Pelatihan Pemanfaatan Tulang Ikan Bandeng Jadi Kerupuk Bergizi, Warga Sapanang Antusias Ikut Kegiatan

 
Gambar: Foto  Pelatihan Pemanfaatan Tulang Ikan Bandeng Jadi Kerupuk Bergizi
Sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus mendorong kreativitas masyarakat, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Diversifikasi Produk melalui Pemanfaatan Tulang Ikan Bandeng menjadi Kerupuk Bergizi bagi Masyarakat Kelurahan Sapanang, Kabupaten Pangkep pada tanggal 25 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 11 Pangkep dan diikuti oleh peserta yang terdiri atas warga, ibu rumah tangga, pelaku usaha, petani, serta mahasiswa.
Pelatihan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah tulang ikan bandeng menjadi produk pangan bernilai ekonomi. Selama ini, tulang ikan sering kali dianggap sebagai limbah yang tidak memiliki manfaat. Padahal, jika diolah dengan baik, tulang ikan dapat dijadikan bahan baku kerupuk bergizi yang memiliki nilai jual dan berpotensi menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai potensi usaha berbasis hasil perikanan, manfaat kandungan gizi tulang ikan, serta pentingnya diversifikasi produk. Peserta kemudian diperlihatkan video proses pembuatan kerupuk tulang ikan bandeng mulai dari tahap persiapan bahan, pengolahan, hingga produk siap konsumsi. Selain itu, tim pelaksana juga memperlihatkan contoh kerupuk yang telah jadi sehingga peserta dapat melihat langsung bentuk dan kualitas produk.

Gambar: Hasil Olahan Tulang Ikan Bandeng Jadi Kerupuk Bergizi

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar teknik pembuatan, daya tahan produk, kemasan, hingga strategi pemasaran. Banyak peserta menilai bahwa inovasi ini sangat potensial dikembangkan sebagai usaha rumah tangga karena bahan bakunya mudah diperoleh dan proses pembuatannya relatif sederhana.
Menurut Pak Sudirman selaku pimpinan IKM Barakka Jaya Pangkep, kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. Ia menyampaikan bahwa pengolahan tulang ikan menjadi kerupuk dapat meningkatkan nilai tambah produk perikanan sehingga mampu menambah pendapatan pelaku usaha. Selain itu, inovasi ini juga dapat mengurangi limbah hasil pengolahan ikan karena bahan yang sebelumnya dibuang kini dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi.
“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat menjadi lebih kreatif dan termotivasi untuk terus berinovasi dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk baru yang memiliki daya saing,” ujarnya.
Untuk mengukur efektivitas kegiatan, panitia juga melaksanakan pretest dan posttest kepada peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tulang ikan bandeng sebagai bahan baku kerupuk bergizi serta peluang usaha yang dapat dikembangkan dari produk tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Sapanang dapat memanfaatkan potensi lokal secara optimal serta mengembangkan usaha berbasis hasil perikanan yang inovatif, bernilai jual, dan ramah lingkungan.

Penulis : 
Dr. Iwan Dini, M. Si.
Prof. Hasri, M. Si.
Andi Eka Kartika, S. Si., M. Si.
Sri Magfirah, S. Si., M. Ling.


Posting Komentar

0 Komentar