Keseimbangan Kerja dan Kehidupan Pribadi Tekan Niat Resign Karyawan Sales FIFGROUP

Ilustrasi By AI

Tekanan target penjualan dan jam kerja yang tidak menentu ternyata berpengaruh besar terhadap kepuasan kerja karyawan. Temuan itu diungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Cici Sunarci dan Anna Suzana dari Universitas Swadaya Gunung Jati, Cirebon, dan dipublikasikan dalam Indonesian Journal of Business Analytics edisi April 2026. Penelitian ini menyoroti bagaimana keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau work-life balance dapat membantu menurunkan keinginan karyawan untuk resign di lingkungan kerja bertekanan tinggi seperti perusahaan pembiayaan.

Riset dilakukan terhadap 109 karyawan sales FIFGROUP Cabang Cirebon selama periode Desember 2025 hingga Februari 2026. Para responden berasal dari divisi pemasaran dan bagian lain yang berhubungan langsung dengan aktivitas penjualan dan target pembiayaan. Penelitian menggunakan survei kuesioner dan dianalisis dengan metode statistik SEM-PLS untuk melihat hubungan antara work-life balance, kepuasan kerja, dan turnover intention atau niat keluar dari perusahaan.

Penelitian ini muncul di tengah meningkatnya tekanan kerja pada industri pembiayaan di Indonesia. Persaingan perusahaan multifinance yang semakin ketat membuat karyawan sales harus bekerja lebih agresif untuk mencapai target. Kondisi tersebut sering memicu stres kerja, kelelahan, hingga terganggunya kehidupan pribadi karyawan.

Cici Sunarci dan Anna Suzana menemukan bahwa karyawan yang mampu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi cenderung memiliki tingkat kepuasan kerja lebih tinggi. Sebaliknya, ketidakseimbangan kerja dan kehidupan pribadi meningkatkan tekanan psikologis yang dapat memicu keinginan pindah kerja.

Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama:

  • Work-life balance berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan.
  • Kepuasan kerja terbukti menurunkan niat resign karyawan.
  • Keseimbangan hidup dan pekerjaan membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan stabil secara psikologis.
  • Faktor kepuasan kerja menjadi penghubung penting antara kondisi kerja dan keputusan karyawan untuk tetap bertahan di perusahaan.

Penelitian juga menemukan bahwa work-life balance tidak selalu langsung memengaruhi keputusan resign. Faktor lain seperti kompensasi, peluang karier, dan lingkungan kerja tetap menjadi pertimbangan utama bagi karyawan ketika memutuskan bertahan atau keluar dari perusahaan.

Dalam pembahasannya, peneliti menjelaskan bahwa karyawan sales menghadapi tantangan unik karena pekerjaan mereka sangat bergantung pada target, mobilitas tinggi, dan tekanan performa harian. Menurut Cici Sunarci dan Anna Suzana, perusahaan perlu memberikan dukungan organisasi yang lebih fleksibel agar karyawan dapat menjaga kesehatan mental dan kualitas hidup mereka.

Penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan pembiayaan dan sektor bisnis lain yang memiliki pola kerja serupa. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:

  • menerapkan jadwal kerja lebih fleksibel,
  • membagi beban kerja secara lebih seimbang,
  • meningkatkan program kesejahteraan karyawan,
  • memperbaiki sistem kompensasi dan pengembangan karier,
  • serta melakukan evaluasi rutin terhadap kepuasan kerja karyawan.

Menurut peneliti, strategi tersebut dapat membantu perusahaan mempertahankan karyawan berkualitas sekaligus mengurangi biaya akibat tingginya pergantian tenaga kerja. Dalam industri pembiayaan, tingginya angka resign dapat mengganggu operasional perusahaan karena proses perekrutan dan pelatihan karyawan baru membutuhkan waktu serta biaya besar.

Profil Penulis

  • Cici Sunarci - Universitas Swadaya Gunung Jati, Cirebon
  • Anna Suzana - Universitas Swadaya Gunung Jati 

Sumber Penelitian

Sunarci, C., & Suzana, A. (2026). The Role of Job Satisfaction in Mediating the Effect of Work-Life Balance on Turnover Intention among Sales Employees at Fifgroup Cirebon. Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA), Vol. 6 No. 2, April 2026.

DOI: https://doi.org/10.55927/ijba.v6i2.16372

URL: https://journal.formosapublisher.org/index.php/ijba

Posting Komentar

0 Komentar