Analisis Strategi Produksi Berdasarkan Pola Penjualan di Koperasi Tungku Duta Selebah, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur

Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Surabaya - Valuasi Pemain dan ROI Transfer Tak Selamatkan Likuiditas Manchester United, Studi 2015–2024 Ungkap Masalah Struktural. Penelitian yang dilakukan oleh Indrian Arsya Nandito dan Mulyanto Nugroho dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Finance and Business Digital (JFBD) edisi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 menyoroti bahwa evaluasi pemain sebagai aset tak berwujud sesuai standar IFRS/IAS 38 serta Return on Investment (ROI) transfer tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan klub memenuhi kewajiban jangka pendek.

Penelitian yang dilakukan oleh 
Indrian Arsya Nandito dan Mulyanto Nugroho dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menyoroti bahwa paradoks keuangan Manchester United. Pendapatan klub mencapai sekitar €771 juta pada 2024, namun rasio likuiditas justru menurun hingga 0,36, jauh di bawah standar sehat industri.

Latar Belakang: Aset Besar, Kas Terbatas
Peneliti menjelaskan bahwa dalam akuntansi modern, pemain sepak bola dikategorikan sebagai aset tak berwujud berdasarkan IFRS/IAS 38. Nilai tersebut tercatat tinggi di neraca karena berasal dari kontrak yang diharapkan menghasilkan manfaat ekonomi di masa depan. Namun, aset ini tidak likuid dan tidak dapat langsung digunakan untuk membayar kewajiban jangka pendek. Di sisi lain, manajemen klub sering menghadapi tekanan untuk meraih prestasi olahraga. Kondisi ini mendorong belanja pemain mahal, meskipun likuiditas sedang tertekan. Akibatnya, nilai aset meningkat, tetapi beban kas juga bertambah melalui cicilan transfer dan gaji pemain. Penelitian ini mencoba menjawab apakah dua strategi utama klub meningkatkan valuasi pemain dan memperoleh keuntungan dari transfer benar-benar memperbaiki likuiditas keuangan.

Metodologi: Analisis Laporan Keuangan Satu Dekade
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain longitudinal selama 10 tahun, dari 2015 hingga 2024. Data diambil dari laporan keuangan tahunan Manchester United PLC yang diaudit dan dilaporkan ke U.S. Securities and Exchange Commission (SEC).
Variabel yang dianalisis meliputi:
  • Valuasi pemain sebagai aset tak berwujud.
  • Return on Investment (ROI) transfer pemain.
  • Likuiditas keuangan yang diukur dengan current ratio.
Data kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak statistik SPSS untuk melihat pengaruh masing-masing variabel terhadap likuiditas klub.

Temuan Utama Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting:
  • Rata-rata valuasi aset pemain mencapai sekitar £753 juta.
  • Rata-rata current ratio hanya 0,675, jauh di bawah standar sehat 1,5–2,0.
  • ROI transfer sangat fluktuatif, dari −9.497% hingga 262%.
  • Valuasi pemain tidak berpengaruh signifikan terhadap likuiditas.
  • ROI transfer juga tidak berpengaruh signifikan terhadap likuiditas.
  • Kedua variabel secara simultan hanya menjelaskan 13,4% perubahan likuiditas.
Dengan kata lain, 86,6% kondisi likuiditas klub ditentukan oleh faktor lain di luar strategi transfer pemain.

Implikasi bagi Industri Sepak Bola
Temuan ini memiliki dampak luas bagi manajemen klub sepak bola profesional. Strategi membeli pemain mahal atau menjual pemain untuk keuntungan tidak cukup untuk memperbaiki kesehatan keuangan jika struktur biaya tidak diubah.
Penelitian menyarankan beberapa langkah:
  • Restrukturisasi utang transfer jangka pendek menjadi jangka panjang.
  • Pengendalian beban gaji pemain.
  • Penguatan cadangan kas operasional.
  • Pengawasan regulator terhadap rasio likuiditas klub.
Bagi regulator, studi ini menunjukkan bahwa aturan Financial Fair Play yang fokus pada profitabilitas belum cukup. Likuiditas jangka pendek perlu menjadi indikator penting keberlanjutan klub.

Profil Penulis
Indrian Arsya Nandito
adalah peneliti di bidang akuntansi manajemen olahraga dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Fokus risetnya meliputi akuntansi klub sepak bola, aset tak berwujud, dan manajemen keuangan olahraga profesional.
Mulyanto Nugroho merupakan dosen dan peneliti akuntansi keuangan di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Bidang keahliannya mencakup analisis laporan keuangan, likuiditas perusahaan, dan kebijakan investasi korporasi.

Sumber Penelitian
Nandito, Indrian Arsya & Nugroho, Mulyanto. 2026. “The Effect of Player Valuation as Intangible Assets as Per IFRS/IAS 38 and Return on Investment (ROI) of Player Transfers on Financial Liquidity: A Case Study of Manchester United PLC.” Journal of Finance and Business Digital (JFBD), Vol. 5 No. 1, 165–176.
DOI: https://doi.org/10.55927/jfbd.v5i1.18
URLhttps://journaljfbd.my.id/index.php/jfbd

Posting Komentar

0 Komentar