Pengaruh Disiplin Kerja dan Pengembangan Karier terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Balangan


Gambar Ilustrasi AI


FORMOSA NEWS - Balangan - Strategi Dongkrak Kinerja ASN: Motivasi Jadi Kunci Utama di Lingkungan Pemerintahan Balangan. Penelitian yang dilakukan oleh Hajjah Raniah, Nuril Mawaddah, dan Widarto dari STIA Bina Banua Banjarmasin dalam artikel ilmiah yang terbit di Asian Formosa Journal of Applied Sciences. (FJAS) edisi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 menyoroti bahwa dinamika kerja di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Balangan.

Penelitian yang dilakukan oleh Hajjah Raniah, Nuril Mawaddah, dan Widarto dari STIA Bina Banua Banjarmasin menyoroti bahwa motivasi kerja memegang peranan vital sebagai jembatan yang menghubungkan kebijakan organisasi dengan hasil kerja nyata para pegawai

Tantangan Kinerja di Birokrasi Daerah

Latar belakang penelitian ini berakar pada fenomena umum di birokrasi Indonesia, di mana rendahnya produktivitas dan masalah kedisiplinan sering kali menjadi penghambat kualitas pelayanan publik. Di Kabupaten Balangan sendiri, data internal periode 2019-2022 menunjukkan adanya penurunan jumlah pegawai dengan kategori kinerja "sangat baik", disertai dengan meningkatnya angka ketidakhadiran dan keterlambatan.

Metodologi dan Pendekatan Penelitian

Dalam mengkaji masalah ini, peneliti menggunakan desain eksplanatori dengan teknik sensus terhadap 53 orang ASN. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur empat variabel utama:

  • Disiplin Kerja: Kepatuhan pada aturan dan jam kantor.
  • Pengembangan Karier: Kejelasan promosi dan peningkatan kompetensi.
  • Motivasi Kerja: Dorongan internal untuk mencapai target.
  • Kinerja Pegawai: Hasil kerja nyata sesuai standar organisasi.

Data tersebut kemudian diolah menggunakan metode statistik canggih Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) untuk melihat hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel.

Temuan Utama: Kekuatan Motivasi sebagai Penengah

Hasil analisis menunjukkan fakta yang menarik bagi para pengambil kebijakan di pemerintahan daerah:

  • Motivasi Adalah Penggerak Utama: Motivasi kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Tanpa motivasi yang tinggi, pegawai cenderung bekerja seadanya meski diawasi dengan ketat.
  • Pengaruh Tidak Langsung Disiplin: Disiplin kerja dan pengembangan karier memang penting, namun pengaruhnya terhadap kinerja akan menjadi jauh lebih kuat jika mampu meningkatkan motivasi pegawai terlebih dahulu.
  • Karier Sebagai Investasi: Sistem pengembangan karier yang transparan dan adil memberikan dorongan psikologis bagi ASN untuk memberikan performa terbaik sebagai bentuk investasi masa depan mereka.
  • Peran Mediasi Parsial: Motivasi kerja terbukti memediasi pengaruh pengembangan karier terhadap kinerja secara signifikan.

Implikasi Bagi Kebijakan Publik

“Peningkatan kinerja ASN memerlukan sinergi antara kebijakan disiplin yang konsisten, sistem karier yang transparan berbasis kompetensi, dan pengelolaan motivasi kerja melalui pemberian penghargaan yang tepat," tulis para peneliti dalam laporannya.

Bagi dunia birokrasi, hasil ini menegaskan bahwa menciptakan lingkungan kerja yang memotivasi di mana pegawai merasa dihargai dan melihat masa depan yang jelas adalah cara paling efektif untuk menjamin pelayanan publik yang berkualitas dan akuntabel.

Profil Peneliti

  • Hajjah Raniah, S.Sos., M.AP. Peneliti dan akademisi di STIA Bina Banua Banjarmasin dengan fokus keahlian pada Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik.
  • Nuril Mawaddah, S.E., M.M. Peneliti utama dan dosen di STIA Bina Banua Banjarmasin yang aktif mengkaji perilaku organisasi dan efektivitas kinerja aparatur.
  • Widarto, S.Sos., M.AP. Akademisi STIA Bina Banua Banjarmasin yang mendalami sistem merit dan pengembangan karier dalam birokrasi pemerintahan.

Sumber Penelitian:

Hajjah Raniah, Nuril Mawaddah & Widarto. “The Influence of Work Discipline and Career Development on Employee Performance with Work Motivation as an Intervening Variable at the Personnel and Human Resources Development Agency of Balangan Regency” Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Vol. 5 No. 1, 2025, hlm. 97-108. 
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i1.525 
URL: https://srhformosapublisher.org/index.php/fjas

Posting Komentar

0 Komentar