Mengembangkan Permainan Interaktif Wordwall Berbasis Penyelidikan untuk Meningkatkan Keterampilan Matematika pada Anak Usia Dini

Ilustrasi by AI

Padang- Game Wordwall Berbasis Inkuiri Tingkatkan Nilai Matematika TK hingga 97 Persen. Penelitian terbaru dari Mellie Guspita Yanty, Rakimahwati, Farida Mayar, dan Yaswinda dari Universitas Negeri Padang yang dipublikasikan dalam International Journal of Education and Life Sciences (IJELS) Vol. 4 No. 2 (Februari 2026).

Penelitian terbaru dari Mellie Guspita Yanty, Rakimahwati, Farida Mayar, dan Yaswinda dari Universitas Negeri Padang membuktikan bahwa game interaktif Wordwall berbasis inkuiri mampu meningkatkan kemampuan matematika anak taman kanak-kanak secara signifikan.

Masalah Awal: Kemampuan Numerasi Masih Rendah

Observasi awal di TK Nurul Ilmi menunjukkan bahwa kemampuan matematika anak masih berada di bawah capaian perkembangan yang diharapkan. Proses pembelajaran didominasi metode konvensional, seperti penggunaan lembar kerja dan pendekatan yang berpusat pada guru.

Padahal, Kurikulum Merdeka menekankan pentingnya literasi dan numerasi sejak dini melalui pembelajaran yang eksploratif dan berpusat pada anak.

Kondisi ini mendorong peneliti mengembangkan media pembelajaran interaktif yang mampu merangsang rasa ingin tahu dan mengubah konsep matematika yang abstrak menjadi pengalaman belajar yang konkret.

Dikembangkan dengan Model ADDIE

Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE:

  1. Analysis (Analisis) – Mengidentifikasi kesenjangan kemampuan numerasi anak.
  2. Design (Perancangan) – Mendesain alur pembelajaran berbasis inkuiri.
  3. Development (Pengembangan) – Membuat dan memvalidasi game Wordwall.
  4. Implementation (Implementasi) – Uji coba pada siswa.
  5. Evaluation (Evaluasi) – Mengukur efektivitas melalui pre-test dan post-test.

Sebanyak 15 anak kelas B1 menjadi subjek uji coba.

Game dirancang dengan empat tahapan inkuiri:

  • Mengamati
  • Bertanya
  • Mencoba
  • Menyimpulkan

Tahapan tersebut diintegrasikan ke dalam template Wordwall seperti kuis, mencocokkan pasangan, dan mengelompokkan objek.

Validitas dan Kepraktisan di Atas 94 Persen

Hasil validasi ahli menunjukkan:

  • Tingkat validitas: 94% (Sangat Valid)
  • Tingkat kepraktisan: 94,6% (Sangat Praktis)

Guru menilai media ini mudah digunakan dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran anak usia dini. Observasi juga menunjukkan tingkat keterlibatan anak sangat tinggi selama kegiatan berlangsung.

Game memberikan umpan balik langsung, sehingga anak dapat memahami kesalahan secara real-time dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menyelesaikan soal.

Nilai Rata-Rata Naik dari 61% Menjadi 97%

Hasil pengukuran efektivitas menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan:

  • Nilai rata-rata pre-test: 61,1%
  • Nilai rata-rata post-test: 97%
  • Skor N-Gain: 0,91 (Kategori Tinggi)

Skor N-Gain 0,91 menunjukkan efektivitas yang sangat kuat dalam meningkatkan kemampuan matematika anak.

Mengapa Media Ini Efektif?

Keberhasilan media ini terletak pada kombinasi dua unsur utama:

1. Pendekatan Inkuiri

Anak tidak hanya menjawab soal, tetapi diajak menemukan konsep melalui proses eksplorasi. Hal ini sejalan dengan teori konstruktivisme Piaget, di mana pengetahuan dibangun melalui interaksi aktif dengan lingkungan.

2. Gamifikasi dan Teknologi Digital

Efek suara, tantangan waktu, skor, dan visual menarik membuat anak lebih termotivasi. Matematika yang sebelumnya dianggap sulit berubah menjadi aktivitas yang menyenangkan.

Anak berperan sebagai “penjelajah kecil” yang aktif mencari jawaban, bukan sekadar penerima informasi.

Implikasi untuk Pendidikan Anak Usia Dini

Temuan ini memberikan sejumlah implikasi penting:

  • Media digital dapat menjadi jembatan kognitif untuk memahami konsep abstrak.
  • Pendekatan inkuiri memperdalam pemahaman numerasi.
  • Teknologi yang dipadukan dengan strategi pedagogis tepat lebih efektif dibanding metode konvensional.
  • Integrasi literasi digital dan numerasi sejak dini mendukung kesiapan anak menghadapi pendidikan berbasis STEM.

Wordwall yang berbasis cloud juga memungkinkan akses fleksibel, baik di sekolah maupun di rumah.

Kesimpulan

Game Wordwall berbasis inkuiri terbukti valid, praktis, dan sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan matematika anak usia dini. Dengan skor N-Gain 0,91 dan nilai post-test mencapai 97 persen, media ini menunjukkan potensi besar sebagai inovasi pembelajaran di taman kanak-kanak.

Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan teknologi edukatif interaktif secara lebih luas untuk mendukung generasi yang melek numerasi dan berpikir kritis sejak usia dini.

Profil Penulis

  • Mellie Guspita Yanty-  Universitas Negeri Padang
  • Rakimahwati, Farida Mayar, Yaswinda- Universitas Negeri Padang

Sumber Penelitian

Yanty, M. G., Rakimahwati, Mayar, F., & Yaswinda. (2026). Developing Inquiry-Based Wordwall Interactive Games to Enhance Early Childhood Mathematical Skills. International Journal of Education and Life Sciences (IJELS), Vol. 4 No. 2, 151–158.

DOI: https://doi.org/10.59890/ijels.v4i2.269

URL: https://ntlmultitechpublisher.my.id/index.php/ijels


Posting Komentar

0 Komentar