Pengaruh Kesejahteraan Karyawan, Stres Kerja, dan Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja pada CV. Jaya Mandiri Tinja Gresik


Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Gresik - Beban Kerja dan Stres Tekan Kepuasan Kerja Karyawan Jasa Lapangan di Gresik. Penelitian yang dilakukan oleh Yahya Hajar Nur Faizin dan Kridho Hery Gunawan dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya  dalam artikel ilmiah yang terbit di Asian Formosa Journal of Applied Sciences. (FJAS) edisi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 menyoroti bahwa karyawan divisi pemasaran unit kerja yang menghadapi tuntutan pelayanan tinggi, jam kerja tidak menentu, serta tekanan target yang berubah-ubah. 

Penelitian yang dilakukan oleh Yahya Hajar Nur Faizin dan Kridho Hery Gunawan dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menyoroti bahwa kepuasan kerja menjadi indikator penting karena berkaitan langsung dengan motivasi, kualitas layanan, dan stabilitas tenaga kerja.


Latar Belakang: Produktivitas Naik, Tekanan Kerja Menguat

Secara nasional, produktivitas tenaga kerja Indonesia menunjukkan tren membaik. Namun, capaian makro tersebut tidak selalu dirasakan merata di tingkat lapangan. Pada sektor jasa yang mengandalkan kesiapsiagaan tim, karyawan kerap menghadapi beban fisik dan mental lebih tinggi dibanding pekerja kantoran. Ketika target layanan meningkat tanpa diimbangi pengaturan kerja yang adil, risiko kelelahan dan stres ikut naik dan pada akhirnya menekan kepuasan kerja.

Di CV. Jaya Mandiri Tinja Gresik, dinamika ini terlihat jelas. Jumlah karyawan menurun, sementara permintaan layanan fluktuatif memicu jam kerja panjang dan lembur. Keluhan kelelahan dan tekanan kerja muncul, berpotensi berdampak pada kualitas layanan. Kondisi inilah yang mendorong peneliti menelaah tiga faktor kunci yang paling dekat dengan pengalaman kerja harian:
kesejahteraan karyawan, stres kerja, dan beban kerja.

Metode Singkat dan Mudah Dipahami

Penelitian melibatkan
57 karyawan divisi pemasaran seluruh populasi yang ada sehingga gambaran yang diperoleh mencerminkan kondisi nyata di unit tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala penilaian sederhana, lalu dianalisis untuk melihat hubungan dan pengaruh antar faktor. Pendekatan ini memungkinkan peneliti menilai seberapa besar masing-masing faktor berkontribusi terhadap kepuasan kerja, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama.

Temuan Utama: Beban Kerja Paling Menekan Kepuasan

Hasil analisis menunjukkan pola yang tegas dan konsisten:

  • Kesejahteraan karyawan berdampak positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Setiap peningkatan persepsi kesejahteraan diikuti kenaikan kepuasan kerja.
  • Stres kerja berdampak negatif dan signifikan. Semakin tinggi stres, semakin rendah kepuasan kerja.
  • Beban kerja berdampak negatif paling kuat. Dibanding stres dan kesejahteraan, beban kerja menjadi faktor yang paling besar menurunkan kepuasan kerja. 

Secara bersama-sama, ketiga faktor tersebut menjelaskan 64,9% variasi kepuasan kerja karyawan. Artinya, lebih dari setengah perubahan kepuasan kerja dapat dipahami dari bagaimana perusahaan mengelola kesejahteraan, stres, dan beban kerja. Hubungan ketiganya dengan kepuasan kerja tergolong sangat kuat, menegaskan bahwa kebijakan kerja sehari-hari memainkan peran krusial.


Implikasi Praktis bagi Dunia Usaha

Temuan ini membawa pesan jelas bagi perusahaan jasa lapangan:

  • Atur beban kerja secara proporsional. Distribusi tugas dan jadwal kerja perlu ditata agar tidak menumpuk pada karyawan tertentu.
  • Kelola stres secara aktif. Target kerja realistis, komunikasi yang jelas, dan sistem kerja yang rapi dapat menurunkan tekanan harian.
  • Perkuat program kesejahteraan. Dukungan kesejahteraan baik fisik, mental, maupun sosial terbukti meningkatkan kepuasan kerja dan menjaga motivasi tim.

Menurut para peneliti, perhatian pada tiga aspek ini tidak hanya meningkatkan kepuasan kerja, tetapi juga berpotensi memperbaiki kualitas layanan dan menekan risiko turnover karyawan.


Profil Singkat Penulis

Yahya Hajar Nur Faizin, S.M. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Bidang keahlian: Manajemen sumber daya manusia dan perilaku organisasi.


Kridho Hery Gunawan, S.E., M.M. 
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Bidang keahlian: Manajemen dan kinerja organisasi.


Sumber Penelitian

Yahya Hajar Nur Faizin, Kridho Hery Gunawan. "
The Effect of Employee Welfare, Work Stress, and Workload on Job Satisfaction at CV. Jaya Mandiri Tinja Gresik". Formosa Journal of Applied Sciences, Vol. 5 No. 1, hlm. 385–400. 2026
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i1.570
URL Resmi: https://srhformosapublisher.org/index.php/fjas


Posting Komentar

0 Komentar