Gambar Ilustration AI
FORMOSA NEWS - Philippines - Mahasiswa Keperawatan Tunjukkan Manajemen Waktu Unggul Saat Hadapi Tugas Akademik dan Klinik. Penelitian yang dilakukan oleh Shyra V. Languido, Kristal Angelie D. Apao, Dawn Trina Shayne Salintao, Charmaine Kyle G. Arazo, Jikiri Dee A. Anto, Ember Zen C. Maceda, Ranz Raymund S. Rio, dan Evan P. Taja-on dari San Isidro College dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) edisi Vol. 5 No. 2 Tahun 2026 menyoroti bahwa pendidikan keperawatan dikenal memiliki beban akademik dan klinis tinggi yang berisiko memicu stres, kelelahan, dan penurunan performa mahasiswa jika tidak dikelola dengan baik.
Penelitian yang dilakukan oleh Shyra V. Languido, Kristal Angelie D. Apao, Dawn Trina Shayne Salintao, Charmaine Kyle G. Arazo, Jikiri Dee A. Anto, Ember Zen C. Maceda, Ranz Raymund S. Rio, dan Evan P. Taja-on dari San Isidro College menyoroti bahwa bagaimana mahasiswa keperawatan menghadapi tuntutan ganda antara kuliah teori, praktik laboratorium, rotasi klinik, serta tanggung jawab pribadi.
Tantangan Mahasiswa Keperawatan yang Multitugas
Mahasiswa keperawatan tidak hanya menghadapi tugas akademik seperti ujian dan penelitian, tetapi juga kewajiban klinik yang menuntut tanggung jawab langsung terhadap pasien. Perpaduan tersebut menciptakan tekanan waktu yang tinggi, terutama ketika jadwal klinik berubah, tugas menumpuk, dan mahasiswa tetap harus menjaga kehidupan pribadi. Kondisi ini sering memicu stres, kelelahan, dan kesulitan mempertahankan fokus belajar. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa ketidakseimbangan antara kegiatan akademik dan klinik dapat menurunkan efektivitas belajar serta kesejahteraan mahasiswa. Karena itu, memahami strategi manajemen waktu mahasiswa keperawatan menjadi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan profesional mereka.
Survei terhadap 154 Mahasiswa Keperawatan
Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan survei kuesioner terstruktur kepada mahasiswa keperawatan di San Isidro College. Sebanyak 154 responden dipilih secara acak dari berbagai tingkat pendidikan, terdiri dari:
Penelitian yang dilakukan oleh Shyra V. Languido, Kristal Angelie D. Apao, Dawn Trina Shayne Salintao, Charmaine Kyle G. Arazo, Jikiri Dee A. Anto, Ember Zen C. Maceda, Ranz Raymund S. Rio, dan Evan P. Taja-on dari San Isidro College menyoroti bahwa bagaimana mahasiswa keperawatan menghadapi tuntutan ganda antara kuliah teori, praktik laboratorium, rotasi klinik, serta tanggung jawab pribadi.
Tantangan Mahasiswa Keperawatan yang Multitugas
Mahasiswa keperawatan tidak hanya menghadapi tugas akademik seperti ujian dan penelitian, tetapi juga kewajiban klinik yang menuntut tanggung jawab langsung terhadap pasien. Perpaduan tersebut menciptakan tekanan waktu yang tinggi, terutama ketika jadwal klinik berubah, tugas menumpuk, dan mahasiswa tetap harus menjaga kehidupan pribadi. Kondisi ini sering memicu stres, kelelahan, dan kesulitan mempertahankan fokus belajar. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa ketidakseimbangan antara kegiatan akademik dan klinik dapat menurunkan efektivitas belajar serta kesejahteraan mahasiswa. Karena itu, memahami strategi manajemen waktu mahasiswa keperawatan menjadi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan profesional mereka.
Survei terhadap 154 Mahasiswa Keperawatan
Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan survei kuesioner terstruktur kepada mahasiswa keperawatan di San Isidro College. Sebanyak 154 responden dipilih secara acak dari berbagai tingkat pendidikan, terdiri dari:
- 79 mahasiswa perempuan (51,3%).
- 75 mahasiswa laki-laki (48,7%).
- 58 mahasiswa tingkat dua (37,7%).
- 51 mahasiswa tingkat tiga (33,1%).
- 45 mahasiswa tingkat empat (29,2%).
Kuesioner mengukur lima aspek utama manajemen waktu:
- Penetapan tujuan dan prioritas.
- Perencanaan dan penjadwalan.
- Refleksi dan perbaikan.
- Manajemen stres dan beban kerja.
- Kesadaran serta kontrol waktu.
