Pengaruh Kehadiran Dokter dan Layanan terhadap Kepuasan Pasien, yang Dimoderasi oleh Kolaborasi, di Rumah Sakit Citra Sari Husada Karawang


Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Karawang - Kehadiran Dokter dan Kualitas Layanan Jadi Kunci Kepuasan Pasien Rumah Sakit. Penelitian yang dilakukan oleh Tri Agus Haryono dan Adrie Frans Assa dari Universitas Kristen Krida Wacana dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Asian Journal of Management Analytics (AJMA) edisi Vol. 5 No. 2 Tahun 2026 menyoroti bahwa kehadiran dokter tepat waktu dan kualitas layanan memiliki pengaruh langsung terhadap kepuasan pasien di rumah sakit.

Penelitian yang dilakukan oleh Tri Agus Haryono dan Adrie Frans Assa dari Universitas Kristen Krida Wacana menyoroti bahwa faktor konkret yang menentukan pengalaman pasien dalam layanan kesehatan modern.

Latar Belakang: Persaingan Layanan Kesehatan Semakin Ketat
Perubahan pola penyakit, kondisi sosial ekonomi, serta globalisasi mendorong rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Tidak hanya memenuhi standar medis, rumah sakit juga dituntut memberikan layanan yang responsif, empatik, dan mampu memenuhi harapan pasien. Dalam sistem ini, hubungan antara dokter dan pasien menjadi sangat krusial. Kehadiran dokter, komunikasi, serta koordinasi antar tenaga medis berperan besar dalam membentuk persepsi pasien terhadap kualitas layanan.

Metode Penelitian: Survei 100 Pasien dengan Analisis Statistik
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100 responden pasien di Rumah Sakit Citra Sari Husada Karawang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi pasien terhadap tiga faktor utama:
  • Kehadiran dokter.
  • Kualitas layanan.
  • Kerja sama (kolaborasi) antara pasien dan tenaga medis.
Analisis dilakukan menggunakan metode statistik SEM-PLS, yang mampu menguji hubungan antar variabel secara komprehensif meskipun dengan jumlah sampel terbatas.

Temuan Utama: Kehadiran Dokter dan Layanan Berpengaruh Positif
Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting:
  • Kehadiran dokter berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien, dengan koefisien 0,257. Artinya, semakin tepat waktu dan konsisten dokter hadir, semakin tinggi tingkat kepuasan pasien.
  • Kualitas layanan juga berpengaruh positif, meskipun dengan pengaruh yang lebih kecil dibanding kehadiran dokter.
  • Kerja sama (kolaborasi) memperkuat pengaruh kedua faktor tersebut, terutama dalam meningkatkan kenyamanan dan keterlibatan pasien selama perawatan.
  • Layanan memiliki pengaruh besar terhadap terciptanya kerja sama, dengan koefisien 0,532, menunjukkan bahwa pelayanan yang baik mendorong interaksi positif antara pasien dan tenaga medis.
Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kepuasan pasien tidak hanya ditentukan oleh aspek medis, tetapi juga oleh pengalaman pelayanan dan interaksi manusia di dalamnya.

Dampak bagi Rumah Sakit dan Kebijakan Kesehatan
Temuan ini memiliki implikasi praktis yang luas, terutama bagi manajemen rumah sakit:
  • Disiplin waktu dokter perlu ditingkatkan untuk menjaga kepercayaan pasien.
  • Pelatihan komunikasi bagi tenaga medis menjadi penting untuk meningkatkan kualitas interaksi.
  • Sistem pelayanan harus mendorong kolaborasi, termasuk transparansi informasi kepada pasien.
  • Pengalaman pasien harus menjadi indikator utama evaluasi layanan, bukan hanya hasil medis.
Dalam konteks kebijakan publik, hasil ini dapat menjadi dasar untuk merancang standar pelayanan rumah sakit yang lebih berorientasi pada pasien (patient-centered care).

Profil Penulis
Tri Agus Haryono adalah akademisi di Universitas Kristen Krida Wacana dengan fokus pada manajemen layanan kesehatan dan kepuasan pasien.
Adrie Frans Assa di 
Universitas Kristen Krida Wacana dengan keahlian di bidang manajemen sumber daya manusia dan kualitas layanan organisasi.

Sumber Penelitian

Haryono, Tri Agus & Assa, Adrie Frans. (2026). The Effect of Doctor Presence and Services on Patient Satisfaction Moderated in Collaboration at Citra Sari Husada Karawang Hospital. Asian Journal of Management Analytics (AJMA), Vol. 5 No. 2, hlm. 351–362.
DOI:
https://doi.org/10.55927/ajma.v5i2.16488
URL: https://journal.formosapublisher.org/index.php/ajma

Posting Komentar

0 Komentar