Audit Lebih Lama dan KAP Besar Tingkatkan Keandalan Laporan Keuangan Bank

Ilustrasi by AI

Penelitian terbaru oleh Nia Afriha dan Luke Suciyati Amna dari Universitas Bandar Lampung pada 2026 mengungkap bahwa lamanya hubungan audit, ukuran kantor akuntan publik (KAP), dan besaran biaya audit berperan penting dalam meningkatkan integritas laporan keuangan perbankan. Studi ini menjadi krusial karena sektor perbankan sangat bergantung pada kepercayaan publik dan akurasi informasi keuangan.

Di tengah masih terjadinya pelanggaran pelaporan keuangan di industri perbankan, termasuk kasus kredit fiktif yang merugikan publik, kebutuhan akan laporan keuangan yang transparan dan dapat dipercaya semakin mendesak. Laporan keuangan yang tidak akurat dapat menyesatkan investor, regulator, dan masyarakat luas dalam mengambil keputusan ekonomi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis 23 bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Data diperoleh dari laporan tahunan perusahaan dan diolah menggunakan analisis regresi linear berganda. Total terdapat 69 observasi yang dianalisis setelah melalui berbagai uji statistik untuk memastikan validitas model.

Temuan Utama Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan beberapa poin penting:

  • Audit tenure (lama hubungan auditor-klien) berpengaruh positif dan signifikan terhadap integritas laporan keuangan
  • Ukuran KAP, terutama yang termasuk kategori besar (Big Four), memiliki pengaruh paling kuat
  • Audit fee (biaya audit) yang proporsional meningkatkan kualitas dan keandalan laporan
  • Ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berkontribusi signifikan terhadap integritas laporan keuangan

Secara statistik, ketiga faktor ini mampu menjelaskan sekitar 15,6% variasi integritas laporan keuangan, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian.

Mengapa Faktor Ini Penting?

Nia Afriha menjelaskan bahwa durasi audit yang ideal memungkinkan auditor memahami bisnis klien tanpa kehilangan independensi. “Hubungan yang terlalu singkat membuat auditor kurang memahami risiko perusahaan, sementara hubungan terlalu lama berpotensi menurunkan objektivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Luke Suciyati Amna menekankan pentingnya peran KAP besar. “KAP besar memiliki sumber daya, sistem kontrol, dan reputasi yang lebih kuat, sehingga mampu menjaga kualitas audit dan kepercayaan publik,” jelasnya.

Biaya audit juga menjadi faktor krusial. Audit dengan biaya memadai memungkinkan auditor bekerja lebih mendalam dan menyeluruh, sehingga potensi kesalahan atau manipulasi dapat diminimalkan.

Dampak bagi Dunia Nyata

Temuan ini memiliki implikasi luas:

  • Bagi industri perbankan: meningkatkan transparansi dan kepercayaan investor
  • Bagi regulator: menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan terkait rotasi auditor dan standar audit
  • Bagi perusahaan: mendorong penggunaan auditor berkualitas dengan alokasi biaya audit yang memadai
  • Bagi masyarakat: memberikan jaminan bahwa laporan keuangan lebih dapat dipercaya

Penelitian ini juga memperkuat teori keagenan yang menjelaskan pentingnya pengawasan eksternal dalam mengurangi konflik kepentingan antara manajemen dan pemilik perusahaan.

Profil Penulis

  • Nia Afriha –Universitas Bandar Lampung
  • Luke Suciyati Amna –Universitas Bandar Lampung

Sumber Penelitian

Afriha, N., & Amna, L. S. (2026). Audit Tenure, KAP Size, and Audit Fees Effects on Financial Statement Integrity. International Journal of Business and Applied Economics (IJBAE), Vol. 5 No. 2, 619–630.
DOI: https://doi.org/10.55927/ijbae.v5i2.6

URL: https://journalijbae.my.id/index.php/ijbae


Posting Komentar

0 Komentar