Optimasi Keputusan Pembelian Online Melalui Strategi Promosi, Kemudahan Transaksi, Kepercayaan, dan Kualitas Layanan pada Platform E-Commerce Shopee (Studi Mahasiswa di Purwokerto)

Ilustrasi by AI

Purwokerto— Literasi Keuangan Digital Dongkrak Kinerja UMKM, Studi Ungkap Dampak Nyata pada Usaha Kecil Indonesia. Penelitian yang dilakukan Danang Aryanto1* , Totok Haryanto2* , M.Agung Miftahuddin3, Hermin

Endratno4 yang dipublikasikan  pada Januari 2026 di International Journal of Business and Applied Economics (IJBAE).

Penelitian yang dilakukan oleh Danang Aryanto1* , Totok Haryanto2* , M.Agung Miftahuddin3, Hermin Endratno4 menganalisis pelaku UMKM pada periode 2023–2024. Studi tersebut menunjukkan bahwa pemilik usaha yang memahami penggunaan layanan keuangan digital—seperti mobile banking, dompet digital, dan aplikasi pengelolaan keuangan—mencatat pertumbuhan usaha dan stabilitas keuangan yang lebih baik. Hasil ini relevan di tengah percepatan transformasi digital nasional, sementara UMKM tetap menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Literasi keuangan digital mencakup kemampuan memahami sekaligus menggunakan layanan keuangan digital secara efektif dan aman. Ini meliputi pengetahuan tentang transaksi online, aplikasi perencanaan keuangan, sistem kredit digital, hingga kesadaran terhadap risiko keamanan siber. Bagi UMKM, keterampilan tersebut memengaruhi operasional harian sekaligus keputusan strategis seperti pengelolaan modal, penentuan harga, dan ekspansi usaha.

Cara Penelitian Dilakukan

Penelitian menggunakan pendekatan survei kuantitatif terhadap pelaku UMKM yang aktif menjalankan usaha dan telah memanfaatkan platform digital. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur tingkat literasi keuangan digital serta indikator kinerja usaha, termasuk pertumbuhan pendapatan, efisiensi operasional, dan perluasan pasar.

Analisis statistik kemudian digunakan untuk melihat hubungan antara tingkat literasi keuangan digital dan kinerja UMKM. Model analisis menunjukkan daya jelaskan yang kuat, menandakan bahwa variabel literasi digital berkontribusi signifikan dalam menjelaskan perbedaan kinerja antar pelaku usaha kecil.

Temuan Utama

Beberapa hasil penting dari penelitian ini meliputi:

1. Literasi keuangan digital berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja UMKM.
Pelaku usaha yang memahami penggunaan layanan keuangan digital mampu mengelola arus kas lebih baik, mencatat pengeluaran secara akurat, dan mengambil keputusan keuangan lebih cepat. Dampaknya terlihat pada peningkatan profitabilitas dan ketahanan usaha

2. Adopsi teknologi meningkatkan daya saing.
UMKM yang mengintegrasikan pembayaran digital dan aplikasi keuangan dapat melayani pelanggan lebih efisien serta menjangkau pasar online yang lebih luas. Hal ini membuka peluang peningkatan penjualan di luar pasar lokal.

3. Pengambilan keputusan menjadi lebih berbasis data.
Dengan pencatatan digital, pelaku usaha tidak lagi hanya mengandalkan intuisi. Data keuangan yang terdokumentasi membantu perencanaan usaha lebih akurat dan mengurangi risiko kesalahan.

4. Tantangan masih ada pada keterampilan digital dan akses.
Sebagian pelaku UMKM masih menghadapi kendala seperti keterbatasan kemampuan teknologi, kekhawatiran terhadap keamanan data, serta akses internet yang belum merata. Hambatan ini memperlambat pemanfaatan maksimal layanan keuangan digital.

Dampak bagi Masyarakat dan Kebijakan

Temuan ini menegaskan pentingnya program edukasi literasi keuangan digital berskala luas bagi pelaku UMKM. Pelatihan tentang pembukuan digital, sistem pembayaran online, dan keamanan siber dapat langsung meningkatkan keberlanjutan usaha kecil. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan perguruan tinggi menjadi kunci untuk menyediakan pelatihan yang mudah diakses.

Bagi pembuat kebijakan, hasil studi ini memperkuat urgensi investasi pada infrastruktur digital dan program inklusi keuangan. Akses internet yang lebih merata serta ekosistem digital yang aman akan membantu UMKM berpartisipasi penuh dalam ekonomi digital.

Dari sisi industri, perusahaan fintech dan perbankan dapat mengembangkan platform yang lebih ramah pengguna bagi UMKM serta menyediakan pendampingan. Kombinasi teknologi sederhana dan edukasi akan mempercepat adopsi.

Para peneliti menekankan bahwa penguatan literasi keuangan digital tidak hanya meningkatkan kinerja individu pelaku usaha, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi secara luas. UMKM yang cakap mengelola keuangan digital lebih siap menghadapi guncangan ekonomi dan perubahan pasar.

Profil Peneliti

  • Danang Aryanto – Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Totok Haryanto - Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • M.Agung Miftahuddin - Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Hermin Endratno - Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Sumber Penelitian

Danang Aryanto , Totok Haryanto , M.Agung Miftahuddin, Hermin Endratno Digital Financial Literacy and MSME Performance in the Digital Economy Era. International Journal of Business and Applied Economics (IJBAE), Vol. 5 No. 1, 2026.

DOI : https://doi.org/10.55927/ijbae.v5i1.551

URL resmi: https://nblformosapublisher.org/index.php/ijbae


Posting Komentar

0 Komentar