Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Aceh - Partisipasi Anggaran Tingkatkan Kinerja Keuangan Pemerintah Aceh, Intervensi Politik Tak Signifikan. Temuan yang dilakukan oleh Ria Rizki Novita dan Fifi Yusmita dari Universitas Syiah Kuala dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Finance and Business Digital (JFBD) edisi Vol. 5 No.1 Tahun 2026 menyoroti bahwa masalah klasik pengelolaan anggaran daerah seperti rendahnya serapan anggaran, keterlambatan program, dan tingginya sisa anggaran (SiLPA) di Aceh.
Penelitian yang dilakukan oleh Ria Rizki Novita dan Fifi Yusmita dari Universitas Syiah Kuala menyoroti bahwa untuk menguji dua faktor utama: partisipasi dalam penyusunan anggaran dan intervensi politik dalam proses pengambilan keputusan.
Penelitian yang dilakukan oleh Ria Rizki Novita dan Fifi Yusmita dari Universitas Syiah Kuala menyoroti bahwa untuk menguji dua faktor utama: partisipasi dalam penyusunan anggaran dan intervensi politik dalam proses pengambilan keputusan.
Mengapa Partisipasi Anggaran Penting?
Penelitian ini menemukan bahwa partisipasi memberi dampak nyata pada kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Ketika pegawai teknis dilibatkan:
- Perencanaan menjadi lebih realistis.
- Program lebih sesuai dengan kebutuhan lapangan.
- Risiko kegagalan implementasi dapat diantisipasi lebih awal.
Sebaliknya, pendekatan top-down tanpa partisipasi cenderung menghasilkan anggaran yang sulit dijalankan.
Selain itu, partisipasi juga meningkatkan:
- Rasa tanggung jawab pegawai.
- Komitmen terhadap target program.
- Akuntabilitas penggunaan anggaran.
Dalam konteks Aceh, hal ini relevan karena tingginya SiLPA sering kali bukan tanda efisiensi, melainkan indikasi lemahnya perencanaan.
Metode: Survei Pegawai yang Terlibat Langsung
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada pegawai pemerintah Aceh yang terlibat langsung dalam proses penyusunan dan pelaksanaan anggaran.
Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk melihat:
- Pengaruh partisipasi anggaran.
- Pengaruh intervensi politik.
- Serta pengaruh keduanya secara bersamaan terhadap kinerja anggaran.
Pendekatan ini memungkinkan peneliti mengukur hubungan antarvariabel secara objektif berbasis data lapangan.
Temuan Utama: Partisipasi Jadi Faktor Penentu
Hasil penelitian menunjukkan tiga poin penting:
Partisipasi anggaran berpengaruh positif dan signifikan
- Semakin tinggi keterlibatan pegawai, semakin baik kinerja anggaran.
- Koefisien pengaruh tercatat kuat dan signifikan secara statistik.
Intervensi politik tidak berpengaruh signifikan secara langsung
- Tekanan atau campur tangan politik tidak terbukti menurunkan atau meningkatkan kinerja anggaran secara langsung.
Kedua faktor bersama-sama tetap berpengaruh signifikan
- Interaksi antara aspek teknis dan politik tetap membentuk dinamika pengelolaan anggaran.
Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pemerintah daerah:
- Perkuat mekanisme partisipatif - Melibatkan lebih banyak pegawai teknis dalam penyusunan anggaran dapat meningkatkan kualitas perencanaan dan realisasi.
- Tingkatkan kapasitas perencanaan - Masalah anggaran tidak cukup diselesaikan dengan kebijakan politik, tetapi membutuhkan peningkatan kompetensi teknis aparatur.
- Kelola dinamika politik secara institusional - Peneliti menghilangkan politik, pemerintah perlu memastikan intervensi politik tidak merusak proses teknokratis.
- Kurangi kesenjangan perencanaan dan realisasi - Partisipasi terbukti efektif dalam menutup gap antara rencana dan implementasi program.
Profil Penulis
Ria Rizki Novita, S.E., M.Si. Dosen dan peneliti di Universitas Syiah Kuala dengan fokus pada akuntansi sektor publik dan keuangan daerah.
Fifi Yusmita, S.E., M.Si. Akademisi Universitas Syiah Kuala yang meneliti tata kelola anggaran, kebijakan publik, dan dinamika politik dalam sektor pemerintahan.
Sumber Penelitian
Novita, Ria Rizki & Yusmita, Fifi. (2026). The Influence of Participatory Budgeting and Political Intervention on the Budget Performance of the Aceh Government. Journal of Finance and Business Digital (JFBD), Vol. 5 No. 1, halaman 73–84.
DOI: https://doi.org/10.55927/jfbd.v5i1.9
URL: https://journaljfbd.my.id/index.php/jfbd
DOI: https://doi.org/10.55927/jfbd.v5i1.9
URL: https://journaljfbd.my.id/index.php/jfbd

0 Komentar