Penelitian ini menyoroti bagaimana pengelolaan ekstrakurikuler yang terstruktur mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi mampu meningkatkan partisipasi siswa sekaligus mendorong prestasi di tingkat lokal hingga nasional. Hasilnya relevan bagi sekolah dan madrasah yang ingin memperkuat mutu pendidikan melalui kegiatan non-akademik.
Mengapa Ekstrakurikuler Perlu Dikelola Secara
Strategis?
Pendidikan tidak hanya berbicara soal nilai
akademik. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 menegaskan bahwa pendidikan
bertujuan membentuk karakter, kecerdasan, dan keterampilan siswa secara utuh. Di MTs Al Ihya Majenang madrasah yang berdiri
sejak 1989 jumlah siswa meningkat dari 80 orang saat awal berdiri menjadi 230
siswa pada tahun ajaran 2023/2024. Madrasah ini memiliki tiga program
ekstrakurikuler utama: Pramuka, Olahraga, dan Tari. Sejumlah prestasi, terutama
di bidang pramuka dan olahraga, telah diraih sebagai bukti keberhasilan
pengelolaan program. Namun keberhasilan tersebut tidak terjadi secara spontan.
Peneliti menemukan bahwa kunci utamanya adalah penerapan manajemen strategis
yang sistematis.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan desain fenomenologis. Data dikumpulkan melalui:
- Wawancara
dengan kepala madrasah, pembina pramuka, dan siswa
- Observasi
langsung kegiatan ekstrakurikuler
- Analisis
dokumen perencanaan sekolah
Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan verifikasi. Pendekatan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana strategi dirancang dan dijalankan dalam praktik nyata.
Temuan Utama Penelitian
1. Perumusan Strategi Dimulai dari Analisis
SWOT
Tahap awal pengelolaan dimulai dengan analisis
SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Proses ini melibatkan
kepala yayasan, kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum dan kesiswaan,
bendahara, serta pembina ekstrakurikuler.
Langkah-langkah strategis yang dilakukan
meliputi:
- Penyusunan
visi dan misi program
- Penetapan
tujuan dan target
- Penentuan
prioritas kegiatan sesuai minat dan bakat siswa
Target yang ditetapkan cukup jelas: 80%
siswa aktif mengikuti minimal satu kegiatan ekstrakurikuler.
2. Implementasi: Wajib Minimal Satu
Ekstrakurikuler
Dalam tahap pelaksanaan:
- Setiap
siswa diwajibkan mengikuti minimal satu kegiatan ekstrakurikuler.
- Kegiatan
dilakukan di luar jam pelajaran.
- Pembina
mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi.
- Siswa
diarahkan mengikuti lomba tingkat lokal, provinsi, hingga nasional.
Jenis kegiatan yang paling diminati siswa
antara lain kaligrafi, futsal, voli, dan bulu tangkis.
Penelitian ini juga menegaskan bahwa kegiatan
ekstrakurikuler tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga membentuk
soft skills seperti disiplin, kerja sama tim, dan kepercayaan diri.
3. Evaluasi Dilakukan Secara Sistematis
Evaluasi menjadi bagian penting dalam siklus
manajemen. Madrasah mengukur:
- Tingkat
partisipasi siswa
- Ketercapaian
target program
- Popularitas
dan efektivitas kegiatan
- Masukan dari siswa, guru, dan orang tua
Rekomendasi Penelitian
Peneliti merekomendasikan penelitian lanjutan
untuk:
- Mengukur
secara kuantitatif pengaruh ekstrakurikuler terhadap prestasi akademik.
- Mengkaji
dampak kegiatan terhadap life skills dan kepemimpinan siswa.
- Mengeksplorasi
integrasi teknologi digital dalam pengelolaan ekstrakurikuler.
Pendekatan campuran (mixed-method) dinilai dapat memberikan hasil yang lebih komprehensif.
Profil Penulis
- Ade
Saring Mulyadi, M.Pd. Dosen IAINU Kebumen, fokus pada manajemen pendidikan Islam dan strategi
pengembangan sekolah.
- Eliyanto,
M.Pd. Akademisi IAINU Kebumen, bidang kepemimpinan pendidikan.
- Benny
Kurniawan, M.Pd. Peneliti pendidikan Islam dan pengembangan kurikulum.
- Atim
Rinawati, M.Pd. Dosen IAINU Kebumen, fokus pada manajemen madrasah.
- Tahrir
Rosadi, M.Pd. Akademisi bidang pengelolaan lembaga pendidikan.
- Siti Fatimah, M.Pd. Peneliti pendidikan dan evaluasi program pembelajaran.
Sumber Penelitian
Ade
Saring Mulyadi, Eliyanto, Benny Kurniawan, Atim Rinawati, Tahrir Rosadi, dan
Siti Fatimah. Extracurricular Program Strategy Management at Islamic Junior
High School. International
Journal of Scientific Multidisciplinary Research (IJSMR),
Vol. 4, No. 1, hal. 45-56. 2026.
DOI: https://doi.org/10.55927/ijsmr.v4i1.839
URL: https://mryformosapublisher.org/index.php/ijsmr
0 Komentar