Penelitian yang dilakukan oleh Shazni Nadia Reivana, Kartika Kaban, Farida Hanum Margolang, Husnah, dan Sakdiah dari Rumah Sakit Daerah Rantau Prapat dan Universitas Syiah Kuala menyoroti bahwa prevalensi dan karakteristik penyakit jantung pada pasien yang berkunjung ke klinik rawat jalan kardiologi RSUD Rantau Prapat.
Latar Belakang: Penyakit
Kardiovaskular sebagai Tantangan Kesehatan Global
Meskipun berbagai strategi pencegahan
dan pengobatan telah berkembang pesat, penyakit kardiovaskular tetap menjadi
penyebab utama kematian secara global. Sekitar 58% kematian akibat penyakit
kardiovaskular terjadi di Asia, terutama disebabkan oleh penyakit
jantung iskemik dan stroke. Proyeksi global juga menunjukkan bahwa angka
kematian akibat penyakit kardiovaskular di Asia dapat meningkat hingga lebih
dari 90% pada tahun 2050. Peningkatan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor
risiko seperti hipertensi, obesitas, diabetes, kebiasaan merokok, serta pola
hidup yang tidak sehat. Di Indonesia sendiri, penyakit tidak menular menyumbang
sekitar 71% dari seluruh kematian, dengan penyakit jantung dan pembuluh
darah menjadi salah satu penyebab utama. Namun, data epidemiologi rinci di
tingkat rumah sakit dan daerah masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian
berbasis data rumah sakit menjadi penting untuk memberikan gambaran kondisi
nyata di lapangan.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan desain
penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data penelitian diperoleh dari rekam
medis pasien yang berkunjung ke klinik rawat jalan kardiologi RSUD Rantau
Prapat selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2023. Awalnya terdapat 11.941 data pasien
dalam sistem rekam medis elektronik rumah sakit. Setelah proses penyaringan dan
pembersihan data, 2.116 pasien memenuhi kriteria penelitian dan
dianalisis lebih lanjut.
Variabel yang dikaji dalam penelitian ini meliputi:
- Usia pasien
- Jenis kelamin
- Diagnosis penyakit jantung
Teknik pengambilan sampel
menggunakan consecutive sampling, sedangkan analisis data dilakukan
dengan analisis univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi
karakteristik pasien dan jenis penyakit jantung.
Pembahasan: Peran Gaya Hidup dan
Faktor Risiko
Hasil penelitian ini sejalan dengan
berbagai studi internasional yang menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular
sangat dipengaruhi oleh faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Hipertensi
disebut sebagai faktor risiko terbesar penyakit kardiovaskular, diikuti oleh
kadar kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, obesitas, dan diabetes. Penelitian
ini juga menyoroti kemungkinan pengaruh faktor gaya hidup, pola makan, serta
kebiasaan sosial dalam meningkatkan risiko penyakit jantung di masyarakat. Selain
itu, peningkatan obesitas dan gaya hidup sedentari di kalangan usia muda juga
dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada usia yang lebih dini.
Implikasi bagi Kesehatan Masyarakat
Temuan penelitian ini memberikan dasar
penting bagi penguatan strategi pencegahan penyakit jantung di Indonesia,
khususnya di Sumatera Utara.
Beberapa langkah yang dapat menjadi prioritas antara lain:
- Meningkatkan skrining dan pengendalian hipertensi
- Mendorong gaya hidup sehat untuk mencegah obesitas
- Memperkuat deteksi dini penyakit jantung
- Meningkatkan pengelolaan pasien dengan faktor risiko metabolik
Penelitian berbasis rumah sakit seperti ini juga dapat membantu pemerintah dan tenaga kesehatan dalam memahami pola penyakit secara lebih spesifik di suatu daerah.
Profil Penulis
Shazni Nadia Reivana merupakan peneliti dari Rumah Sakit Daerah Rantau Prapat, Sumatera Utara, yang berfokus pada penelitian klinis penyakit kardiovaskular.
Kartika Kaban dan Farida Hanum Margolang adalah peneliti dari Bagian Kardiologi RSUD Rantau Prapat yang meneliti bidang penyakit jantung dan manajemen klinis kardiovaskular.
Husnah dan Sakdiah merupakan akademisi dari Universitas Syiah Kuala yang memiliki fokus penelitian pada kesehatan masyarakat dan epidemiologi penyakit kardiovaskular.
Sumber Penelitian
Shazni Nadia Reivana, Kartika Kaban, Farida Hanum Margolang, Husnah, dan Sakdiah. The Prevalence of Heart Disease at Rantau Prapat Hospital, North Sumatra. Asian Journal of Natural Sciences (AJNS), Vol. 2 No. 2,hlm. 1-10. 2026.
DOI: https://doi.org/10.55927/ajns.v5i1.1
URL: https://journalajns.my.id/index.php/ajns

0 Komentar