Studi LJ University: Kecerdasan Buatan Mempercepat Pekerjaan Harian Bisnis dan Mengurangi Kesalahan
Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin menjadi bagian dari aktivitas bisnis sehari-hari. Penelitian yang dilakukan oleh Akash Mudaliar dari LJ University, bersama Avina Dadhich dan Jignesh Vidani, menunjukkan bahwa penggunaan AI dapat meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat penyelesaian tugas, serta mengurangi kesalahan manusia dalam aktivitas bisnis rutin. Studi ini dipublikasikan pada tahun 2026 dalam jurnal International Journal of Business and Management Practices.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden sudah menggunakan AI dalam aktivitas bisnis mereka. Sebagian besar juga menilai bahwa teknologi ini membantu mempercepat pekerjaan, meningkatkan produktivitas, serta mempermudah analisis data bisnis. Temuan ini menunjukkan bahwa AI kini tidak lagi terbatas pada teknologi canggih di perusahaan besar, tetapi telah menjadi alat kerja yang semakin umum digunakan.
AI Menjadi Bagian dari Aktivitas Bisnis Sehari-hari
Dalam beberapa tahun terakhir, AI berkembang pesat dan mulai digunakan di berbagai sektor bisnis. Banyak organisasi memanfaatkan teknologi ini untuk mengotomatisasi pekerjaan rutin, menganalisis data dalam jumlah besar, serta membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat.
Beberapa penggunaan AI dalam kegiatan bisnis sehari-hari antara lain:
-mengotomatisasi pekerjaan administratif yang berulang
-membantu analisis data bisnis
-membuat laporan dan ringkasan informasi
-mendukung komunikasi dengan pelanggan
-membantu pengelolaan alur kerja perusahaan
Dengan semakin mudahnya akses terhadap teknologi digital dan platform berbasis cloud, penggunaan AI kini tidak hanya dilakukan oleh perusahaan besar, tetapi juga oleh individu, pelaku usaha kecil, dan mahasiswa.
Karena itu, memahami bagaimana masyarakat memandang dan menggunakan AI dalam aktivitas bisnis menjadi hal penting bagi para peneliti yang mempelajari transformasi digital.
Survei terhadap 169 Responden
Tim peneliti yang dipimpin oleh Akash Mudaliar melakukan survei untuk mengetahui bagaimana AI memengaruhi efisiensi aktivitas bisnis sehari-hari.
Penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif dengan 169 responden yang menjawab kuesioner berisi sepuluh pertanyaan. Pertanyaan tersebut mencakup data demografi seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, serta pendapatan bulanan, sekaligus pandangan responden mengenai penggunaan AI dalam kegiatan bisnis.
Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis frekuensi melalui perangkat lunak statistik SPSS. Analisis ini membantu peneliti memahami seberapa besar tingkat persetujuan responden terhadap berbagai pernyataan terkait dampak AI terhadap produktivitas dan efisiensi kerja.
Sebagian besar responden dalam penelitian ini berasal dari kelompok usia 18–25 tahun, yaitu sekitar 97 persen dari total peserta. Selain itu, 90,5 persen responden merupakan mahasiswa, yang menunjukkan bahwa generasi muda menjadi kelompok yang paling aktif menggunakan teknologi AI.
Tingkat Penggunaan AI Sangat Tinggi
Salah satu temuan penting dalam penelitian ini adalah tingginya tingkat penggunaan AI di kalangan responden.
Penelitian menunjukkan bahwa 90,5 persen responden mengaku menggunakan AI dalam aktivitas bisnis atau pekerjaan sehari-hari. Angka ini menunjukkan bahwa AI telah menjadi alat yang umum digunakan dalam berbagai aktivitas, termasuk penulisan, analisis data, penelitian, serta pengelolaan informasi bisnis.
Penggunaan AI yang luas ini mencerminkan perubahan cara kerja di era digital. Banyak tugas yang sebelumnya memerlukan waktu lama kini dapat diselesaikan lebih cepat dengan bantuan teknologi AI.
