dalam deskripsi pekerjaan formal.
Penelitian
dilakukan pada karyawan Divisi Pelayanan Pelanggan Perumda Air Minum Tirta
Khatulistiwa Wilayah Barat Kota Pontianak. Peneliti menggunakan pendekatan
kuantitatif untuk mengukur hubungan antara persepsi dukungan organisasi,
komitmen organisasi, dan perilaku kewargaan organisasi atau Organizational
Citizenship Behavior (OCB). OCB merupakan perilaku sukarela yang dilakukan
karyawan untuk membantu organisasi tanpa mengharapkan imbalan langsung.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ketika karyawan merasa dihargai, diperhatikan, dan
didukung oleh organisasi, mereka cenderung memiliki komitmen yang lebih tinggi
terhadap perusahaan. Kondisi tersebut kemudian mendorong munculnya perilaku
positif seperti membantu rekan kerja, menjaga hubungan kerja yang harmonis,
serta berkontribusi lebih besar bagi keberhasilan organisasi.
Temuan Utama Penelitian
- Persepsi dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB).
- Komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB.
- Karyawan yang merasa mendapat perhatian dan penghargaan dari organisasi menunjukkan tingkat OCB yang lebih tinggi.
- Komitmen organisasi memperkuat kesediaan karyawan untuk memberikan kontribusi di luar tugas formal mereka.
- Dukungan organisasi dan komitmen organisasi menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan kolaboratif.
Penelitian
menjelaskan bahwa persepsi dukungan organisasi muncul ketika karyawan merasa
perusahaan peduli terhadap kesejahteraan mereka, menghargai kontribusi yang
diberikan, dan memberikan dukungan yang memadai dalam menjalankan pekerjaan.
Perasaan tersebut membangun hubungan timbal balik yang positif antara karyawan
dan organisasi. Ketika dukungan meningkat, karyawan terdorong untuk memberikan
kontribusi yang lebih besar kepada perusahaan.
Komitmen
organisasi juga terbukti berperan penting dalam membentuk perilaku kerja
positif. Karyawan yang memiliki rasa memiliki terhadap organisasi cenderung
menunjukkan loyalitas yang lebih tinggi, mempertahankan hubungan kerja yang
baik, serta bersedia membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan yang mendukung
tujuan organisasi. Perilaku tersebut menjadi salah satu indikator penting dari
OCB.
Menurut
peneliti, organisasi yang ingin meningkatkan kualitas pelayanan perlu
memperhatikan kesejahteraan dan kebutuhan karyawannya. Dukungan yang konsisten
dari perusahaan tidak hanya meningkatkan kepuasan kerja, tetapi juga membangun
komitmen dan mendorong perilaku sukarela yang bermanfaat bagi organisasi secara
keseluruhan.
Bagi
Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa dan organisasi layanan publik lainnya,
hasil penelitian ini menunjukkan bahwa investasi pada pengelolaan sumber daya
manusia dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan. Lingkungan
kerja yang mendukung dan hubungan yang baik antara organisasi dan karyawan berpotensi
meningkatkan efektivitas kerja serta kepuasan pelanggan.
Peneliti
juga menyarankan agar penelitian selanjutnya mempertimbangkan faktor lain yang
dapat memengaruhi OCB, seperti kepuasan kerja, motivasi kerja, budaya
organisasi, lingkungan kerja, dan gaya kepemimpinan, sehingga pemahaman
mengenai perilaku karyawan dapat menjadi lebih komprehensif.
Profil Penulis
- Melisa Andasari - Universitas
Muhammadiyah Pontianak
- Irfan Mahdi - Universitas Muhammadiyah Pontianak
Sumber Penelitian
Pengaruh
Persepsi Dukungan Organisasi dan Komitmen Organisasi terhadap Organizational
Citizenship Behavior (OCB) pada Karyawan Divisi Pelayanan Pelanggan Perumda Air
Minum Tirta Khatulistiwa Wilayah Barat Kota Pontianak. International Journal of
Business and Applied Economics (IJBAE), Vol. 5 No. 3, 2026, hlm. 991–1004.
DOI:
Tercantum pada publikasi resmi jurnal.
0 Komentar