Penelitian terbaru mengungkap bahwa kecelakaan kerja dan penurunan kinerja pegawai di Instalasi Gizi RSUD Koja, Jakarta Utara, dipengaruhi oleh kombinasi faktor manusia, teknis, lingkungan, dan manajemen keselamatan kerja. Studi yang dilakukan pada 2026 ini menggunakan data langsung dari pegawai serta analisis statistik untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi risiko kerja dan produktivitas di lingkungan rumah sakit.
Instalasi gizi di rumah sakit merupakan unit dengan tingkat risiko tinggi. Pegawai harus menangani pengolahan makanan, penggunaan peralatan, serta paparan bahan kimia secara bersamaan. Kondisi ini meningkatkan potensi kecelakaan kerja, sementara tuntutan kinerja tetap tinggi demi menjaga kualitas layanan dan keselamatan pasien.
Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda untuk mengukur pengaruh berbagai variabel terhadap kecelakaan kerja dan kinerja pegawai. Variabel yang diteliti meliputi faktor manusia, ergonomi, paparan kimia, kondisi teknis, sistem administrasi, program keselamatan dan kesehatan kerja (K3), peralatan, serta lingkungan kerja. Data dikumpulkan langsung dari pegawai dan dianalisis untuk mengetahui tingkat pengaruh masing-masing faktor.
Hasil penelitian menunjukkan:
- Faktor manusia, ergonomi, kimia, teknis, administrasi, dan program K3 berpengaruh signifikan terhadap kecelakaan kerja.
- Faktor peralatan dan lingkungan kerja juga berkontribusi terhadap risiko kecelakaan.
- Tingginya angka kecelakaan kerja berdampak langsung pada penurunan kinerja dan produktivitas pegawai.
- Sistem manajemen keselamatan yang baik mampu menekan risiko dan meningkatkan kinerja.
Temuan ini menegaskan bahwa keselamatan kerja di rumah sakit merupakan hasil dari berbagai faktor yang saling terkait. Perbaikan tidak cukup dilakukan pada satu aspek saja, melainkan harus dilakukan secara menyeluruh.
Penelitian ini merekomendasikan agar manajemen rumah sakit memperkuat program K3, meningkatkan kualitas peralatan, memperbaiki aspek ergonomi, serta memberikan pelatihan berkelanjutan kepada pegawai. Langkah ini diyakini dapat menurunkan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan kinerja dan kualitas layanan kesehatan.
Secara lebih luas, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi penguatan kebijakan keselamatan kerja di rumah sakit di Indonesia. Penerapan standar keselamatan yang lebih baik tidak hanya melindungi tenaga kerja, tetapi juga meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien.
Profil Penulis
- Putu Pande R. Aprilyani Dewi- Universitas Pendidikan Nasional
- Putu Ayu Anggya Agustina- Universitas Terbuka
- Made Denny Oktariyana- Politeknik Negeri Kupang
- I Kadek Bagiana- Universitas Mahasaraswati Denpasar
Sumber Penelitian
Analysis of Factors Affecting Work Accidents and Employee Performance in the Nutrition Installation Unit of RSUD Koja North Jakarta. International Journal of Business and Applied Economics (IJBAE), 2026.

0 Komentar