Dalam kesempatan tersebut, Bupati Deli Serdang menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada perolehan gelar akademik, tetapi juga harus mampu mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya inovasi dan terobosan yang berdampak langsung terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Deli Serdang.
Lebih lanjut, Bupati Deli Serdang menyampaikan ketertarikannya terhadap program pembelajaran fleksibel seperti short course dan Massive Open Online Courses (MOOCs). Program tersebut dinilai relevan untuk meningkatkan kompetensi berbagai kalangan, mulai dari aparatur pemerintah seperti Bappeda, tenaga pendidik, aparatur desa, hingga masyarakat umum.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga mendorong penguatan program beasiswa yang lebih inklusif dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Program ini diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul, termasuk bagi warga binaan di lembaga pemasyarakatan, para guru, serta masyarakat yang bergerak di sektor peternakan dan bidang lainnya. Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara UT Medan dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta pemberdayaan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.

0 Komentar