Sistem CCTV Tenaga Surya Dikembangkan untuk Pengawasan di Daerah Minim Listrik

Ilustrasi by AI

Sistem CCTV berbasis tenaga surya yang dapat dikendalikan jarak jauh melalui teknologi komunikasi digital berhasil dikembangkan oleh tim peneliti dari Politeknik Negeri Bali dan UHN IGB Sugriwa Denpasar. Penelitian tersebut dilakukan oleh I Made Sajayasa, I Gede Suputra Widharma, I Gde Nyoman Sangka, I Nengah Sunaya, I Ketut Sumadi, dan I Made Sukma Manggala. Hasil studi dipublikasikan dalam Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS) edisi April 2026.

Penelitian ini mengembangkan sistem CCTV yang memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi utama dan teknologi komunikasi berbasis web untuk mengontrol serta memantau kamera secara real-time dari jarak jauh. Sistem dirancang untuk tetap beroperasi di daerah terpencil atau wilayah dengan keterbatasan pasokan listrik.

Peneliti menjelaskan bahwa kebutuhan energi listrik terus meningkat, sementara akses terhadap sumber energi ramah lingkungan masih menjadi tantangan di banyak daerah. Indonesia yang berada di wilayah khatulistiwa memiliki potensi energi surya yang besar karena menerima intensitas radiasi matahari yang tinggi sepanjang tahun.

Dalam konteks keamanan, CCTV menjadi perangkat penting untuk memantau aktivitas dan mencegah tindak kriminal di berbagai lokasi strategis. Namun, sebagian besar sistem CCTV masih bergantung pada listrik dari jaringan PLN yang rentan mengalami pemadaman. Kondisi tersebut dapat menyebabkan sistem pengawasan berhenti beroperasi saat terjadi gangguan listrik.

Melalui penelitian ini, tim peneliti mencoba menghadirkan solusi pengawasan mandiri berbasis energi terbarukan. Sistem yang dikembangkan terdiri dari panel surya, baterai penyimpanan energi, solar charge controller, mikrokontroler ESP32, motor stepper penggerak kamera, serta platform pemantauan berbasis web. Diagram sistem pada halaman 6 menunjukkan bagaimana panel surya mengalirkan energi ke baterai dan mikrokontroler untuk mendukung operasional CCTV dan sistem komunikasi digital.

Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) yang meliputi studi literatur, observasi lapangan, diskusi dengan ahli, perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, hingga pengujian performa sistem.

Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama:

  • Sistem CCTV berhasil dikendalikan melalui website menggunakan koneksi internet dan mikrokontroler ESP32.
  • Kamera CCTV dapat bergerak ke kiri, kanan, atas, dan bawah menggunakan dua motor stepper.
  • Panel surya 100 Wp mampu menyediakan pasokan energi untuk sistem CCTV secara mandiri.
  • Baterai berkapasitas 24 Ah mampu menopang beban listrik 12 watt selama 24 jam tanpa pengisian ulang.
  • Sistem live streaming CCTV mengalami keterlambatan sekitar 10 detik akibat faktor koneksi internet dan nilai frame per second (FPS).

Penelitian juga menemukan bahwa konstruksi mekanik dudukan kamera masih menjadi tantangan teknis. Saat motor stepper bergerak, terjadi sedikit pergeseran pada dudukan kamera sehingga sudut pergerakan aktual tidak selalu sesuai dengan sudut yang dirancang.

Menurut peneliti, sistem ini memiliki potensi besar untuk diterapkan di perkebunan, daerah perbatasan, fasilitas kesehatan, hingga lokasi terpencil yang membutuhkan pengawasan keamanan tanpa ketergantungan pada jaringan listrik konvensional. Penggunaan tenaga surya juga dinilai dapat meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.

Tim peneliti merekomendasikan pengembangan lanjutan pada desain mekanik dudukan kamera dan optimalisasi sistem komunikasi untuk mengurangi keterlambatan video streaming agar sistem menjadi lebih responsif dan stabil.

Penelitian ini dinilai penting karena menunjukkan bahwa kombinasi teknologi komunikasi digital dan energi surya dapat menjadi solusi efektif untuk sistem keamanan modern di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur listrik.

Profil Penulis

  • I Made Sajayasa -  Politeknik Negeri Bali
  • I Gede Suputra Widharma -  Politeknik Negeri Bali 
  • I Gde Nyoman Sangka dan I Nengah Sunaya -  Politeknik Negeri Bali 
  • I Ketut Sumadi dan I Made Sukma Manggala -  UHN IGB Sugriwa Denpasar 

Sumber Penelitian

Sajayasa, I Made, Widharma, I Gede Suputra, Sangka, I Gde Nyoman, Sunaya, I Nengah, Sumadi, I Ketut, & Manggala, I Made Sukma. CCTV Control System Utilizing Communication Technology and Sourced by Solar Panels. Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS), Vol. 4 No. 5, April 2026, halaman 427–438. 

DOI: https://doi.org/10.55927/cjas.v4i4.166

URL: https://ntlformosapublisher.org/index.php/cjas

Posting Komentar

0 Komentar