Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Surabaya - Utang Tinggi Picu Risiko Finansial Industri Tekstil, Aset Jadi Penyangga Utama. Temuan yang dilakukan oleh Icha Amelia dan Eni Wuryani dari Universitas Negeri Surabaya dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) edisi Vol. 5 No. 3 Tahun 2026 menyoroti bahwa tingginya utang perusahaan menjadi faktor utama yang memperbesar risiko kesulitan keuangan (financial distress), sementara kekuatan aset justru mampu meredam risiko tersebut.
Penelitian yang dilakukan oleh Icha Amelia dan Eni Wuryani dari Universitas Negeri Surabaya menyoroti bahwa dampaknya tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga tenaga kerja dan stabilitas ekonomi nasional.
Penelitian yang dilakukan oleh Icha Amelia dan Eni Wuryani dari Universitas Negeri Surabaya menyoroti bahwa dampaknya tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga tenaga kerja dan stabilitas ekonomi nasional.
Tekanan Industri: Impor, Tren, dan Daya Beli
Dalam beberapa tahun terakhir, industri tekstil domestik menghadapi kombinasi tekanan berat. Lonjakan impor tekstil hingga lebih dari 30 persen pada 2021, perubahan tren konsumsi ke fast fashion dan thrifting, serta melemahnya daya beli masyarakat membuat produsen lokal kesulitan bertahan. Kasus kebangkrutan PT Sri Rejeki Isman Tbk pada 2024 menjadi contoh nyata. Perusahaan tersebut gagal membayar utang setelah mengalami penurunan penjualan drastis dan kerugian besar, memperlihatkan bagaimana tekanan eksternal dapat berujung pada krisis keuangan. Dalam konteks ini, memahami faktor penyebab financial distress menjadi krusial bagi perusahaan dan pembuat kebijakan.
Cara Penelitian Dilakukan
Penelitian Amelia dan Wuryani menganalisis 16 perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Data diambil dari laporan keuangan perusahaan dan diolah menggunakan metode statistik regresi.
Tiga faktor utama diuji:
Tiga faktor utama diuji:
- Leverage (utang perusahaan).
- Struktur aset (komposisi aset tetap).
- Sales growth (pertumbuhan penjualan).
Untuk mengukur kondisi keuangan perusahaan, peneliti menggunakan indikator Altman Z-Score, yang umum dipakai untuk mendeteksi potensi kebangkrutan.
Temuan Utama Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan pola yang jelas:
- Leverage berpengaruh positif signifikan terhadap financial distress - Semakin tinggi utang perusahaan, semakin besar risiko kesulitan keuangan.
- Struktur aset berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress - Perusahaan dengan aset tetap yang kuat cenderung lebih stabil secara finansial.
- Sales growth tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress - Peningkatan penjualan tidak otomatis memperbaiki kondisi keuangan perusahaan.
Secara sederhana, utang yang tinggi memperbesar tekanan, sementara aset yang kuat menjadi “bantalan” saat kondisi memburuk.
Dampak bagi Dunia Usaha dan Kebijakan
Dampak bagi Dunia Usaha dan Kebijakan
Temuan ini memiliki implikasi luas, terutama bagi pelaku industri dan pembuat kebijakan:
- Manajemen perusahaan perlu lebih berhati-hati dalam mengambil utang dan memastikan kemampuan pembayaran tetap terjaga.
- Optimalisasi aset menjadi strategi penting untuk menjaga stabilitas keuangan.
- Fokus tidak hanya pada penjualan, tetapi juga efisiensi biaya dan struktur keuangan.
- Investor dapat menggunakan indikator leverage dan struktur aset sebagai alat evaluasi risiko.
- Pemerintah perlu memperkuat perlindungan industri tekstil dari tekanan eksternal seperti impor berlebih.
Penelitian ini juga membuka peluang riset lanjutan dengan memasukkan faktor lain seperti tata kelola perusahaan (corporate governance) atau kondisi ekonomi global.
Profil Penulis
Icha Amelia adalah mahasiswa/peneliti di Universitas Negeri Surabaya yang berfokus pada bidang akuntansi dan keuangan perusahaan.
Eni Wuryani merupakan dosen di Universitas Negeri Surabaya dengan keahlian di bidang akuntansi keuangan, manajemen risiko, dan analisis laporan keuangan.
Sumber Penelitian
Icha Amelia, Eni Wuryani (2026), “The Effect of Leverage, Asset Structure and Sales Growth on Financial Distress in Textile and Garment Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020–2024”. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS), Vol. 5 No. 3, 2026.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i3.31
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas
Sumber Penelitian
Icha Amelia, Eni Wuryani (2026), “The Effect of Leverage, Asset Structure and Sales Growth on Financial Distress in Textile and Garment Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020–2024”. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS), Vol. 5 No. 3, 2026.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i3.31
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas

0 Komentar