Analisis Konflik di Tempat Kerja dan Dampaknya terhadap Produktivitas Karyawan di Kebun Kelapa PT Riau Sakti United Plantations di Pulau Burung

Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Riau - Konflik Kerja Terbukti Turunkan Produktivitas Karyawan di Perkebunan Kelapa Riau. Penelitian yang dilakukan oleh Parno Lintang, Widyawati, dan Dharmasetiawan dari Universitas Islam Indragiri dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) edisi Vol. 5 No. 3 Tahun 2026 menyoroti bahwa bagaimana dinamika hubungan kerja dapat memengaruhi kinerja perusahaan secara nyata.

Penelitian yang dilakukan oleh Parno Lintang, Widyawati, dan Dharmasetiawan dari Universitas Islam Indragiri menyoroti bahwa fenomena meningkatnya konflik kerja di lingkungan perusahaan yang diikuti dengan penurunan capaian produktivitas dalam beberapa tahun terakhir.

Konflik Jadi Masalah Nyata di Lingkungan Kerja
Dalam konteks perusahaan perkebunan, konflik kerja bukan sekadar persoalan individu, tetapi seringkali bersifat struktural. Aktivitas operasional yang kompleks seperti panen, pemupukan, hingga pengolahan kelapa menuntut koordinasi lintas tim yang intens. Ketidakseimbangan beban kerja, perbedaan jadwal shift, serta hambatan komunikasi antar divisi menjadi pemicu utama konflik.
Peneliti menemukan beberapa sumber konflik yang dominan, antara lain:
  • Ketidakjelasan pembagian tugas dan tanggung jawab.
  • Perbedaan target antara divisi produksi dan quality control.
  • Tekanan kerja yang tinggi untuk memenuhi target.
  • Komunikasi dan koordinasi yang kurang efektif.
  • Sistem penilaian kinerja dan insentif yang dianggap tidak adil.
Kondisi ini memicu ketegangan antar karyawan, menurunkan semangat kerja, dan memperburuk hubungan kerja di dalam organisasi.

Metode Penelitian: Survei pada 171 Karyawan
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 171 responden yang dipilih dari total 300 karyawan menggunakan metode Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, wawancara, serta dokumentasi laporan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier sederhana berbasis perangkat lunak statistik. Variabel utama yang dianalisis adalah konflik kerja sebagai faktor penyebab dan produktivitas karyawan sebagai dampaknya.

Hasil Utama: Konflik Naik, Produktivitas Turun
Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara konflik kerja dan produktivitas karyawan. Persamaan regresi yang diperoleh adalah:
Y = 41,829 – 0,306X
Artinya, setiap peningkatan satu unit konflik kerja akan menurunkan produktivitas karyawan sebesar 0,306 poin. Uji statistik juga memperkuat temuan ini. Nilai t-hitung sebesar -5,026 lebih besar dari t-tabel 1,974, dengan tingkat signifikansi 0,000. Ini menunjukkan bahwa pengaruh konflik kerja terhadap produktivitas bukan terjadi secara kebetulan, melainkan memiliki dasar statistik yang kuat. Namun, konflik kerja hanya menjelaskan sekitar 12,5% variasi produktivitas karyawan. Sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi, kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kompensasi.

Implikasi: Pentingnya Manajemen Konflik
Hasil penelitian ini memberikan pesan kuat bagi dunia usaha, khususnya sektor perkebunan dan industri padat karya. Manajemen perusahaan perlu lebih serius dalam mengelola konflik kerja melalui:
  • Komunikasi terbuka antar divisi.
  • Pembagian tugas yang jelas dan adil.
  • Sistem evaluasi kinerja yang transparan.
  • Penyelesaian konflik secara musyawarah.
Selain itu, karyawan juga diharapkan menjaga profesionalisme, mengedepankan kerja sama tim, serta mampu mengelola emosi dalam menghadapi perbedaan pendapat.

Profil Penulis
Parno Lintang, S.E. adalah peneliti dari Universitas Islam Indragiri yang berfokus pada manajemen sumber daya manusia dan organisasi.
Widyawati, S.E., M.M dan Dharmasetiawan, S.E., M.M., dari Universitas Islam Indragiri, dengan keahlian di bidang manajemen dan perilaku organisasi.

Sumber Penelitian
Parno Lintang, Widyawati dan Dharmasetiawan (2026).“Analysis of Work Conflict and its Impact on Employee Productivity of PT Riau Sakti United Plantations Coconut Plantation on Bird Island”. Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR), Vol. 5 No. 3 tahun 2026.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjsr.v5i3.22
URL: 
https://journalfjsr.my.id/index.php/fjsr

Posting Komentar

0 Komentar