Rivers State, Nigeria — Pengelolaan waktu yang terencana, terukur, dan konsisten terbukti berpengaruh besar terhadap peningkatan mutu perguruan tinggi. Kesimpulan ini disampaikan oleh Gladys Ejimole Aleru dan Maxwell Chidiebere Ejikem dari Rivers State University, Nigeria, dalam riset yang dipublikasikan pada 2026 di International Journal of Finance and Business Management (IJFBM). Penelitian ini menegaskan bahwa perencanaan berbasis waktu, penentuan prioritas tugas, dan penetapan tujuan yang jelas menjadi faktor kunci dalam memperbaiki kinerja akademik dan tata kelola institusi pendidikan tinggi.
Riset tersebut relevan bagi banyak negara berkembang, termasuk Indonesia, yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan perguruan tinggi: beban kerja dosen yang tinggi, kalender akademik yang sering terganggu, keterlambatan layanan akademik, serta koordinasi administratif yang belum optimal.
Masalah Klasik di Perguruan Tinggi
Dalam banyak perguruan tinggi, waktu sering kali menjadi sumber daya yang paling terbatas namun paling kurang dikelola. Penelitian ini mencatat berbagai persoalan yang umum terjadi di institusi pendidikan tinggi, seperti jadwal perkuliahan yang tidak konsisten, keterlambatan pengumuman hasil ujian, rapat yang tidak efisien, serta proses administrasi yang memakan waktu panjang.
Menurut Aleru dan Ejikem, kondisi tersebut bukan semata-mata disebabkan oleh kurangnya kompetensi sumber daya manusia, melainkan lemahnya manajemen waktu di tingkat kelembagaan. Ketika waktu tidak direncanakan dan dikendalikan dengan baik, kinerja akademik, kepuasan mahasiswa, dan produktivitas staf ikut terdampak.
Cara Penelitian Dilakukan
Penelitian ini menggunakan desain survei deskriptif dengan melibatkan 272 pimpinan perguruan tinggi di Rivers State, Nigeria. Responden terdiri dari 138 pejabat institusi negeri dan 134 pejabat institusi swasta, yang dipilih melalui teknik stratified random sampling.
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur tiga aspek utama manajemen waktu:
- Perencanaan berbasis waktu
- Prioritas tugas
- Penetapan tujuan
Seluruh data dianalisis secara kuantitatif untuk melihat pola, kecenderungan, dan perbedaan antara perguruan tinggi negeri dan swasta. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memotret kondisi riil pengelolaan waktu di tingkat pimpinan institusi.
Temuan Utama Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen waktu memiliki pengaruh tinggi dan signifikan terhadap peningkatan mutu perguruan tinggi, baik di institusi negeri maupun swasta. Tidak ditemukan perbedaan berarti antara kedua jenis institusi, yang menandakan bahwa tantangan dan solusi bersifat universal.
Temuan utama penelitian meliputi:
- Perencanaan berbasis waktu membantu pimpinan kampus menentukan tahapan kerja, menetapkan tenggat waktu, dan menyusun program pengembangan institusi secara lebih sistematis.
- Prioritas tugas terbukti meningkatkan produktivitas dengan membantu pimpinan dan staf fokus pada pekerjaan yang paling penting dan mendesak.
- Penetapan tujuan memberi arah yang jelas, meningkatkan motivasi kerja, dan menjadi tolok ukur keberhasilan program pengembangan kampus.
Rata-rata penilaian responden menunjukkan bahwa ketiga strategi tersebut berkontribusi besar terhadap peningkatan kinerja akademik, efisiensi administrasi, dan kemajuan institusi secara keseluruhan.
Waktu sebagai Sumber Daya Strategis
Salah satu pesan penting dari penelitian ini adalah cara pandang terhadap waktu. Aleru dan Ejikem menegaskan bahwa waktu perlu diperlakukan sebagai sumber daya strategis, sejajar dengan anggaran dan sumber daya manusia.
Menurut mereka, institusi yang mampu mengelola waktu secara efektif akan lebih siap menghadapi keterbatasan sumber daya, perubahan kebijakan, dan tuntutan kinerja yang terus meningkat. Sebaliknya, perguruan tinggi yang mengabaikan manajemen waktu berisiko mengalami stagnasi dan penurunan mutu layanan akademik.
Implikasi bagi Perguruan Tinggi Indonesia
Meskipun dilakukan di Nigeria, temuan penelitian ini sangat relevan dengan konteks perguruan tinggi di Indonesia. Banyak kampus menghadapi masalah serupa, mulai dari tumpukan beban administrasi dosen, ketidakefisienan rapat, hingga keterlambatan layanan akademik kepada mahasiswa.
Penelitian ini memberi pesan kuat bahwa peningkatan mutu tidak selalu membutuhkan investasi besar. Dengan perencanaan waktu yang lebih disiplin, pembagian prioritas kerja yang jelas, dan tujuan institusional yang terukur, perguruan tinggi dapat meningkatkan kinerja secara signifikan.
Dalam konteks kebijakan pendidikan tinggi Indonesia—seperti Indikator Kinerja Utama (IKU), akreditasi, dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka—manajemen waktu menjadi fondasi penting agar berbagai target dapat dicapai tepat waktu dan berkelanjutan.
Kutipan Akademik
Aleru dan Ejikem menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan perguruan tinggi sangat bergantung pada kemampuan pimpinan institusi dalam merencanakan, mengatur, dan mengevaluasi penggunaan waktu. Mereka menekankan bahwa tanpa manajemen waktu yang baik, upaya peningkatan mutu akan berjalan lambat dan tidak konsisten.
Profil Penulis
Gladys Ejimole Aleru
Dosen dan peneliti, Rivers State University, Nigeria
Bidang keahlian: manajemen pendidikan, administrasi pendidikan tinggi
Maxwell Chidiebere Ejikem
Akademisi, Rivers State University, Nigeria
Bidang keahlian: manajemen sumber daya pendidikan dan kebijakan pendidikan
Sumber Penelitian
Judul Artikel Jurnal: Influence of Time Resource Management on School Improvement in Tertiary Institutions in Rivers State
Nama Jurnal: International Journal of Finance and Business Management (IJFBM)
Tahun Publikasi: 2026
DOI: https://doi.org/10.59890/ijfbm.v4i1.181

0 Komentar