Strategi Promosi Tingkatkan Minat Beli Konsumen di Dhea Shop Lampung Timur
Penelitian terbaru dari Universitas Nahdlatul Ulama Lampung menunjukkan bahwa strategi promosi memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen pada bisnis Dhea Shop di Lampung Timur. Studi yang dilakukan oleh Frita Maulina, Harto, dan Diky Angga Hendrawan ini dipublikasikan pada 2026 dalam Indonesian Journal of Economic & Management Sciences. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa promosi digital, diskon, dan komunikasi yang menarik mampu meningkatkan kepercayaan sekaligus mendorong keputusan pembelian konsumen.
Penelitian ini menjadi relevan di tengah meningkatnya persaingan bisnis online di Indonesia. Pertumbuhan penggunaan internet dan media sosial telah mengubah pola belanja masyarakat, terutama generasi muda yang semakin terbiasa membeli produk secara daring melalui marketplace maupun media sosial.
Namun, bisnis online juga menghadapi tantangan besar. Konsumen sering merasa ragu membeli produk karena tidak dapat melihat barang secara langsung. Risiko barang tidak sesuai gambar, kualitas yang berbeda, hingga kekhawatiran penipuan membuat konsumen lebih berhati-hati saat berbelanja online. Dalam kondisi tersebut, strategi promosi menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan pelanggan.
Dhea Shop merupakan usaha rumahan di Desa Tambah Dadi, Lampung Timur, yang menjual produk fesyen wanita. Dalam beberapa bulan terakhir, penjualan usaha ini mengalami stagnasi dengan kenaikan rata-rata sekitar 50 persen. Namun, ketika promosi seperti diskon musiman, bonus produk, dan giveaway diterapkan, penjualan dapat meningkat hingga 90 persen.
Fenomena tersebut mendorong para peneliti untuk menganalisis hubungan antara strategi promosi dan minat beli konsumen di Dhea Shop.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 96 responden dari total sekitar 2.159 pelanggan Dhea Shop. Sampel dipilih menggunakan metode simple random sampling agar mewakili konsumen secara umum.
Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Konsumen diminta memberikan penilaian terhadap strategi promosi yang dilakukan Dhea Shop serta minat mereka dalam membeli produk. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana melalui program SPSS versi 26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen. Persamaan regresi yang diperoleh adalah:
Uji statistik juga memperlihatkan hasil yang signifikan. Nilai signifikansi uji t mencapai 0,000 atau lebih kecil dari 0,05, yang berarti strategi promosi benar-benar memengaruhi minat beli pelanggan.
Selain itu, nilai koefisien determinasi atau R² sebesar 0,180 menunjukkan bahwa strategi promosi memberikan kontribusi sebesar 18 persen terhadap minat beli konsumen. Meskipun masih ada faktor lain yang memengaruhi keputusan pembelian, promosi terbukti menjadi salah satu faktor penting dalam bisnis online skala kecil.
Penelitian juga menemukan bahwa konten visual yang menarik menjadi salah satu strategi paling efektif. Dhea Shop aktif menggunakan foto produk yang jelas, deskripsi produk yang memikat, dan testimoni pelanggan untuk menarik perhatian konsumen.
Promosi berbasis keuntungan langsung seperti diskon, bundling produk, dan bonus tambahan terbukti paling disukai pelanggan. Misalnya, pembelian paket perawatan kulit diberikan bonus masker wajah atau kapas kecantikan. Produk lama yang belum terjual juga dijadikan hadiah giveaway atau dijual dengan harga diskon untuk menjaga perputaran stok barang.
Peneliti menjelaskan bahwa strategi tersebut berhasil menciptakan rasa urgensi di kalangan konsumen. Pelanggan terdorong melakukan pembelian lebih cepat karena takut kehilangan kesempatan promosi.
Selain itu, promosi yang dilakukan secara konsisten juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap merek Dhea Shop. Semakin sering konsumen melihat promosi melalui media sosial atau rekomendasi dari mulut ke mulut, semakin tinggi tingkat kepercayaan mereka terhadap produk yang dijual.
Menurut Frita Maulina dan tim peneliti dari Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, strategi promosi tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi produk, tetapi juga menyentuh sisi psikologis konsumen yang ingin memiliki produk tersebut.
Temuan ini memberikan dampak penting bagi pelaku UMKM di Indonesia. Banyak usaha kecil masih mengandalkan metode pemasaran konvensional dan belum memanfaatkan promosi digital secara maksimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi sederhana seperti diskon, konten visual menarik, dan komunikasi aktif dengan pelanggan dapat meningkatkan minat beli secara signifikan.
Bagi pemerintah dan lembaga pemberdayaan UMKM, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk memperkuat pelatihan digital marketing bagi pelaku usaha lokal. Penguasaan strategi promosi digital dinilai penting untuk meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi digital.
Penelitian ini juga bermanfaat bagi dunia pendidikan dan akademisi yang mempelajari perilaku konsumen serta strategi pemasaran digital. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa keputusan pembelian konsumen tidak hanya dipengaruhi faktor harga, tetapi juga komunikasi pemasaran dan kepercayaan terhadap merek.
Meski demikian, peneliti mengakui bahwa strategi promosi bukan satu-satunya faktor yang menentukan minat beli. Karena pengaruh promosi hanya sebesar 18 persen, penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain seperti kualitas produk, harga, kualitas pelayanan, pengaruh media sosial, dan kepuasan pelanggan.
Profil Penulis
Frita Maulina merupakan peneliti di Universitas Nahdlatul Ulama Lampung yang fokus pada bidang pemasaran, perilaku konsumen, dan pengembangan UMKM.
Harto adalah dosen dan peneliti di Universitas Nahdlatul Ulama Lampung dengan keahlian di bidang strategi bisnis dan kewirausahaan.
Diky Angga Hendrawan merupakan peneliti di Universitas Nahdlatul Ulama Lampung yang meneliti komunikasi pemasaran dan strategi bisnis digital.

0 Komentar