Pengaruh Beban Prevalensi Penyakit Jantung di Rumah Sakit Rantau Prapat, Sumatera Utara


GAMBAR Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Rantau Prapat - Gagal Jantung Mendominasi Kasus Penyakit Jantung di RSUD Rantau Prapat. Temuan ini diungkapkan dalam riset Shazni Nadia Reivana, Kartika Kaban, Farida Hanum Margolang, Husnah, dan Sakdiah dari Rumah Sakit Daerah Rantau Prapat dan Universitas Syiah Kualadalam artikel penelitian sains  Asian Journal of Natural Sciences pada tahun 2026 edisi Vol. 5 No. 2 Tahun 2026 menyoroti bahwa gambaran penting mengenai pola demografi dan jenis penyakit jantung yang paling banyak terjadi di wilayah tersebut.

Penelitian yang dilakukan oleh Shazni Nadia Reivana, Kartika Kaban, Farida Hanum Margolang, Husnah, dan Sakdiah dari Rumah Sakit Daerah Rantau Prapat dan Universitas Syiah Kuala menyoroti bahwa prevalensi dan karakteristik penyakit jantung pada pasien yang berkunjung ke klinik rawat jalan kardiologi RSUD Rantau Prapat.

Latar Belakang: Penyakit Kardiovaskular sebagai Tantangan Kesehatan Global
Meskipun berbagai strategi pencegahan dan pengobatan telah berkembang pesat, penyakit kardiovaskular tetap menjadi penyebab utama kematian secara global. Sekitar 58% kematian akibat penyakit kardiovaskular terjadi di Asia, terutama disebabkan oleh penyakit jantung iskemik dan stroke. Proyeksi global juga menunjukkan bahwa angka kematian akibat penyakit kardiovaskular di Asia dapat meningkat hingga lebih dari 90% pada tahun 2050. Peningkatan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko seperti hipertensi, obesitas, diabetes, kebiasaan merokok, serta pola hidup yang tidak sehat. Di Indonesia sendiri, penyakit tidak menular menyumbang sekitar 71% dari seluruh kematian, dengan penyakit jantung dan pembuluh darah menjadi salah satu penyebab utama. Namun, data epidemiologi rinci di tingkat rumah sakit dan daerah masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian berbasis data rumah sakit menjadi penting untuk memberikan gambaran kondisi nyata di lapangan.

Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data penelitian diperoleh dari rekam medis pasien yang berkunjung ke klinik rawat jalan kardiologi RSUD Rantau Prapat selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2023. Awalnya terdapat 11.941 data pasien dalam sistem rekam medis elektronik rumah sakit. Setelah proses penyaringan dan pembersihan data, 2.116 pasien memenuhi kriteria penelitian dan dianalisis lebih lanjut.

Variabel yang dikaji dalam penelitian ini meliputi:

  • Usia pasien
  • Jenis kelamin
  • Diagnosis penyakit jantung

Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan analisis univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi karakteristik pasien dan jenis penyakit jantung.


Pembahasan: Peran Gaya Hidup dan Faktor Risiko

Hasil penelitian ini sejalan dengan berbagai studi internasional yang menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular sangat dipengaruhi oleh faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Hipertensi disebut sebagai faktor risiko terbesar penyakit kardiovaskular, diikuti oleh kadar kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, obesitas, dan diabetes. Penelitian ini juga menyoroti kemungkinan pengaruh faktor gaya hidup, pola makan, serta kebiasaan sosial dalam meningkatkan risiko penyakit jantung di masyarakat. Selain itu, peningkatan obesitas dan gaya hidup sedentari di kalangan usia muda juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada usia yang lebih dini.

 

Implikasi bagi Kesehatan Masyarakat

Temuan penelitian ini memberikan dasar penting bagi penguatan strategi pencegahan penyakit jantung di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara.

Beberapa langkah yang dapat menjadi prioritas antara lain:

  • Meningkatkan skrining dan pengendalian hipertensi
  • Mendorong gaya hidup sehat untuk mencegah obesitas
  • Memperkuat deteksi dini penyakit jantung
  •  Meningkatkan pengelolaan pasien dengan faktor risiko metabolik

Penelitian berbasis rumah sakit seperti ini juga dapat membantu pemerintah dan tenaga kesehatan dalam memahami pola penyakit secara lebih spesifik di suatu daerah.


Profil Penulis

Shazni Nadia Reivana merupakan peneliti dari Rumah Sakit Daerah Rantau Prapat, Sumatera Utara, yang berfokus pada penelitian klinis penyakit kardiovaskular.

Kartika Kaban dan Farida Hanum Margolang adalah peneliti dari Bagian Kardiologi RSUD Rantau Prapat yang meneliti bidang penyakit jantung dan manajemen klinis kardiovaskular.

Husnah dan Sakdiah merupakan akademisi dari Universitas Syiah Kuala yang memiliki fokus penelitian pada kesehatan masyarakat dan epidemiologi penyakit kardiovaskular.


Sumber Penelitian

Shazni Nadia Reivana, Kartika Kaban, Farida Hanum Margolang, Husnah, dan Sakdiah. The Prevalence of Heart Disease at Rantau Prapat Hospital, North Sumatra. Asian Journal of Natural Sciences (AJNS), Vol. 2 No. 2,hlm. 1-10.  2026.

DOI: https://doi.org/10.55927/ajns.v5i1.1

URL:  https://journalajns.my.id/index.php/ajns


Posting Komentar

0 Komentar