AI Meningkatkan Kecepatan dan Akurasi Kerja
Penelitian ini juga menemukan berbagai manfaat utama dari penggunaan AI dalam aktivitas bisnis sehari-hari.
Beberapa temuan penting antara lain:
-68,6 persen responden menyatakan AI membantu menyelesaikan tugas rutin lebih cepat
-69,3 persen responden menilai AI dapat mengurangi kesalahan manusia dalam pekerjaan
-66,2 persen responden mengatakan AI meningkatkan produktivitas kerja
-68,7 persen responden menyatakan AI mempermudah analisis data bisnis
Temuan ini menunjukkan bahwa AI tidak hanya meningkatkan kecepatan kerja, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hasil pekerjaan.
Teknologi AI mampu membantu pengguna dengan cara mengotomatisasi tugas yang berulang serta memberikan rekomendasi atau analisis yang membantu pengambilan keputusan.
Generasi Muda Paling Cepat Mengadopsi AI
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa generasi muda merupakan kelompok yang paling cepat mengadopsi teknologi AI.
Karena sebagian besar responden berusia antara 18 hingga 25 tahun, para peneliti menyimpulkan bahwa kelompok usia ini lebih terbuka terhadap penggunaan teknologi baru dalam aktivitas sehari-hari.
Fenomena ini juga terlihat dalam dunia pendidikan dan dunia kerja. Mahasiswa dan profesional muda sering memanfaatkan AI untuk membantu proses belajar, penelitian, penulisan, hingga analisis data.
Ketika generasi ini memasuki dunia kerja secara penuh, penggunaan AI diperkirakan akan semakin meluas di berbagai sektor industri.
Implikasi bagi Dunia Bisnis dan Pendidikan
Temuan penelitian ini memberikan sejumlah implikasi penting bagi dunia bisnis, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.
Pertama, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan mengintegrasikan teknologi AI dalam proses kerja sehari-hari. Otomatisasi dapat membantu karyawan menyelesaikan tugas administratif dengan lebih cepat sehingga mereka dapat fokus pada pekerjaan strategis.
Kedua, organisasi perlu memberikan pelatihan kepada karyawan mengenai cara menggunakan teknologi AI secara efektif dan bertanggung jawab.
Ketiga, lembaga pendidikan juga perlu menyesuaikan kurikulum untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja berbasis teknologi. Literasi digital dan pemahaman tentang AI akan menjadi keterampilan penting di masa depan.
Menurut Akash Mudaliar dari LJ University, penggunaan AI dalam aktivitas bisnis sehari-hari dapat membantu individu menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efisien sekaligus meminimalkan potensi kesalahan manusia.
Peran AI Semakin Penting dalam Produktivitas Bisnis
Penelitian ini menegaskan bahwa AI semakin berperan penting dalam meningkatkan produktivitas organisasi modern.
Dengan semakin banyaknya data yang dihasilkan dalam kegiatan bisnis, teknologi AI dapat membantu mengolah, menganalisis, dan menafsirkan informasi dengan lebih cepat dibandingkan metode manual.
Hal ini memungkinkan perusahaan mengambil keputusan yang lebih tepat dan berbasis data.
Namun demikian, para peneliti juga menekankan bahwa penggunaan AI harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab, dengan tetap mempertimbangkan peran manusia dalam proses pengambilan keputusan.
Profil Penulis
Akash Mudaliar adalah peneliti yang berafiliasi dengan LJ University dan memiliki fokus penelitian pada kecerdasan buatan, transformasi digital, serta produktivitas bisnis.
Avina Dadhich merupakan akademisi yang meneliti adopsi teknologi dalam organisasi serta inovasi bisnis berbasis digital.
Jignesh Vidani adalah peneliti dan dosen yang aktif menulis dalam bidang manajemen, kewirausahaan, dan praktik bisnis modern.
Sumber Penelitian
Mudaliar, Akash; Dadhich, Avina; Vidani, Jignesh.
“Impact of AI in the Ease of Doing Day to Day Activities in Business.”
International Journal of Business and Management Practices, 2026.
DOI: https://doi.org/10.59890/ijbmp.v4i1.139

0 Komentar