Penelitian yang dilakukan oleh Ana Orab, Fatria, dan Karmila
P. Lamadang dari Universitas Muhammadiyah Luwuk pada 2026 menunjukkan bahwa
penggunaan media “pohon angka” secara signifikan meningkatkan kemampuan
mengenal angka pada anak usia dini di TK Negeri Ponding-Ponding. Temuan ini
penting karena kemampuan numerasi awal menjadi fondasi utama bagi pembelajaran
matematika di jenjang pendidikan berikutnya.
Kemampuan mengenal angka masih menjadi tantangan di banyak
lembaga pendidikan anak usia dini. Anak kerap kesulitan memahami hubungan
antara simbol angka dan jumlah benda, terutama ketika pembelajaran hanya
mengandalkan metode konvensional yang kurang menarik. Kondisi ini mendorong
kebutuhan akan media pembelajaran yang lebih konkret, interaktif, dan sesuai
dengan karakteristik belajar anak.
Dalam studi ini, tim peneliti menerapkan pendekatan
partisipatif dengan melibatkan 20 anak kelompok B. Guru dan siswa berperan
aktif selama proses pembelajaran melalui penggunaan media berbentuk pohon tiga
dimensi yang dilengkapi kartu angka dan gambar. Anak diajak belajar sambil
bermain dengan cara menggantung, mencocokkan, dan mengurutkan angka sesuai
jumlah benda.
Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan yang jelas pada
anak, antara lain:
- Anak mampu menyebutkan angka secara berurutan dari 1 hingga 20 dengan lebih lancar
- Anak lebih tepat dalam mencocokkan simbol angka dengan jumlah benda
- Anak menunjukkan pemahaman konsep bilangan yang lebih baik, bukan sekadar hafalan
Selain peningkatan kognitif, dampak positif juga terlihat
pada aspek lain. Anak menjadi lebih aktif, percaya diri, dan antusias selama
pembelajaran. Aktivitas menempel dan menyusun kartu angka juga membantu melatih
motorik halus serta koordinasi mata dan tangan. Bahkan, suasana kelas menjadi
lebih interaktif dan kolaboratif.
Ana Orab dari Universitas Muhammadiyah Luwuk menjelaskan
bahwa media konkret seperti pohon angka membantu anak memahami konsep abstrak
secara lebih mudah. “Anak tidak hanya melihat angka, tetapi juga memanipulasi
dan mencocokkannya langsung dengan benda, sehingga pemahaman menjadi lebih
mendalam,” jelasnya dalam laporan penelitian tersebut.
Dari sisi implementasi, media ini tergolong sederhana dan
murah karena dapat dibuat dari bahan yang mudah ditemukan. Hal ini membuka
peluang bagi guru di berbagai daerah untuk mengadopsinya tanpa membutuhkan
biaya besar.
Penelitian ini menegaskan bahwa inovasi media pembelajaran
memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Media pohon angka tidak hanya efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi,
tetapi juga mendukung perkembangan sosial, emosional, dan motorik anak secara
menyeluruh.
Profil Penulis
- Ana Orab -Universitas Muhammadiyah Luwuk
- Fatria - Universitas Muhammadiyah Luwuk
- Karmila P. Lamadang - Universitas Muhammadiyah Luwuk
Sumber Penelitian
Orab, A., Fatria, & Lamadang, K. P. (2026). Strategy for Using Number
Tree Media to Improve Number Recognition Skills in Early Childhood. Jurnal
Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB), Vol. 5 No. 3, 177–184.
URL: https://doi.org/10.55927/jpmb.v5i3.1
DOI : https://doi.org/10.55927/jpmb.v5i3.1

0 Komentar