Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa Melalui Motivasi dan Strategi Penguatan Kosakata

Ilustrasi by AI

Pematang Siantar Strategi Motivasi dan Latihan Kosakata Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa SMP di Pematang Siantar. Program peningkatan kemampuan Bahasa Inggris yang digelar pada November 2025 oleh tim dosen Universitas Methodist Indonesia: Faido Marudut Pardamean Simanjuntak, Himpun Panggabean, Esron Ambarita, Lowe Clinton, dan Christianto Darwin.

Sebanyak 36 siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Pematang Siantar, Sumatra Utara, mengikuti program peningkatan kemampuan Bahasa Inggris yang digelar pada November 2025 oleh tim dosen Universitas Methodist Indonesia: Faido Marudut Pardamean Simanjuntak, Himpun Panggabean, Esron Ambarita, Lowe Clinton, dan Christianto Darwin. Kegiatan satu hari ini memadukan strategi motivasi belajar dengan penguatan kosakata Bahasa Inggris. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman kosakata, kepercayaan diri berbicara, serta partisipasi aktif siswa dalam latihan komunikasi lisan. Program ini penting karena kemampuan Bahasa Inggris menjadi kunci akses pendidikan, teknologi, dan peluang kerja global.

Temuan Utama

Selama kegiatan, antusiasme siswa terlihat tinggi. Partisipasi dalam simulasi mencapai 100 persen. Evaluasi menunjukkan beberapa hasil penting:

  • Peningkatan penguasaan kosakata, terlihat dari hasil latihan dan respons siswa saat diskusi.
  • Pengucapan kata lebih tepat, siswa mampu menyebutkan kosakata dengan benar.
  • Kepercayaan diri meningkat, siswa lebih berani mencoba berbicara.
  • Pemahaman makna kata lebih baik, siswa dapat menggunakan kosakata dalam frasa sederhana.

Tim pengajar juga mencatat bahwa latihan kosakata terstruktur membantu siswa lebih siap menghadapi percakapan Bahasa Inggris dasar. Hasil ini sejalan dengan temuan riset pendidikan bahasa yang menyatakan bahwa latihan kosakata terarah dapat meningkatkan performa siswa secara signifikan.

Dampak Pendidikan

Program ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dan penguatan kosakata saling melengkapi dalam pembelajaran bahasa. Kosakata menjadi fondasi utama sebelum siswa mampu mengembangkan keterampilan berbicara, membaca, maupun mendengar. Dengan metode yang menyenangkan dan partisipatif, siswa tidak hanya belajar kata baru, tetapi juga membangun sikap positif terhadap Bahasa Inggris.

Faido Marudut Pardamean Simanjuntak dari Universitas Methodist Indonesia menekankan bahwa latihan kosakata yang konsisten membantu siswa mengurangi rasa ragu saat berbicara. Menurut tim pengajar, pendekatan sederhana namun rutin dapat membentuk kebiasaan belajar bahasa yang berkelanjutan.

Implikasi Lebih Luas

Model pelatihan ini relevan bagi sekolah lain yang menghadapi masalah serupa. Program satu hari dengan metode interaktif terbukti efektif memicu motivasi awal siswa. Jika diterapkan secara berkelanjutan oleh guru, strategi ini berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat menengah.

Bagi dunia pendidikan, hasil ini memperkuat pentingnya pendekatan berbasis motivasi dalam pembelajaran bahasa asing. Bagi siswa, pengalaman ini menjadi langkah awal membangun kepercayaan diri untuk berkomunikasi di lingkungan global.

Profil Penulis

  • Faido Marudut Pardamean Simanjuntak, M.Pd. Universitas Methodist Indonesia
  • Himpun Panggabean, M.Pd. –Universitas Methodist Indonesia
  • Esron Ambarita, M.Pd. –Universitas Methodist Indonesia
  • Lowe Clinton, M.Pd. –Universitas Methodist Indonesia
    Christianto Darwin, M.Pd. –Universitas Methodist Indonesia
  • Christianto Darwin, M.Pd. –Universitas Methodist Indonesia

Sumber Penelitian

Simanjuntak, F.M.P., Panggabean, H., Ambarita, E., Clinton, L., & Darwin, C. “Improving Students' English Language Skills through Motivation and Vocabulary Strengthening Strategies.”

 Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB), Vol. 5 No. 1, 2026, hlm. 71–76.

 DOI: https://doi.org/10.55927/jpmb.v5i1.588

URL: https://nblformosapublisher.org/index.php/jpmb

 


Posting Komentar

0 Komentar