Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Yogayakarta - Ibu-Ibu PKK Bantul Ubah Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme Guna Mewujudkan Hak Lingkungan Sehat. Pengabdian yang dilakukan oleh Nita Ariyani, Devi Andani,
Sudiyana, Dwi Oktafia Ariyanti, dan Fransisca Romana
Harjiyatni dari Universitas Janabadra bersama Hetty Dyah Kartini dari PT.RajaGrafindo Persada Jogjakarta dan Mohd Zamre Mohd Zahir dari Universiti Kebangsaan
Malaysia (UKM) dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Asian Journal of Community Services (AJCS) edisi Vol. 5 No. 5 Tahun 2026 menyoroti bahwa kelompok ibu-ibu PKK Kembang di Kabupaten Bantul untuk mengolah sampah organik rumah tangga menjadi cairan serbaguna eco-enzyme .
Pengabdian yang dilakukan oleh Nita Ariyani, Devi Andani, Sudiyana, Dwi Oktafia Ariyanti, dan Fransisca Romana Harjiyatni dari Universitas Janabadra bersama Hetty Dyah Kartini dari PT.RajaGrafindo Persada Jogjakarta dan Mohd Zamre Mohd Zahir dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) menyoroti bahwa Langkah nyata ini mendesentralisasikan pengelolaan sampah langsung dari sumbernya sekaligus menjadi upaya pemenuhan hak konstitusional warga negara atas lingkungan yang bersih dan sehat .
Memotong Rantai Masalah dari Dapur Rumah Tangga.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2025, rumah tangga merupakan penyumbang sampah terbesar di Indonesia dengan porsi mencapai 56,41% atau setara 18.697,5 ton . Di Kabupaten Bantul sendiri, angka kontribusi sampah rumah tangga bahkan menyentuh 66,45% . Penumpukan sisa makanan dan sayuran yang tidak dikelola dengan baik berisiko menjadi sarang penyakit serta mencemari tanah, air, dan udara . Melihat urgensi tersebut, tim peneliti yang dipimpin oleh Nita Ariyani mendampingi 27 anggota Kelompok PKK Kembang di RT 05 Kembang, Dusun Kalipucang, Kelurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul . Program pengabdian masyarakat yang berlangsung dari Mei hingga Juni 2025 ini hadir sebagai solusi strategis di tengah status darurat pengelolaan sampah yang sempat ditetapkan di Kabupaten Bantul .
Mengubah Teori Hukum Menjadi Praktik Sederhana
Secara hukum, Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 mengamanatkan bahwa setiap orang berhak mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat . Tim peneliti menggunakan pendekatan hukum ini untuk membangun kesadaran warga bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan sekadar beban tugas, melainkan pemenuhan hak dan kewajiban konstitusional .
Metode pemberdayaan ini dirancang dalam tiga tahapan utama agar mudah diadopsi oleh masyarakat umum :
. Formula ini terdiri dari 10 bagian air bersih, 3 bagian bahan organik (kulit buah dan sisa sayuran segar), serta 1 bagian gula (gula jawa atau molase) . Campuran tersebut difermentasikan di dalam wadah plastik tertutup rapat selama minimal 90 hari .
Cairan Serbaguna dengan Manfaat Beragam
Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan kapasitas yang signifikan bagi para peserta . Ibu-ibu PKK Kembang yang semula membuang sisa dapur begitu saja kini mampu memilah sampah organik secara mandiri dan mengolahnya menjadi produk bernilai guna tinggi . Eco-enzyme yang diproduksi memiliki fungsi yang sangat luas untuk kebutuhan sehari-hari . Cairan ini dapat digunakan sebagai pembersih lantai alami, detergen, pembersih pestisida pada buah dan sayur, hingga pupuk organik cair untuk tanaman pekarangan . Selain menghemat pengeluaran rumah tangga, penggunaan cairan ini mengurangi pelepasan gas metana ke atmosfer yang memicu pemanasan global . Pihak universitas berharap kelompok PKK Kembang dapat menginspirasi wilayah lain. Melalui pembentukan kader-kader lokal, pengetahuan praktis ini diharapkan terus menyebar ke komunitas yang lebih luas demi mendukung kemandirian pengelolaan sampah di tingkat dusun .