Instrumen penelitian memiliki reliabilitas tinggi dengan nilai Cronbach’s alpha 0,897, menunjukkan konsistensi data yang kuat.
Semua Aspek Manajemen Waktu Masuk Kategori “Sangat Baik”
Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa keperawatan memiliki kemampuan manajemen waktu yang sangat baik di seluruh aspek yang diukur. Nilai rata-rata masing-masing indikator berada pada kategori “Excellent Time Management Skills”.
Temuan utama penelitian:
Semua Aspek Manajemen Waktu Masuk Kategori “Sangat Baik”
Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa keperawatan memiliki kemampuan manajemen waktu yang sangat baik di seluruh aspek yang diukur. Nilai rata-rata masing-masing indikator berada pada kategori “Excellent Time Management Skills”.
Temuan utama penelitian:
- Penetapan tujuan dan prioritas: 4,31 (sangat baik).
- Perencanaan dan penjadwalan: 4,31 (sangat baik).
- Refleksi dan perbaikan: 4,30 (sangat baik).
- Manajemen stres dan beban kerja: 4,28 (sangat baik).
- Kesadaran dan kontrol waktu: 4,22 (sangat baik).
Tidak ditemukan perbedaan signifikan antar aspek, menunjukkan mahasiswa mampu menerapkan manajemen waktu secara konsisten dalam kegiatan akademik, klinik, dan kehidupan pribadi.
Implikasi bagi Kampus dan Kebijakan Pendidikan
Hasil penelitian ini mendorong institusi pendidikan keperawatan untuk terus memperkuat pelatihan manajemen waktu melalui:
Implikasi bagi Kampus dan Kebijakan Pendidikan
Hasil penelitian ini mendorong institusi pendidikan keperawatan untuk terus memperkuat pelatihan manajemen waktu melalui:
- Bimbingan akademik terstruktur.
- Pelatihan perencanaan belajar.
- Orientasi klinik berbasis manajemen waktu.
- Refleksi rutin mahasiswa.
- Integrasi keterampilan soft skill dalam kurikulum.
Pendekatan tersebut dapat membantu mahasiswa mempertahankan keseimbangan antara tuntutan akademik dan praktik klinik.
Profil Penulis
Shyra V. Languido – Peneliti bidang pendidikan keperawatan, San Isidro College.
Kristal Angelie D. Apao – Akademisi keperawatan, San Isidro College
Dawn Trina Shayne Salintao – Peneliti pendidikan klinik keperawatan, San Isidro College
Charmaine Kyle G. Arazo – Peneliti manajemen pembelajaran keperawatan, San Isidro College
Jikiri Dee A. Anto – Akademisi keperawatan, San Isidro College
Ember Zen C. Maceda – Peneliti pendidikan kesehatan, San Isidro College
Ranz Raymund S. Rio – Peneliti pendidikan klinik, San Isidro College
Evan P. Taja-on – Dosen dan peneliti pendidikan keperawatan, San Isidro College
Sumber Penelitian
Languido, S. V., Apao, K. A. D., Salintao, D. T. S., Arazo, C. K. G., Anto, J. D. A., Maceda, E. Z. C., Rio, R. R. S., & Taja-on, E. P. (2026). An Inquiry into the Time Management Strategies of Nursing Students in Clinical and Academic Responsibilities: A Cross-Sectional Study. Formosa Journal of Applied Sciences, Vol. 5 No. 2, 583–594.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i2.8
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas
Profil Penulis
Shyra V. Languido – Peneliti bidang pendidikan keperawatan, San Isidro College.
Kristal Angelie D. Apao – Akademisi keperawatan, San Isidro College
Dawn Trina Shayne Salintao – Peneliti pendidikan klinik keperawatan, San Isidro College
Charmaine Kyle G. Arazo – Peneliti manajemen pembelajaran keperawatan, San Isidro College
Jikiri Dee A. Anto – Akademisi keperawatan, San Isidro College
Ember Zen C. Maceda – Peneliti pendidikan kesehatan, San Isidro College
Ranz Raymund S. Rio – Peneliti pendidikan klinik, San Isidro College
Evan P. Taja-on – Dosen dan peneliti pendidikan keperawatan, San Isidro College
Sumber Penelitian
Languido, S. V., Apao, K. A. D., Salintao, D. T. S., Arazo, C. K. G., Anto, J. D. A., Maceda, E. Z. C., Rio, R. R. S., & Taja-on, E. P. (2026). An Inquiry into the Time Management Strategies of Nursing Students in Clinical and Academic Responsibilities: A Cross-Sectional Study. Formosa Journal of Applied Sciences, Vol. 5 No. 2, 583–594.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i2.8
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas

0 Komentar