Profil Peneliti
Nita Ariyani, S.H., M.Hum. Dosen dan peneliti di Fakultas Hukum Universitas Janabadra, fokus pada hukum lingkungan dan pemberdayaan masyarakat .
Hetty Dyah Kartini Praktisi dan aktivis lingkungan dari PT RajaGrafindo Persada Jogjakarta, ahli dalam teknik pengolahan limbah domestik .
Devi Andani, S.H., M.H. Akademisi Fakultas Hukum Universitas Janabadra, mendalami bidang hukum tata negara dan hak asasi manusia .
Dr. Mohd Zamre Mohd Zahir Peneliti senior dari Faculty of Law, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), spesialis hukum kesehatan dan lingkungan internasional .
Sumber Penelitian
Pengabdian yang dilakukan oleh Nita Ariyani, Devi Andani, Sudiyana, Dwi Oktafia Ariyanti, dan Fransisca Romana Harjiyatni dari Universitas Janabadra bersama Hetty Dyah Kartini dari PT.RajaGrafindo Persada Jogjakarta dan Mohd Zamre Mohd Zahir dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) menyoroti bahwa Langkah nyata ini mendesentralisasikan pengelolaan sampah langsung dari sumbernya sekaligus menjadi upaya pemenuhan hak konstitusional warga negara atas lingkungan yang bersih dan sehat
Memotong Rantai Masalah dari Dapur Rumah Tangga.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2025, rumah tangga merupakan penyumbang sampah terbesar di Indonesia dengan porsi mencapai 56,41% atau setara 18.697,5 ton
Mengubah Teori Hukum Menjadi Praktik Sederhana
Secara hukum, Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 mengamanatkan bahwa setiap orang berhak mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat
Metode pemberdayaan ini dirancang dalam tiga tahapan utama agar mudah diadopsi oleh masyarakat umum
- Tahap Persiapan: Melakukan diskusi terarah dengan pengurus dan anggota PKK untuk memetakan kebutuhan fasilitas serta menyusun jadwal pelatihan
. - Tahap Pelaksanaan: Memberikan penyuluhan kesadaran hukum lingkungan, disusul demonstrasi langsung pembuatan eco-enzyme bersama praktisi lingkungan
. - Tahap Evaluasi: Mengukur pemahaman peserta melalui diskusi interaktif dan memantau kualitas produk cairan fermentasi yang dihasilkan
.
Cairan Serbaguna dengan Manfaat Beragam
Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan kapasitas yang signifikan bagi para peserta
Profil Peneliti
Nita Ariyani, S.H., M.Hum. Dosen dan peneliti di Fakultas Hukum Universitas Janabadra, fokus pada hukum lingkungan dan pemberdayaan masyarakat
Hetty Dyah Kartini Praktisi dan aktivis lingkungan dari PT RajaGrafindo Persada Jogjakarta, ahli dalam teknik pengolahan limbah domestik
Devi Andani, S.H., M.H. Akademisi Fakultas Hukum Universitas Janabadra, mendalami bidang hukum tata negara dan hak asasi manusia
Dr. Mohd Zamre Mohd Zahir Peneliti senior dari Faculty of Law, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), spesialis hukum kesehatan dan lingkungan internasional
Sumber Penelitian
Nita Ariyani, Hetty Dyah Kartini, Devi Andani, Sudiyana, Dwi Oktafia Ariyanti, Fransisca Romana Harjiyatni, Mohd Zamre Mohd Zahir. Empowerment of the Kembang PKK Group in Realizing the Right to a Good and Healthy Environment through the Processing of Organic Waste into Eco-Enzyme. Asian Journal of Community Services (AJCS), Vol. 5, No. 5 (2026): 225-238
DOI:https://doi.org/10.55927/ajcs.v5i5.14
URL: https://journalajcs.my.id/index.php/ajcs
DOI:
URL:

0 Komentar